Dari float Nebuta yang ikonik di Aomori hingga atraksi keseimbangan Kanto yang memukau di Akita, festival-festival Tohoku menghadirkan tradisi berabad-abad yang masih hidup setiap musim panas. Panduan ini memperkenalkan sepuluh festival tak terlupakan yang menampilkan semangat, kebanggaan, dan kekayaan budaya Jepang utara yang autentik.
(This artilce may contain promotions)
- Table of Contents
-
- Surga Festival: Perayaan Sepanjang Tahun di Tohoku
- 1. Festival Nebuta Aomori (2–7 Agustus setiap tahun)
- 2. Festival Tachi Neputa Goshogawara (4–8 Agustus setiap tahun)
- 3. Festival Kanto Akita (3–6 Agustus setiap tahun)
- 4. Kompetisi Kembang Api Nasional Omagari Hanabi (Sabtu terakhir bulan Agustus, setiap tahun)
- 5. Festival Salju Yokote (Kamakura) (15–16 Februari setiap tahun)
- 6. Morioka Sansa Odori (1–4 Agustus setiap tahun)
- 7. Festival Tanabata Sendai (6–8 Agustus setiap tahun)
- 8. Festival Aoba Sendai (Minggu ketiga bulan Mei, setiap tahun)
- 9. Festival Hanagasa Yamagata (5–7 Agustus setiap tahun)
- 10. Soma Nomaoi (Sabtu–Senin terakhir bulan Juli, setiap tahun)
Surga Festival: Perayaan Sepanjang Tahun di Tohoku
Wilayah Tohoku terkenal dengan ragam festivalnya yang melimpah, terutama di musim panas yang meriah. Di awal Agustus, berbagai festival bertemu dalam satu waktu, menghadirkan kesempatan emas bagi wisatawan untuk menikmati beberapa festival Tohoku sekaligus.
Namun, keseruan tak berhenti di musim panas saja. Sepanjang tahun, aneka festival menanti untuk dijelajahi. Misalnya, Festival Aoba Sendai hadir di akhir Mei saat dedaunan hijau sedang paling indah, sementara Festival Salju Yokote memesona pengunjung di pertengahan Februari dengan hamparan salju yang menakjubkan.
Mengingat popularitas festival-festival ini, perencanaan matang sangatlah penting. Hotel, ryokan, dan penginapan lainnya cenderung penuh selama perayaan yang semarak ini. Pastikan Anda memesan akomodasi jauh-jauh hari untuk memastikan pengalaman festival yang lancar dan berkesan!
1. Festival Nebuta Aomori (2–7 Agustus setiap tahun)

Festival Nebuta Aomori menampilkan float raksasa yang dikenal sebagai "Nebuta," yaitu boneka pejuang kolosal yang menggambarkan mitologi Jepang kuno.
Asal-usul festival ini melahirkan berbagai teori, namun dipercaya secara luas bahwa ia merupakan perpaduan antara Festival Tanabata yang berasal dari Tiongkok dengan tradisi lokal melepas roh dan memindahkan penyakit ke dalam boneka.
Perpaduan ini melahirkan ritual memesona yang disebut Nebuta Nagashi, di mana lentera dibuat dan dihanyutkan di sungai yang mengalir. Hingga kini, pada hari terakhir festival, float Nebuta secara khidmat dilepas ke laut dari Pelabuhan Aomori.
Acara utamanya adalah parade megah di jalan utama Kota Aomori, menampilkan sekitar 20 float Nebuta yang agung. Float-float ini memukau para penonton dengan gerakan dinamisnya, termasuk putaran dan interaksi langsung dengan kerumunan.
Puncak festival adalah tarian "Haneto" yang penuh semangat, dibawakan sambil meneriakkan frasa energik "Rassera, Rassera!" Siapapun bisa ikut tampil sebagai Haneto dengan kostum sewa—ini adalah cara terbaik untuk merasakan euforia festival dari dalam!
- Tiket masuk: Gratis
- Kursi cadangan: 2–6 Agustus: 3.500 yen per kursi
- 7 Agustus: Paket Nebuta & Kembang Api (1 orang): 9.000 yen (sudah termasuk pajak, dengan pamflet) / Hanya Nebuta (1 orang): 3.500 yen (sudah termasuk pajak, dengan pamflet)
- Situs resmi
2. Festival Tachi Neputa Goshogawara (4–8 Agustus setiap tahun)

