HOME Liburan ke Jepang di Bulan Agustus: Rekomendasi Tempat, Aktivitas Seru, Cuaca, dan Lainnya
Liburan ke Jepang di Bulan Agustus: Rekomendasi Tempat, Aktivitas Seru, Cuaca, dan Lainnya

Liburan ke Jepang di Bulan Agustus: Rekomendasi Tempat, Aktivitas Seru, Cuaca, dan Lainnya

Last updated: 22 Januari 2021

Jepang di bulan Agustus memancarkan energi dan warna yang meriah. Ini musim festival, jadi hampir setiap akhir pekan kamu bisa menemukan matsuri (festival) di suatu tempat, mulai dari parade tari yang semarak hingga pertunjukan kembang api yang spektakuler. Simak panduan lengkap ini untuk membantu merencanakan kunjunganmu ke Jepang di bulan Agustus, mulai dari cuaca dan tips packing hingga jenis acara serta kuliner yang bisa kamu nikmati.

(Artikel ini mungkin berisi promosi)

Table of Contents
  1. Kenapa Agustus Waktu yang Pas untuk Berkunjung ke Jepang
  2. Cuaca di Jepang Selama Bulan Agustus
  3. Apa yang Perlu Dibawa untuk Perjalanan di Bulan Agustus
  4. Rekomendasi Tempat untuk Dikunjungi di Jepang saat Agustus
  5. Rekomendasi Day Trip
  6. Rasakan Pengalaman Jepang di Bulan Agustus
  7. Rekomendasi Tur di Bulan Agustus
  8. Apa yang Bisa Dinikmati di Jepang saat Agustus
  9. Tips Berkunjung ke Jepang di Bulan Agustus

Kenapa Agustus Waktu yang Pas untuk Berkunjung ke Jepang

Kenapa Agustus Waktu yang Pas untuk Berkunjung ke Jepang

Salah satu daya tarik terbesar dari berkunjung ke Jepang di bulan Agustus adalah satu hal: musim festival. Entah itu Nebuta Matsuri di Aomori atau festival tari Awa Odori di Tokushima, atau salah satu dari sekian banyak festival kembang api dengan pertunjukan berjam-jam yang terkoordinasi dengan apik, budaya Jepang yang penuh warna benar-benar bersinar di tengah teriknya Agustus.

Agustus juga merupakan puncak musim wisata di Jepang, jadi bersiaplah menghadapi keramaian di hampir semua tempat yang kamu kunjungi. Selain membeludaknya wisatawan mancanegara, ini juga masa libur sekolah di Jepang, dan banyak orang Jepang bepergian saat liburan Obon (periode pertengahan Agustus untuk menghormati leluhur).

Membeludaknya wisatawan ini punya sisi positifnya juga: resor dan taman hiburan populer punya suasana berbeda dengan kehadiran banyak keluarga, dan kamu akan merasakan suasana yang lebih santai di area wisata. Taman hiburan juga sering mengadakan pertunjukan khusus malam hari selama musim panas, dan museum atau akuarium mungkin punya pameran musiman spesial atau jam buka yang lebih panjang di malam hari.

Meski cuacanya panas, Agustus menawarkan perpaduan unik antara semaraknya budaya, cita rasa dan pemandangan khas musim ini, serta kesenangan santai di bawah matahari yang membuatnya jadi waktu yang menyenangkan untuk berkunjung.

Cuaca di Jepang Selama Bulan Agustus

Cuaca di Jepang Selama Bulan Agustus

Bulan Agustus di Jepang panas dan lembap, dengan suhu siang hari di sebagian besar wilayah berkisar 30–35°C (86–95°F) dan kelembapan yang sering melebihi 70%. Malam hari biasanya bertahan di kisaran 20-an tinggi °C (70-an tinggi °F), hanya memberi sedikit kesejukan. Namun, perbedaan antar wilayah cukup terasa.

Jepang Tengah dan Selatan (Tokyo, Kyoto, Osaka, Hiroshima): Siapkan diri untuk hari-hari yang sangat panas dan lembap dengan suhu tertinggi sekitar 33°C (91°F), sementara suhu “terasa seperti” sering mendekati 40°C. Malam hari tetap hangat di sekitar 25°C (77°F). Akhir Agustus bertepatan dengan musim topan, yang membawa hujan dan angin sesekali.

Jepang Utara (Hokkaido dan Tohoku): Lebih sejuk dan tidak terlalu lembap. Sapporo memiliki suhu tertinggi sekitar 26°C (79°F) dan terendah sekitar 19°C (66°F), dengan malam yang lebih sejuk di pedesaan. Kota-kota seperti Sendai dan Aomori rata-rata berkisar 28–30°C di siang hari, dengan suasana malam yang lebih nyaman dan hari-hari panas ekstrem yang lebih jarang.

Pegunungan dan Dataran Tinggi: Area seperti Kamikochi dan Karuizawa lebih sejuk, dengan suhu siang hari di kisaran 20-an rendah hingga menengah °C serta pagi dan malam yang segar. Hujan badai di sore hari cukup umum terjadi, jadi bawalah jaket hujan tipis atau payung.

Jepang Selatan (Okinawa dan Kyushu): Okinawa rata-rata bersuhu 29–33°C (84–91°F) dengan angin laut yang membantu meredakan panas, tapi Agustus juga menjadi puncak aktivitas topan. Siapkan diri untuk sinar matahari yang terik, suhu laut yang hangat, dan hujan deras yang datang tiba-tiba. Kota-kota di Kyushu seperti Fukuoka dan Kagoshima memiliki suhu yang setara dengan Honshu, dengan suhu tertinggi yang sering mencapai pertengahan 30-an °C.

