Sushi

Sushi

Update: 18 November 2016

"Sushi" terkenal tidak hanya di Jepang, tetapi juga di luar Jepang. Mari kita cari tahu bagaimana sebaiknya makan suhi agar terasa enak.

Apa Itu Sushi

Sushi adalah masakan Jepang berupa nasi yang sudah diberi cuka lalu di atasnya diberi ikan-ikanan mentah. Di atas nasi yang sudah dikepal berbentuk karung jerami yang disebut "Shari", diletakkan ikan sebagai lauk yang disebut "Neta", kemudian dimakan dengan dicocol shoyu (kecap asin). Karena di Jepang ada empat musim, ikan yang dipakai pun berbeda-beda tergantung musim. Neta yang enak pada saat itu pun dinanti-nantikan.

Sejarah Sushi

Dulunya, sushi adalah makanan yang difermentasi dan diawetkan, berupa ikan dan beras yang diacar dan disebut "Narezushi". "Nigiri sushi" seperti yang ada sekarang ini berawal sejak periode akhir zaman Edo (sekitar tahun 1818-1830) dan awalnya hanya tersedia di kedai kaki lima.
Tetapi, dengan alasan kebersihan, toko sushi yang menjual sushi di kedai kaki lima saat ini hampir tidak ada.

Macam-macam Sushi.

Selain "Nigiri" (kepal) yang sudah umum, ada juga sushi gulung seperti "Hosomaki" (gulung kecil), "Futomaki" (gulung besar), "Temaki" (gulung contong), juga neta yang tidak digulung seperti "Chirashi sushi". Kemudian sushi tidak hanya menggunakan ikan mentah, tetapi ada juga "Aburizushi" yang permukaannya dibakar sedikit, "Saradamaki", sushi dengan sayur yang digulung, juga sushi dengan neta yang dimasak terlebih dahulu seperti telur dan belut laut. Karena itu, bagi orang yang tidak bisa makan ikan mentah pun bisa menikmati sushi.

Makan Sushi

Di meja restoran sushi biasanya disiapkan piring kecil yang disebut "Shoyusashi". Sebelum makan sushi, tuangkan shoyu ke shoyusashi. Bila menggunakan tangan, sushi dicocol langsung ke shoyu. Saat itu, jika shari langsung dicocol ke shoyu, maka nasi akan menyerap shoyu. Jadi sebisa mungkin neta yang dicocol ke shoyu. Jika tidak disediakan, wasabi bisa minta ke pelayan.

Cara Makan Sushi Gaya Edo

Cara makan sushi yang benar sejak zaman Edo adalah memakai "Gari", jahe diiris tipis dicocol dengan cuka manis. Gari dicocol shoyu lalu diletakkan di atas neta. Dengan melakukan itu, bisa mencegah pencocolan shoyu yang terlalu banyak. Gari yang sudah dicocol shoyu dimakan bersama sushi pun boleh, dikembalikan ke piring dan dimakan berikutnya pun boleh. Jahe mempunyai efek menghilangkan bau sehingga bisa menyegarkan mulut saat makan dengan neta yang berbeda.

Macam-macam Restoran Sushi

Saat ini ada bermacam cara menikmati sushi mulai dari makan sushi di restoran sushi, "Kaiten sushi", piring sushi bergerak dalam restoran, hingga "Demae sushi", sushi diantar sampai ke rumah.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.