Di antara berbagai festival bertemakan Neputa di seluruh Prefektur Aomori, Goshogawara Tachi-Neputa tampil paling mencolok berkat float Neputa-nya yang luar biasa besar—menjulang hingga sekitar 20 meter!
Catatan paling awal tentang Goshogawara Tachi-Neputa berasal dari sekitar tahun 1900. Dipercaya bahwa tokoh-tokoh berpengaruh di Prefektur Aomori pada era itu memesan float Neputa raksasa ini sebagai simbol kekuasaan dan prestise.
Saat malam festival tiba, jalanan di sekitar Stasiun Goshogawara berubah menjadi panggung megah penuh float Neputa kolosal. Sekitar 15 mahakarya raksasa ini diarak melintasi kota, diiringi teriakan semangat "Yattemare, Yattemare!" yang bermakna "Ayo lakukan, ayo lakukan!" Setelah festival usai, Anda masih bisa mengagumi Neputa sepanjang tahun di Museum Tachi Neputa di kota ini.
- Tiket masuk: Gratis
- Kursi cadangan ("Machinaka Goshogawara"): 3.500 yen per kursi
- Situs resmi
-
Festival Tachi Neputa Goshogawara五所川原立佞武多(五所川原市観光協会)
-
Address
Berbagai tempat di Kota Goshogawara, Prefektur Aomori
View Map - Phone Number 0173-38-1515
-
Address
Berbagai tempat di Kota Goshogawara, Prefektur Aomori
3. Festival Kanto Akita (3–6 Agustus setiap tahun)

Festival Kanto Akita memulas langit malam Akita dengan warna-warna yang memukau. Asal-usulnya dapat ditelusuri ke tahun 1789, ketika acara Neburi-nagashi diselenggarakan di musim panas untuk mengusir roh jahat dan penyakit.
Saat festival berlangsung, tiang-tiang lentera megah yang disebut "kanto" dinyalakan. Venue utamanya, Kanto-odori, yang hanya berjarak 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Akita, dipenuhi cahaya memesona dari sekitar 280 lentera kanto yang diorganisir dalam kurang lebih 70 kelompok.
Lentera kanto ini sungguh luar biasa besarnya—beberapa berbobot hingga 50 kg dengan panjang 12 meter, dihiasi 46 lentera. Saksikan keterampilan menakjubkan para pemain yang disebut "sashite" saat mereka menyeimbangkan lentera kanto yang menyala di atas telapak tangan, dahi, bahu, dan pinggang mereka! Setelah pertunjukan, selama acara "Fureai-no-toki," pengunjung berkesempatan berfoto bersama para sashite dan bahkan menyentuh lentera.
Di siang hari, kunjungi Area Nakaichi Square yang ramai untuk menyaksikan pertunjukan seru dan mencoba keseimbangan kanto sendiri!
- Tiket masuk: Gratis
- Kursi cadangan: Kursi B 3.500 yen / Kursi A 4.000 yen / Kursi S 4.500 yen
- Situs resmi
4. Kompetisi Kembang Api Nasional Omagari Hanabi (Sabtu terakhir bulan Agustus, setiap tahun)