Baca lebih lanjut tentang cuaca Agustus di berbagai wilayah Jepang

Apa yang Perlu Dibawa untuk Perjalanan di Bulan Agustus

Membawa perlengkapan yang tepat untuk musim panas di Jepang akan membuatmu tetap nyaman dan siap menghadapi panas serta kelembapan. Berikut daftar praktis barang-barang yang sebaiknya kamu bawa di bulan Agustus.

  • Pakaian Ringan dan Adem: Bawa pakaian berbahan katun atau linen serta kain lain yang menyerap keringat untuk menghadapi cuaca panas. Pakaian olahraga yang cepat kering juga sangat membantu di hari-hari yang sangat panas atau kalau kamu berencana mendaki.
  • Perlindungan dari Matahari: Jangan lupa bawa atau beli tabir surya (SPF tinggi). Topi lebar dan kacamata hitam akan sangat membantu saat berkeliling kuil atau taman terbuka di siang hari. Beberapa wisatawan juga suka membawa payung anti-UV (parasol) untuk keteduhan, dan payung seperti ini banyak dijual di toko-toko Jepang selama musim panas.
  • Alas Kaki: Sepatu atau sandal yang nyaman untuk berjalan kaki wajib dibawa. Sepatu sneakers yang adem atau berbahan mesh cocok untuk jalan-jalan keliling kota. Pertimbangkan juga sepatu yang mudah dilepas-pasang.
  • Perlindungan dari Nyamuk: Kalau kamu akan duduk-duduk di taman saat senja, dekat sungai, atau menghadiri festival malam, obat anti nyamuk akan jadi sahabatmu. Kamu bisa membelinya di Jepang (cari produk berlabel “虫除け,” dibaca mushiyoke). Nyamuk memang tidak ada di mana-mana, tapi cukup umum ditemukan di area lembap, terutama di bulan Agustus.
  • Penunjang Hidrasi: Bawa botol minum yang bisa diisi ulang. Jepang punya mesin penjual otomatis di mana-mana, tapi membawa botol sendiri yang bisa diisi ulang di hotel atau keran air minum akan menghemat uang sekaligus mengurangi sampah plastik. Handuk pendingin kecil atau tisu dingin khas Jepang (dijual di minimarket) bisa memberi kesegaran instan; tisu ini punya efek mentol yang mendinginkan kulit saat kamu kepanasan.
  • Elektronik dan Lain-lain: Selain pakaian, ingat bahwa Jepang menggunakan colokan tipe A/B (sama seperti Amerika Utara) dengan tegangan 100V, jadi bawalah adaptor perjalanan jika charger-mu membutuhkannya.

Rekomendasi Tempat untuk Dikunjungi di Jepang saat Agustus

Di bulan Agustus, Jepang penuh dengan keseruan dan festival, jadi dengan banyaknya pilihan, menyusun rencana perjalanan mungkin terasa sedikit membingungkan, terutama bagi yang baru pertama kali berkunjung. Kamu mungkin ingin mempertimbangkan tempat-tempat yang cocok dengan keunikan musim ini atau justru memberi jeda dari panasnya cuaca!

Berikut beberapa rekomendasi untuk membantumu memutuskan, entah kamu bepergian bersama keluarga, mencari pemandangan indah, atau lainnya, lengkap dengan ide day trip praktis dari Tokyo dan Kyoto.

Tempat Terbaik untuk Cuaca Sejuk: Hokkaido

(Searah jarum jam dari kiri atas: ladang bunga di Shikisai no Oka; pemandangan musim panas Gunung Asahidake; Gunung Rishiri dilihat dari Jalur Pendakian Momoiwa di Pulau Rebun; Sapporo Odori Beer Garden. Foto: PIXTA)
(Searah jarum jam dari kiri atas: ladang bunga di Shikisai no Oka; pemandangan musim panas Gunung Asahidake; Gunung Rishiri dilihat dari Jalur Pendakian Momoiwa di Pulau Rebun; Sapporo Odori Beer Garden. Foto: PIXTA)

Mencari kesegaran dari panasnya musim panas dan keramaian? Hokkaido adalah destinasi yang pas. Pulau paling utara Jepang ini menawarkan iklim yang lebih sejuk tanpa kelembapan yang menyengat, cocok untuk menjelajahi keindahan alamnya yang memesona di bulan Agustus.

Untuk pemandangan bunga yang memukau, kunjungi area Furano dan Biei. Wilayah ini terkenal dengan perbukitan bergelombang yang dipenuhi ladang bunga penuh warna. Salah satu tempat andalan adalah Shikisai-no-Oka, tempat kamu masih bisa menyaksikan bunga matahari, salvia, dan cosmos yang mekar berlimpah, menciptakan pola warna-warni yang cantik dengan latar perbukitan.

Pencinta alam pasti akan menyukai jalur pendakian di Taman Nasional Daisetsuzan, yang sering disebut sebagai "atap Hokkaido". Di bulan Agustus, bunga liar pegunungan sedang mekar sempurna, dan ini waktu yang pas untuk melihat satwa liar seperti rubah dan rusa.

Untuk pengalaman yang unik dan terpencil, pertimbangkan pulau-pulau utara Rebun dan Rishiri. Rebun terkenal dengan keragaman bunga alpennya yang luar biasa, sementara Rishiri didominasi oleh Gunung Rishiri yang megah berbentuk kerucut, menawarkan jalur pendakian yang menantang sekaligus memuaskan dengan pemandangan panorama.

Terakhir, untuk merasakan kehidupan kota di musim panas, kunjungi ibu kota Sapporo. Di bulan Agustus, Odori Park menggelar Summer Beer Garden yang populer, kesempatan bagus untuk bersantai sambil menikmati bir draft lokal dalam suasana yang meriah dan penuh semangat.

Tempat Terbaik untuk Keluarga dengan Anak: Pulau dan Pantai Okinawa

(Searah jarum jam dari kiri atas: orang tua dan anak bermain di laut Okinawa; hiu paus dan ikan tropis di Okinawa Churaumi Aquarium; anak SD snorkeling bersama penyu laut di lepas Pulau Tokashiki; kayak laut di Teluk Kabira. Foto: PIXTA)
(Searah jarum jam dari kiri atas: orang tua dan anak bermain di laut Okinawa; hiu paus dan ikan tropis di Okinawa Churaumi Aquarium; anak SD snorkeling bersama penyu laut di lepas Pulau Tokashiki; kayak laut di Teluk Kabira. Foto: PIXTA)

Untuk liburan Agustus yang ramah keluarga, pertimbangkan wilayah Okinawa di ujung selatan Jepang. Okinawa menawarkan perpaduan keseruan pantai, alam, dan budaya unik yang bisa membuat anak-anak maupun orang dewasa senang. Agustus adalah puncak musim pantai dengan air hangat dan hari-hari cerah yang cocok untuk berenang, snorkeling, dan membangun istana pasir.

Untuk pengalaman dekat dengan kehidupan laut, Okinawa punya Churaumi Aquarium, salah satu akuarium terbesar di dunia yang terkenal dengan hiu paus raksasa dan pari mantanya. Ini aktivitas dalam ruangan yang menakjubkan (dan ber-AC dengan nyaman) yang disukai anak-anak.

Untuk keseruan budaya yang interaktif, kamu bisa mengunjungi Okinawa World, taman bertema yang menampilkan budaya Okinawa, di mana keluarga bisa berjalan menyusuri gua batu kapur, menyaksikan pertunjukan tari drum Eisa, bahkan mencoba kerajinan tangan seperti mewarnai kain atau meniup kaca.

Banyak resor di pulau utama Okinawa menawarkan fasilitas ramah anak seperti kolam renang, penyewaan alat olahraga air, dan hiburan malam seperti pertunjukan musik rakyat Ryukyu. Anak yang lebih besar mungkin akan menyukai situs bersejarah seperti Kastil Shuri (yang saat ini hampir menyelesaikan rekonstruksi pasca kebakaran tahun 2019, dengan bagian luar aula utama kini sudah terlihat indah dan penyelesaian penuh diperkirakan pada Musim Gugur 2026).

Berpindah pulau juga jadi petualangan seru: kamu bisa naik kapal feri singkat ke pulau-pulau kecil seperti Zamami atau Ishigaki untuk menikmati pantai yang masih asri dan mungkin melihat penyu laut.

Ingatlah bahwa cuaca akan panas, jadi pantau terus perkiraan cuaca kalau-kalau ada peringatan topan, dan siapkan rencana cadangan di dalam ruangan. Okinawa menawarkan keseimbangan yang pas antara kesejukan aktivitas indoor dan keseruan keluarga di bawah matahari.

Tempat Terbaik untuk Pemandangan Menakjubkan: Alpen Jepang (Kamikochi, Nagano)

(Searah jarum jam dari kiri atas: pemandangan sungai Kamikochi yang tenang; naik Shin-Hotaka Ropeway di musim panas dengan pemandangan Gunung Kasagatake; Gunung Norikura; Air Terjun Hirayu Great Falls dekat Onsen Okuhida. Foto: PIXTA)
(Searah jarum jam dari kiri atas: pemandangan sungai Kamikochi yang tenang; naik Shin-Hotaka Ropeway di musim panas dengan pemandangan Gunung Kasagatake; Gunung Norikura; Air Terjun Hirayu Great Falls dekat Onsen Okuhida. Foto: PIXTA)

Kalau kamu mencari pemandangan yang memukau dan sedikit sentuhan petualangan, pergilah ke Alpen Jepang di bulan Agustus.

Salah satu permata Alpen adalah Kamikochi, lembah dataran tinggi di Prefektur Nagano yang bagaikan masuk ke dalam kartu pos. Bayangkan sungai sebening kristal yang berkelok-kelok melewati lembah, dikelilingi puncak-puncak hijau yang menjulang.

Ada jalan kayu (boardwalk) dan jalur yang ditandai dengan jelas, sehingga mudah dijelajahi pejalan kaki dari segala usia dan tingkat pengalaman.

Di bulan Agustus, Kamikochi terasa hijau dan hidup dengan bunga liar, kupu-kupu, dan monyet yang kadang turun ke tepi sungai. Pagi hari di Alpen terasa sejuk, dan kabut sering menyelimuti pegunungan, menciptakan momen foto yang magis di tempat-tempat seperti Jembatan Kappa.