Dengan sejarah lebih dari 100 tahun, Kompetisi Kembang Api Omagari di Prefektur Akita bermula sebagai festival kuil pada tahun 1910. Kini, ia telah berkembang menjadi kompetisi kembang api berskala besar di Tohoku, menarik sekitar 27 "maestro kembang api" terkemuka yang bersama-sama mempertunjukkan sekitar 18.000 kembang api yang memukau.
Kompetisi ini terdiri dari empat kategori berbeda: kembang api siang hari dengan warna asap yang cerah, kembang api tipe bintang/bola, kembang api gaya bebas, dan kembang api kreatif. Uniknya, turnamen ini adalah satu-satunya di Jepang di mana penonton dapat menyaksikan pola-pola warna-warni yang dilukis di langit siang hari melalui kembang api asap merah, kuning, dan biru. Saat malam tiba, kembang api bulat dan berbentuk bunga tradisional menerangi langit, diiringi kembang api berdesain kreatif yang membentuk pola-pola menakjubkan berirama musik.
Venue eksklusif turnamen memukau ini terletak di antara Sungai Omagari dan rel kereta api, dengan tribun terbuka di kedua sisi. Tata letak ini memungkinkan penonton dari berbagai sudut untuk menikmati pertunjukan kembang api yang luar biasa!
- Tanggal: 29 Agustus 2026
- Waktu: Kembang api siang pukul 17.10; kembang api malam mulai pukul 18.50
- Tiket masuk: Kursi cadangan (1 orang): mulai 7.000 yen (detail saat pemesanan)
- Situs resmi
5. Festival Salju Yokote (Kamakura) (15–16 Februari setiap tahun)

Selama sekitar 450 tahun, Kota Yokote di Prefektur Akita telah menjadi rumah bagi sebuah tradisi yang sarat makna, lahir dari rasa bhakti kepada dewa air. Para peserta memasuki gubuk-gubuk kecil dari salju yang disebut "kamakura," di mana mereka memanjatkan doa, mempersembahkan sesaji, dan memohon berkah bagi kesehatan keluarga serta kelancaran usaha.
Sejak tahun 1954, tradisi yang mulia ini dirayakan sebagai Festival Salju Yokote, digabungkan dengan Festival Bonden. Dalam Bonden, warga lokal mengangkat tongkat-tongkat panjang berhias indah sambil berdoa untuk keselamatan kota dan keberhasilan pertanian. Kini, festival ini telah menjadi daya tarik terkenal yang mencerminkan semangat Kota Yokote.
Dalam sejarah Jepang, anak-anak dipercaya memiliki kemurnian istimewa yang mendekatkan mereka pada yang ilahi. Bahkan hingga hari ini, anak-anak lokal memasuki kamakura dan dengan hangat mengundang pengunjung untuk bersama-sama beribadah, menawarkan amazake (anggur beras manis) dan mochi. Dengan sekitar 80 kamakura tersebar di berbagai penjuru, festival musim dingin yang memesona ini wajib masuk daftar kunjungan Anda!
- Tanggal: 15–16 Februari 2026
- Situs resmi
-
Festival Salju Yokote (Kamakura)横手の雪まつり(かまくら)(横手市観光協会)
-
Address
Berbagai lokasi di Kota Yokote, Prefektur Akita
View Map - Phone Number 0182-33-7111
Biaya: Gratis
-
Address
Berbagai lokasi di Kota Yokote, Prefektur Akita
6. Morioka Sansa Odori (1–4 Agustus setiap tahun)

Bermula dari abad ke-17, Festival Tari Morioka-san memadukan suara tabuhan drum Jepang yang lembut dengan tarian yang anggun, menghipnotis penonton dengan pesona Prefektur Iwate yang khas. Asal-usulnya dapat ditelusuri pada tarian perayaan setelah dewa-dewa setempat berhasil mengusir iblis ganas yang mengguncang wilayah tersebut. Hingga kini, setiap tahun sebuah tarian dipersembahkan di Kuil Mitsuishi, tempat para iblis bersumpah untuk selamanya melepas kejahatan.
Inti festival ini adalah Miseru Sansa Parade, menampilkan lebih dari 30.000 penari dan pemain drum taiko yang berbaris melintasi jalan-jalan ramai Kota Morioka. Di awal parade, jangan lewatkan pesona "Miss Sansa Odori"—wanita-wanita anggun berbalut kimono indah yang memukau penonton dengan tarian mereka yang memesona. Setelah parade, wisatawan diundang untuk bebas bergabung dalam tarian lingkaran yang meriah, menambahkan semangat kegembiraan mereka sendiri dalam pesta yang tak terlupakan ini!
- Tanggal: 1–4 Agustus 2026
- Situs resmi
-
Festival Sansa Odori Morioka盛岡さんさ踊り(盛岡さんさ踊り実行委員会)
-
Address
Berbagai tempat di Kota Morioka, Prefektur Iwate
View Map - Phone Number 019-624-5880
Telepon: 019-624-5880 (Panitia Pelaksana Morioka Sansa Odori)
Biaya: Gratis -
Address
Berbagai tempat di Kota Morioka, Prefektur Iwate
7. Festival Tanabata Sendai (6–8 Agustus setiap tahun)