Selain Kamikochi, Alpen Jepang juga menawarkan wahana cable car yang indah seperti Shin-Hotaka Ropeway dengan pemandangan panorama Alpen Utara, serta onsen yang menawan di kota-kota seperti Okuhida di seberang perbatasan Prefektur Gifu, tempat kamu bisa bersantai di pemandian air panas sambil menikmati pemandangan gunung. Pendaki yang lebih berpengalaman dan mencari tantangan bisa menuju Gunung Norikura atau Gunung Yari untuk pengalaman yang memuaskan. Norikura Kogen, dataran tinggi dengan air terjun dan jalur landai, bahkan mulai menampakkan sedikit rona warna musim gugur di akhir Agustus.

Alpen ini dianggap sebagai salah satu lanskap terindah di Jepang oleh banyak wisatawan, dan hutan pinus serta sungainya jadi pelarian yang sempurna dari hiruk-pikuk wisata perkotaan.

Tempat Terbaik untuk Menghindari Keramaian: Pedesaan Tohoku yang Tenang

(Searah jarum jam dari kiri atas: jembatan kayu di atas Ngarai Oirase, Aomori; pemandangan musim panas Kaizan-do dan Nokyo-do di Kuil Risshakuji, Yamadera; wisatawan berjalan menyusuri jalur Tsukimizaka di Kuil Chusonji; dek pemandangan di Kolam Aoike, Shirakami-Sanchi. Foto: PIXTA)
(Searah jarum jam dari kiri atas: jembatan kayu di atas Ngarai Oirase, Aomori; pemandangan musim panas Kaizan-do dan Nokyo-do di Kuil Risshakuji, Yamadera; wisatawan berjalan menyusuri jalur Tsukimizaka di Kuil Chusonji; dek pemandangan di Kolam Aoike, Shirakami-Sanchi. Foto: PIXTA)

Hindari keramaian dan temukan sisi lain Jepang di wilayah Tohoku, bagian utara Honshu. Area ini menawarkan suasana yang lebih sejuk dan tenang, khususnya sesaat setelah festival-festival awal Agustus berakhir, menampilkan alam yang masih asri dan pesona kota kecil yang menawan. Kunjungi untuk festival-festival luar biasa seperti Nebuta Matsuri (2-7 Agustus), Akita Kanto Festival (3-6 Agustus), dan Sendai Tanabata Festival (6-8 Agustus).

Taman Nasional Towada-Hachimantai, yang membentang di Prefektur Akita dan Iwate, menjadi rumah bagi Danau Towada yang tenang dan Ngarai Oirase yang memesona. Ngarai ini punya jalur jalan kaki indah di sepanjang aliran sungai yang dihiasi air terjun lembut, yang mungkin bisa kamu nikmati sendirian di akhir Agustus.

Di sepanjang Pantai Shonai, Prefektur Yamagata, jelajahi tanjung yang indah, desa nelayan tradisional, dan Akuarium Kamo yang terkenal dengan koleksi ubur-ubur yang memukau.

Untuk perjalanan spiritual, daki 1.000 anak tangga batu menuju Yamadera di Yamagata. Kompleks kuil di lereng gunung yang menakjubkan ini, terbungkus hijaunya dedaunan di bulan Agustus, menawarkan ketenangan untuk merenung, terutama jika dikunjungi pagi-pagi sekali.

Di Prefektur Iwate, situs Warisan Dunia UNESCO Hiraizumi menghadirkan kuil-kuil bersejarah nan elegan seperti Chuson-ji. Tempat ini menyajikan sejarah yang kaya dan aula emas yang menakjubkan tanpa serbuan wisatawan seperti yang biasa ditemukan di Kyoto.

Untuk petualangan otentik yang jauh dari keramaian, kunjungi Shirakami Sanchi. Membentang di Prefektur Aomori dan Akita, area luas hutan beech purba ini menawarkan jalur pendakian yang tersembunyi.

Selain tempat-tempat khusus ini, pedesaan Tohoku juga menawarkan festival musim panas skala kecil yang menawan, ramen dan sake khas daerah, serta keramahan tulus dari penduduk lokal yang senang menyambut wisatawan mancanegara. Beberapa hari di Tohoku memberikan pelarian yang menyegarkan, baik secara harfiah maupun kiasan.

Rekomendasi Day Trip

Kalau kamu ingin sejenak keluar dari hiruk-pikuk kota, berikut beberapa day trip praktis yang sangat menyenangkan di musim panas.

Rekomendasi Day Trip dari Tokyo

Nikko (Prefektur Tochigi): Sekitar dua jam ke utara Tokyo dengan kereta, Nikko terletak di pegunungan dan menawarkan iklim yang lebih sejuk serta warisan budaya yang kaya. Daya tarik utama area ini adalah Nikko Tosho-gu, kompleks kuil yang dihias mewah di tengah hutan cemara. Ukiran rumitnya, seperti ukiran monyet terkenal "tidak melihat kejahatan, tidak berbicara kejahatan, tidak mendengar kejahatan" serta ornamen daun emasnya, sungguh mengesankan. Di bulan Agustus, hutan di sekitar Nikko menawarkan suasana yang lebih segar dibanding kota. Air Terjun Kegon dengan kabut sejuknya bisa dicapai naik bus menuju Danau Chuzenji. Sehari di Nikko menawarkan budaya yang sakral, alam yang sejuk, bahkan kemungkinan melihat monyet liar di sepanjang jalan menuju danau.

Hakone (Prefektur Kanagawa): Hakone adalah destinasi day trip atau perjalanan bermalam klasik dari Tokyo, disukai banyak orang karena onsen dan pemandangan Gunung Fuji-nya. Di musim panas, Gunung Fuji sering berkabut, tapi terkadang masih terlihat samar di pagi hari. Di bulan Agustus, kamu bisa naik Hakone Ropeway melintasi lembah vulkanik Owakudani, menikmati pelayaran perahu di Danau Ashi, lalu bersantai berendam di pemandian air panas. Hakone juga jadi rumah bagi Open-Air Museum, dengan taman patung berskala besarnya.

Rekomendasi Day Trip dari Kyoto

Himeji (Prefektur Hyogo): Untuk sekilas menengok masa feodal Jepang, Himeji berjarak sekitar 1 jam dari Kyoto dengan kereta cepat. Himeji adalah rumah bagi Kastil Himeji, yang secara luas dianggap sebagai kastil era samurai paling megah yang masih berdiri di Jepang. Dijuluki "Kastil Bangau Putih" karena dindingnya yang berlapis putih nan elegan, tempat ini merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. Kamu bisa menjelajahi bagian dalam kastil, dan pemandangan dari lantai atasnya sungguh mengesankan. Kastil ini dikelilingi taman yang indah dan juga berdekatan dengan Koko-en Garden, taman Jepang yang ditata cantik dengan kolam dan rumah teh. Taman ini jadi tempat yang tenang dan nyaman untuk bersantai setelah berkeliling kastil.

Tips: Banyak orang mengunjungi Himeji di pagi hari lalu melanjutkan ke Okayama atau Kurashiki di sore harinya, atau sebaliknya, kalau kamu ingin memaksimalkan JR Pass, tapi Himeji saja sudah cukup memuaskan sebagai perjalanan tersendiri.

Prefektur Wakayama: Dengan perpaduan kedalaman spiritual dan keindahan alam yang kaya, ini adalah pelarian bermalam yang ideal dari (atau bahkan alternatif untuk) Kyoto di bulan Agustus.

Mengunjungi Koyasan, pusat aliran Buddha Shingon, adalah titik awal yang sempurna. Ketinggiannya membawa udara yang lebih sejuk, memberi jeda yang menyegarkan dari kelembapan musim panas. Menginap di shukubo (penginapan kuil) menawarkan pengalaman budaya yang langka, memungkinkanmu ikut serta dalam doa pagi bersama para biksu dan menikmati shojin ryori tradisional (masakan vegetarian ala Buddha). Jangan lewatkan berjalan-jalan menyusuri keindahan misterius Pemakaman Okunoin, tempat batu nisan berlumut berdiri di bawah pohon cemara raksasa, atau kunjungi kuil-kuil bersejarah seperti Kongobu-ji.

Setelah Koyasan, wisatawan punya dua pilihan menarik. Bagi yang mencari petualangan, jalur ziarah suci Kumano Kodo menawarkan kesempatan untuk berjalan menyusuri jejak para pencari spiritual di masa lampau. Meski Agustus bisa terasa panas dan lembap, bagian jalur yang lebih pendek masih bisa dinikmati dengan aman asalkan persiapan dan perhatian terhadap cuaca dilakukan dengan baik. Pemandangan yang hijau dan suasana spiritualnya membuat ini jadi pengalaman yang sangat berkesan.

Sebagai alternatif, arahkan perjalanan ke selatan menuju Shirahama, rumah bagi beberapa pantai terbaik di Kansai. Pasir putih dan air jernih Pantai Shirahama menjadikannya tempat yang sempurna untuk menyejukkan diri. Agustus adalah puncak musim pantai, dengan kesempatan untuk berenang, berjemur, dan menyaksikan pertunjukan kembang api yang menghiasi langit malam.

Rasakan Pengalaman Jepang di Bulan Agustus

Festival dan Perayaan Tradisional

Agustus di Jepang identik dengan festival yang meriah, menghadirkan perpaduan pertunjukan tradisional, kilauan yang memukau, dan semangat kebersamaan warga.

Nebuta Matsuri (Kota Aomori; 2-7 Agustus): Pertunjukan megah dengan nebuta raksasa yang menyala (patung lentera kertas washi berbentuk tokoh mitologi dan aktor kabuki) diarak di sepanjang jalan diiringi musik tradisional. Bersiaplah menyaksikan pertunjukan yang megah dan penuh semangat, ditutup dengan kembang api yang spektakuler. Simak selengkapnya tentang Nebuta Matsuri di sini.

Kanto Matsuri (Kota Akita; 3-6 Agustus): Saksikan aksi keseimbangan yang luar biasa saat para peserta dengan terampil mengangkat tiang bambu tinggi yang dihiasi puluhan lentera kertas menyala, menyeimbangkannya di berbagai bagian tubuh. Ini pertunjukan kekuatan dan ketelitian yang menerangi malam. Baca selengkapnya tentang Kanto Matsuri di sini.

Tanabata Matsuri (Sendai; 6-8 Agustus): Rayakan kisah legendaris sepasang kekasih yang dipisahkan bintang di tengah kota yang dihiasi ribuan hiasan kertas warna-warni. Kawasan arcade pusat kota Sendai berubah menjadi lorong-lorong dekorasi yang memukau, menghadirkan suasana santai dan ramah keluarga dengan berbagai acara panggung dan pameran, didahului kembang api pada 5 Agustus. Dekorasi yang menyelimuti seluruh kota menciptakan suasana yang lembut dan magis. Baca selengkapnya tentang Tanabata Sendai di sini.