Kota Sendai yang semarak hidup kembali saat Festival Tanabata Sendai, dihiasi lebih dari 3.000 dekorasi Sasakazari tradisional yang melambai-lambai ditiup angin. Berakar dari tahun 1600-an, festival bersejarah ini menarik lebih dari 2 juta pengunjung setiap tahunnya.
Jalan-jalan Sendai dan kawasan belanja lokalnya dipenuhi dekorasi Tanabata beraneka warna, menampilkan untaian yang dibuat dari kertas Jepang dan origami burung bangau yang rumit. Tampilan memesona ini menampilkan tujuh jenis dekorasi berbeda, masing-masing melambangkan harapan untuk peningkatan keterampilan atau kesehatan.
Di masa kini, pengunjung bebas menuliskan harapan mereka di potongan kertas, yang kemudian dipajang di berbagai sudut kota. Sementara di masa lalu harapan lebih berfokus pada akademis dan kaligrafi, festival masa kini mendorong semua orang untuk aktif mewujudkan impian mereka. Festival Tanabata bukan sekadar momen untuk berharap—melainkan pengingat untuk berani melangkah dan meraihnya sendiri!
- Tanggal: 6–8 Agustus 2026
- Situs resmi
8. Festival Aoba Sendai (Minggu ketiga bulan Mei, setiap tahun)

Festival Aoba Sendai berakar dari Festival Sendai yang bergengsi, yang memiliki makna besar di Kuil Toshogu sejak tahun 1655. Seiring waktu, ia bertransformasi menjadi Festival Aoba, yang didedikasikan untuk Kuil Aoba sebagai penghormatan kepada Date Masamune, pendiri Sendai yang masyhur. Diselenggarakan pada 24 Mei, hari peringatan wafatnya Masamune, festival ini sempat terhenti namun dihidupkan kembali pada tahun 1985 dan berkembang menjadi perayaan besar yang meriah seperti sekarang.
Jozenji-dori, yang dinaungi pohon-pohon zelkova yang megah, menjadi pusat perhatian selama Festival Yoi pada malam menjelang Minggu ketiga bulan Mei. Jalan yang menawan ini menjadi panggung bagi "Sendai Suzume Odori" yang meriah—juga dikenal sebagai "tarian burung pipit"—di mana para penari berbusana cerah berkepak dan melompat bak burung pipit, menghibur para penonton.
Puncak festival berlangsung keesokan harinya, menampilkan arak-arakan prajurit berbaju zirah yang membawa "Masamune Mikoshi Togyo" yang sakral, dipercaya mewakili roh Masamune. Ini adalah pertunjukan sejarah hidup yang benar-benar membangkitkan jiwa samurai!
- Tanggal: 16–17 Mei 2026
- Situs resmi
-
Festival Aoba Sendai仙台・青葉まつり(仙台・青葉まつり協賛会)
-
Address
Jozenji-dori (dan lokasi lainnya), Aoba-ku, Sendai-shi, Miyagi-ken
View Map
Telepon: 022-223-8441 (Kyosankai Matsuri Sendai/Aoba)
Biaya: Gratis -
Address
Jozenji-dori (dan lokasi lainnya), Aoba-ku, Sendai-shi, Miyagi-ken
9. Festival Hanagasa Yamagata (5–7 Agustus setiap tahun)