Awa Odori (Kota Tokushima; 12-15 Agustus): Festival tari paling terkenal di Jepang ini mengubah Tokushima menjadi pesta tari raksasa di luar ruangan. Lebih dari 10.000 penari berparade dengan koreografi yang berirama, anggun, dan penuh energi, diiringi musik shamisen, seruling, drum, dan simbal yang meriah. Motto festival ini, "Yang menari itu bodoh, yang menonton juga bodoh; kalau sama-sama bodoh, lebih baik ikut menari!", benar-benar menggambarkan semangat cerianya yang menular. Pengalaman yang benar-benar seru dan penuh energi. (Versi yang lebih kecil diadakan di Koenji, Tokyo pada akhir pekan terakhir Agustus). Baca selengkapnya tentang Awa Odori di sini.

Festival Kembang Api Kumano (Kumano, Mie dan Shingu, Prefektur Wakayama – 17 Agustus): Tradisi berusia 300 tahun yang diadakan di Pantai Shichiri-Mihama. Kembang api yang diluncurkan dari kapal di lepas pantai memantul di permukaan air, sementara yang lain melesat menyusuri pantai, menciptakan sensasi yang mendebarkan dengan latar deburan ombak. Nikmati pertunjukan megah yang menggelegar di atas laut.

Festival Agustus Lain yang Tak Kalah Menarik: Gujo Odori di Gujo Hachiman, Gifu, menampilkan tarian semalam suntuk dengan suasana kebersamaan dan tradisional (skala lebih kecil, sangat partisipatif); Yosakoi Festival di Kochi (9-12 Agustus) menampilkan tim tari energik dengan naruko (skala besar, modern, kompetitif, dan sangat bersemangat); serta Kyoto Gozan Okuribi (Daimonji) yang khidmat, api unggun di lereng gunung (16 Agustus) yang menghadirkan pengalaman budaya spiritual dan visual yang unik (lebih kontemplatif, bisa disaksikan dari seluruh penjuru kota).

Acara dan Aktivitas Musim Panas yang Seru

Saksikan Pertunjukan Kembang Api yang Spektakuler: Musim panas di Jepang belum lengkap tanpa menyaksikan setidaknya satu pertunjukan kembang api. Kota-kota di seluruh negeri menggelar festival kembang api dalam skala yang mungkin belum pernah kamu lihat sebelumnya, dengan beberapa pertunjukan berlangsung selama satu jam lebih. Pertunjukan besar berlangsung di berbagai penjuru negeri sepanjang bulan Agustus.

Bersantai di Beer Garden dan Rooftop Dining: Seiring naiknya suhu, banyak hotel dan department store di seluruh Jepang membuka beer garden di atap gedung. Tempat ini asyik untuk dinikmati di malam hari di bawah bintang, biasanya dilengkapi lampion, prasmanan sepuasnya, serta bir atau soda dingin. Di Sapporo, Odori Park Beer Garden berlangsung sebulan penuh hingga pertengahan Agustus (23 Juli hingga 18 Agustus 2026), tersebar di beberapa blok dengan tenda dari berbagai brewery.

Nikmati Sehari di Pantai: Di bulan Agustus, musim pantai sedang berlangsung penuh. Kalau kamu di Tokyo, day trip populer adalah ke pesisir Shonan (area Kamakura dan Enoshima) atau lebih jauh ke Pantai Zushi atau Hayama. Di sekitar Osaka, tempat seperti Pantai Suma di Kobe atau Shirahama di Wakayama juga populer. Pulau-pulau Okinawa menawarkan beberapa pantai terbaik dengan pasir putih, air biru toska, dan snorkeling di sepanjang terumbu karang. Entah kamu ingin berenang, sekadar bermain air di Pasifik, atau bermain voli pantai, rumah pantai menyewakan payung serta menjual makanan dan minuman agar harimu makin menyenangkan.

Jelajahi Alam di Pagi Hari: Memanfaatkan pagi hari untuk mendaki ringan atau jalan-jalan menikmati alam saat udara masih relatif sejuk adalah cara jitu untuk mengalahkan panasnya Agustus. Dekat Tokyo, Gunung Takao menawarkan pendakian singkat (sekitar 1-2 jam ke puncak), dengan pemandangan kota yang indah serta taman monyet dan kuil di sepanjang jalan. Di Kyoto, pegunungan yang tenang di sekitar Kurama atau sedikit ke selatan di jalur gerbang torii Kuil Fushimi Inari adalah pendakian ikonik yang terasa seperti dunia lain. Selain mendaki, bahkan sekadar berjalan santai di taman kota (seperti Yoyogi atau Shinjuku Gyoen di Tokyo) di pagi hari saat suara serangga berdengung juga bisa jadi momen yang menyenangkan.

Sewa dan Kenakan Yukata: Ingin pengalaman budaya yang seru dan langsung dirasakan di kunjungan pertamamu ke Jepang? Coba kenakan yukata, kimono ringan dan santai yang cocok untuk musim panas. Banyak tempat wisata dan toko, terutama di Kyoto dan Tokyo, menawarkan penyewaan yukata. Staf akan membantumu memilih motif favorit dan mendandanimu, sehingga kamu siap berjalan-jalan di area yang penuh pemandangan indah. Ini cara yang seru untuk mendapatkan foto-foto keren sekaligus menciptakan kenangan unik dari petualanganmu di Jepang.

Taklukkan Gunung Fuji: Musim pendakian gunung ikon Jepang ini sedang berlangsung penuh di bulan Agustus, dengan sebagian besar pondok dan jalur pendakiannya sudah dibuka. Dengan empat jalur utama, kamu punya banyak pilihan untuk merencanakan pendakianmu. Pastikan membawa perlengkapan dan pakaian yang tepat, karena kondisi cuaca di Gunung Fuji bisa sangat berbeda dari kaki hingga puncaknya.

Rekomendasi Tur di Bulan Agustus

(Berangkat dari Sapporo) Tur Sehari Furano dan Biei dengan Farm Tomita, Shikisai Hill, dan Blue Pond
Ini adalah tur khas musim panas Hokkaido, berfokus pada ladang bunga terkenal yang sedang mekar sempurna di musim panas, termasuk bulan Juli dan Agustus. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Sapporo) Tur Sehari Kembang Api Danau Toya dan Noboribetsu Jigokudani
Menyoroti secara khusus kembang api Danau Toya, acara besar musim panas, dipadukan dengan daya tarik alam Hokkaido lainnya. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Okinawa) Tur Bus Hip-Hop: Pulau Kouri, Cape Manza, dan Lainnya
Okinawa adalah destinasi musim panas yang luar biasa, dan tur ini mencakup titik-titik utama pesisir dan pulau yang pas untuk bulan Agustus. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Tokyo) Tur Gunung Fuji dan Festival Bunga Danau Kawaguchi dengan Panorama Ropeway
Berfokus pada wisata bunga musim panas di sekitar Gunung Fuji, aktivitas populer di bulan Agustus, sekaligus menawarkan pemandangan yang indah. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Tokyo) Gunung Fuji Stasiun ke-5 dan Day Trip Hakone dengan Gotemba Outlets
Memadukan kunjungan ke Stasiun ke-5 Gunung Fuji yang mudah diakses selama musim pendakian musim panas dengan pemandangan danau dan vulkanik Hakone, serta belanja di outlet. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Tokyo) Festival Kembang Api Atami dan Tur Sehari Izu Panorama Park
Menyoroti Festival Kembang Api Atami, acara musim panas yang populer, dengan latar pemandangan Izu yang indah. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Nagoya) Tur Hiking Kamikochi
Kamikochi di Alpen Jepang menawarkan pelarian yang menyegarkan dari panasnya musim panas dengan kesempatan hiking yang indah. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Fukuoka) Tur Sehari Ngarai Takachiho dan Gunung Aso dengan Naik Perahu
Menawarkan naik perahu menyusuri ngarai yang sejuk serta pemandangan Gunung Aso, memberi pengalaman yang menyejukkan sekaligus memesona di Kyushu. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Osaka) Tur Sehari Gumuk Pasir Tottori dan Pelayaran Pantai Uradome
Menampilkan pelayaran pesisir dan gumuk pasir, aktivitas luar ruangan musim panas yang menyenangkan. Lihat detailnya di Klook di sini.

(Berangkat dari Osaka/Kyoto) Tur Sehari Amanohashidate, Ine Funaya, dan Desa Beratap Jerami Miyama
Menjelajahi "Tiga Pemandangan Terindah Jepang" di pesisir serta desa tradisional, yang menyenangkan dikunjungi di musim panas dengan rumah-rumah uniknya yang menghadap air. Lihat detailnya di Klook di sini.

Apa yang Bisa Dinikmati di Jepang saat Agustus

Musim panas di Jepang menghadirkan menu musiman istimewa yang bisa menyejukkan sekaligus memberi energi untuk melawan panas. Berikut beberapa makanan dan minuman yang wajib dicoba di bulan Agustus, termasuk beberapa kekhasan daerah.

Kakigori (Es Serut): Camilan musim panas yang paling digemari, jauh melampaui es serut biasa. Kakigori khas Jepang teksturnya sangat lembut dan halus, sering disajikan dengan tampilan yang elaborate. Kios festival menawarkan versi sederhana dengan sirup warna-warni, sementara kafe dan toko khusus menyajikan versi premium dengan puree buah segar, susu kental manis, dan mochi untuk kesegaran yang benar-benar nikmat.

Unagi (Belut Air Tawar): Dianggap sebagai makanan musim panas penambah stamina. Unagi no kabayaki adalah fillet belut panggang yang diolesi saus tare manis gurih dan dipanggang di atas arang hingga karamelisasi, menghasilkan belut yang empuk dan penuh rasa disajikan di atas nasi.

Mi Dingin: Kategori hidangan musim panas yang menyegarkan. Zaru Soba (mi soba dari tepung soba) disajikan dingin di atas nampan bambu, dicelup ke kuah dashi-kecap dengan berbagai topping. Hiyashi Chuka, salad ramen dingin, terdiri dari mi ramen dingin dengan topping warna-warni seperti telur, timun, dan ham, disiram saus kecap-cuka yang segar. Di Morioka, coba Reimen, mi dingin kenyal dalam kuah pedas, sering disajikan dengan buah.

Kuliner Khas Festival Musim Panas: Festival Agustus adalah surga bagi camilan yatai (kios makanan) yang santai. Nikmati menu klasik seperti takoyaki (bola gurita), okonomiyaki (pancake gurih), yakisoba (mi goreng), jagung bakar, dan yakitori (sate ayam panggang). Untuk yang manis, ada pisang celup cokelat, ringo ame (apel karamel), dan taiyaki (waffle berbentuk ikan).