Festival Hanagasa Yamagata memikat penonton dengan ribuan penari berbusana cerah yang bergerak harmonis dalam tarian kelompok yang tersinkronisasi, sambil berseru dengan penuh semangat: "Yasho, Makasho!"
Kelompok-kelompok peserta, mulai dari perusahaan, sekolah, hingga sukarelawan, mengenakan kostum khas dan membawa Hanagasa—payung bunga—yang dihiasi bunga safron, bunga kebanggaan Prefektur Yamagata.
Secara tradisi, gaya tarian bervariasi di berbagai daerah. Namun pada tahun 1963, koreografi elegan Kunpu Mogamigawa Hanagasa-Odori diperkenalkan untuk memudahkan partisipasi dan pembelajaran yang lebih luas. Pada tahun 1998, Zao Gyoko Hanagasa-Odori—khusus untuk pria—ditambahkan. Festival ini juga menampilkan berbagai tarian lain yang memukau, seperti "Kasa Mawashi" (Memutar Payung) yang dinamis dan "Sosaku Odori" (Tarian Kreatif) yang inovatif.
Parade akbar dengan sekitar 10.000 penari mengalir anggun sepanjang jalan utama Kota Yamagata sepanjang 1,2 km—sebuah pemandangan musim panas yang hidup dan penuh warna yang tak akan terlupakan!
- Tanggal: 5–7 Agustus 2026
- Situs resmi
-
Festival Hanagasa Yamagata山形花笠まつり(山形県花笠協議会事務局)
-
Address
Nanokamachi~Bunshokan, Tokamachi, Honmachi, Yamagata-shi, Yamagata-ken,
View Map
Telepon: 023-642-8753 (Kantor Eksekutif Dewan Prefektur Yamagata Hanagasa)
Biaya: Gratis -
Address
Nanokamachi~Bunshokan, Tokamachi, Honmachi, Yamagata-shi, Yamagata-ken,
10. Soma Nomaoi (Sabtu–Senin terakhir bulan Juli, setiap tahun)

Dengan sejarah yang membentang sekitar 1.000 tahun, Soma Nomaoi adalah acara tradisional yang memukau—di sini Anda bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan para prajurit berbaju zirah lengkap yang menunggang kuda. Pertunjukan spektakuler ini konon berawal dari latihan militer di mana kuda-kuda dilepaskan di ladang terbuka, mensimulasikan pengejaran pasukan musuh.
Puncak festival tiga hari ini adalah "Kachu Keiba Horse Race" yang mendebarkan, yang diselenggarakan di Distrik Haramachi, Kota Minamisoma. Di sini, para prajurit berkuda yang berani, berbalut zirah gagah, melepas helm mereka dan mengikatkan ikat kepala putih. Dengan bendera yang berkibar tinggi, mereka memacu kuda dengan penuh tekad—membangkitkan semangat samurai yang bergema bahkan di zaman modern ini!
- Tiket masuk: Gratis
- Kursi tanpa reservasi (pembelian awal): mulai 800 yen
- Situs resmi
-
Soma Nomaoi相馬野馬追(相馬野馬追執行委員会事務局)
-
Address
Berbagai lokasi, Minamisoma-shi, Fukushima
View Map
Telepon: 0244-22-3064, 0244-24-5263 (Kantor Panitia Pelaksana Soma Nomaoi)
-
Address
Berbagai lokasi, Minamisoma-shi, Fukushima
Teks oleh: SHOE PRESs
- Area
- Kategori
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Tur dan Aktivitas Populer
Recommended places for you
-
Geibikei Gorge
Rivers, Lakes & Canyons
Morioka, Hiraizumi And Hachimantai
-
Akiu Onsen
Hot Springs (Onsen) & Bath Houses (Sento)
Sendai And Matsushima
-
Koiwai Farm
Other Nature
Morioka, Hiraizumi And Hachimantai
-
Ginzan Onsen
Hot Springs (Onsen) & Bath Houses (Sento)
Surrounding Areas Of Yamagata
-
Asamushi Onsen
Hot Springs (Onsen) & Bath Houses (Sento)
Aomori, Hirosaki And Hachinohe
-
Jozenji Street
Other Townscapes
Sendai And Matsushima
