Buah dan Hidangan Penutup Musiman: Manjakan diri dengan semangka Jepang (suika) yang sangat manis serta momo (persik) lezat dari daerah seperti Yamanashi atau Fukushima. Anggur Kyoho dan Muscat juga mulai musim di akhir Agustus. Di Hokkaido, coba irisan melon cantaloupe atau es krim soft-serve rasa melon. Kyoto menawarkan kudzu mochi atau warabi mochi (mochi kenyal seperti jeli, dingin, dengan taburan kinako dan sirup gula aren) serta anmitsu (jeli agar dingin dengan kacang manis, mochi, buah, dan sirup) untuk pengalaman pencuci mulut yang menyegarkan.

Hidangan Penambah Energi Khas Daerah: Goya Champuru adalah tumisan khas Okinawa dengan pare (goya), tahu, telur, dan daging babi, terkenal karena khasiatnya menahan panas. Warga Okinawa juga menikmati soki soba (mi dengan iga babi) sepanjang tahun. Di Kyoto, warga lokal menyejukkan diri dengan hiyashi shabu-shabu (irisan daging babi dingin dalam kuah sejuk) atau yudofu (tahu dingin dengan jahe dan daun bawang).

Tips Berkunjung ke Jepang di Bulan Agustus

Tetap Terhidrasi: Selalu bawa botol minum dan isi ulang sesering mungkin. Manfaatkan mesin penjual otomatis dan minimarket untuk minuman dingin. Minuman isotonik seperti Pocari Sweat atau Aquarius, serta bubuk rehidrasi dari minimarket, sangat bagus untuk mengganti elektrolit dan mencegah dehidrasi.

Atur Waktu Aktivitas agar Terhindar dari Panas: Jadwalkan wisata dan jalan-jalan di luar ruangan untuk pagi hari atau sore/malam hari. Banyak kuil buka sejak pukul 8 atau 9 pagi, waktu yang pas untuk memulai hari dengan sejuk, sementara atraksi indoor cocok untuk siang hari. Sore hari, pukul 17.00 sampai 19.00, biasanya lebih sejuk dan sering bertepatan dengan festival serta acara, jadi kamu bisa menikmati wisata yang nyaman setelah matahari terbenam.

Akomodasi dan Pemesanan Perjalanan: Kalau perjalananmu bertepatan dengan libur sekolah di Jepang (biasanya mulai akhir Juli), bersiaplah menghadapi lebih banyak wisatawan domestik. Pesan akomodasi jauh-jauh hari, terutama untuk resor pantai atau pegunungan, karena warga lokal juga berlibur musim panas, sering bertepatan dengan libur Obon. Meski kereta jarang benar-benar penuh, shinkansen dan bandara jadi lebih ramai di akhir Juli. Sebaiknya juga pesan tiket pesawat dan tiket kereta penting (seperti Japan Rail Pass) lebih awal. Kalau berencana mendaki Gunung Fuji, amankan reservasi pondok gunungmu jauh-jauh hari.

Waspada Topan: Agustus bisa saja diwarnai topan, jadi sisakan fleksibilitas dalam rencana perjalananmu. Prakiraan topan mungkin berarti sehari penuh hujan deras dan angin kencang, jadi siapkan rencana aktivitas indoor cadangan. Pantau terus berita lokal atau aplikasi cuaca (Badan Meteorologi Jepang menyediakan peringatan dalam bahasa Inggris). Untungnya, topan biasanya bisa diprediksi dengan cukup akurat, dan keesokan harinya biasanya langit kembali cerah dengan suhu yang mungkin lebih sejuk.

Etika Musim Panas: Jangan ragu untuk ikut serta dalam festival musim panas, tapi selalu ikuti arahan dari petugas atau sukarelawan. Buang sampah pada tempatnya; festival biasanya menyediakan tempat sampah yang jelas. Saat naik transportasi umum, umum juga untuk membawa handuk kecil guna menyeka keringat sebelum naik. Kalau kamu mudah berkeringat, pertimbangkan membawa kaos ganti untuk berjaga-jaga.

Berencana liburan ke Jepang di bulan lain? Simak panduan lengkap kami

Mungkin akan terasa lebih panas atau lebih lembap dari yang biasa kamu rasakan, tapi Agustus juga penuh kehidupan, keramahan, dan semarak. Musim panas di Jepang sarat dengan natsukashii (nostalgia) bagi warga lokal yang teringat masa menangkap serangga atau mendengar suara lonceng angin. Sebagai wisatawan, kamu pun berkesempatan menciptakan kenanganmu sendiri tentang musim panas di Jepang. Entah itu gigitan pertama kakigori setelah berjalan jauh mengunjungi kuil, suara gendang taiko di malam hari, atau momen tenang mendengar suara jangkrik di taman penginapan pedesaan, Agustus di Jepang akan memberimu banyak cerita untuk diceritakan lama setelah kulitmu kembali putih.

Written by:
Gabriel Wilkinson
Gabriel Wilkinson

Setelah tinggal di Jepang selama 14 tahun, Gabriel sering bepergian ke seluruh negeri, terutama di wilayah Chubu dan Kansai. Sebelum berkontribusi untuk LIVE JAPAN, di mana ia menulis dan mengedit artikel serta mengkurasi konten media sosial, ia mengajar bahasa Inggris, melatih guru, dan mengoreksi makalah medis dan akademik di Jepang. Ia juga pernah menulis untuk surat kabar mahasiswa, mengembangkan kurikulum, dan mengoreksi sebuah buku tentang mainan era '80-an. Gabriel sangat menyukai makanan Jepang (dan Asia lainnya), sejarah, kastil, dan gunung.

*This information is from the time of this article's publication.
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.

Bagikan artikel ini.

Tur dan Aktivitas Populer

Cari