Liburan ke Jepang di Musim Panas: Panduan Lengkap Cuaca, Destinasi Terbaik & Aktivitas Seru
- Written by: Tim editorial LIVE JAPAN
Berencana liburan ke Jepang di musim panas? Temukan destinasi terbaik untuk mengusir gerah, festival musim panas (matsuri) yang wajib dikunjungi, tips packing, dan kuliner musim panas yang menggugah selera.
Kalau kamu sedang riset perjalanan ke Jepang antara bulan Juni dan Agustus, kamu pasti sudah sering mendengar peringatannya: terlalu panas, terlalu lembap, terlalu banyak hujan. Jujur saja, musim panas di Jepang memang bukan untuk sembarang orang. Kelembapan bisa mencapai hampir 100%, dan terik tengah musim panas terkenal sangat menyengat.
Tapi ini rahasia yang sering luput dari perhatian para wisatawan: Musim panas justru menjadi salah satu waktu paling magis, semarak secara budaya, dan underrated untuk mengunjungi Jepang. Dengan perencanaan yang tepat, kamu akan dimanjakan dengan pesta kembang api yang spektakuler, festival jalanan yang meriah, hamparan hijau yang memukau, dan kuliner musiman yang memanjakan lidah. Ini semua yang perlu kamu tahu untuk bisa bertahan dan menikmati musim panas di Jepang.
(Artikel ini mungkin mengandung tautan afiliasi)
- Table of Contents
-
- Fakta Sebenarnya Soal Cuaca Musim Panas di Jepang (Bulan per Bulan)
- Ke Mana Pergi: Destinasi Terbaik untuk Mengusir Panas
- Ke Mana Pergi: Destinasi Terbaik untuk Menikmati Terik Matahari
- Panduan Survival: Apa yang Harus Dibawa ke Jepang di Musim Panas
- Festival Musim Panas (Matsuri) dan Kembang Api (Hanabi) yang Sayang untuk Dilewatkan
- Kuliner Musim Panas Jepang yang Wajib Dicoba
- Aktivitas Seru di Musim Panas di Jepang
- Tips Berkunjung ke Jepang di Musim Panas
Fakta Sebenarnya Soal Cuaca Musim Panas di Jepang (Bulan per Bulan)


Untuk merencanakan perjalanan musim panas yang sempurna ke Jepang, penting untuk memahami pola cuaca musiman dan perbedaan iklim antardaerah yang akan kamu temui.
Juni (Musim Hujan / Tsuyu): Juni menandai awal musim panas sekaligus dimulainya musim hujan di sebagian besar wilayah Jepang. Hujan jarang turun sepanjang hari, tetapi langit mendung, kelembapan tinggi, dan hujan tiba-tiba cukup sering terjadi. Sisi baiknya, inilah saat bunga hydrangea (ajisai) bermekaran dengan indah, menciptakan pemandangan spektakuler di kuil, kuil Shinto, dan taman di seluruh penjuru negeri.
Juli (Musim Panas Tiba): Sekitar pertengahan Juli, musim hujan biasanya berakhir dan digantikan oleh cuaca panas terik nan cerah. Festival musim panas pun mulai berdatangan, dan suhu naik dengan cepat, terutama di kota-kota seperti Kyoto dan Osaka. Kyoto bisa terasa sangat gerah karena bentuk geografinya yang menyerupai cekungan, sehingga panas dan kelembapan terjebak di dalamnya.
Agustus (Puncak Musim Panas & Musim Topan): Agustus umumnya merupakan bulan terpanas dalam setahun, ditandai dengan sinar matahari yang menyengat, kelembapan tinggi, dan malam-malam tropis yang hangat bahkan setelah matahari terbenam. Inilah pula puncak musim topan, dan meskipun dampak langsungnya tidak terlalu sering terjadi, badai sesekali bisa mengganggu perjalanan.
Namun, kondisi musim panas bervariasi tergantung daerah yang kamu tuju.
・Jepang Timur & Barat (Tokyo, Kyoto, Osaka): Siapkan diri untuk cuaca panas dan lembap sepanjang Juli dan Agustus. Kota-kota besar kerap mengalami malam tropis (nettaiya), di mana suhu tetap tinggi jauh setelah matahari terbenam.
・Jepang Utara (Hokkaido & Tohoku): Jepang bagian utara menawarkan musim panas yang jauh lebih sejuk dan nyaman. Daerah seperti Sapporo biasanya memiliki kelembapan yang lebih rendah dan suhu siang hari yang lebih bersahabat, sehingga menjadi tujuan populer untuk menghindari gerahnya musim panas.
・Jepang Selatan (Okinawa): Okinawa beriklim subtropis dengan musim panas yang panjang dan terik. Meskipun suhunya mirip dengan wilayah daratan, angin pantai dan kemudahan akses ke lautan membuat panasnya terasa lebih tertahankan.
Ke Mana Pergi: Destinasi Terbaik untuk Mengusir Panas
Kalau ingin menghindari hiruk-pikuk kota beton Tokyo dan Osaka yang panas menyengat, arahkan langkah ke utara atau ke pegunungan. Berikut beberapa destinasi musim panas terbaik di Jepang.
1. Furano (Hokkaido)
Bayangkan hamparan ladang lavender ungu yang tak berujung, membentang menuju pegunungan di bawah langit biru yang cerah. Udara Furano yang kering dan hari-harinya yang hangat menyenangkan menjadikannya salah satu destinasi musim panas paling nyaman di Jepang. Di antara kebun bunga, kebun anggur, dan pemandangan pedesaan yang menawan, kamu hampir bisa lupa bahwa sedang mengunjungi Jepang di musim terpanasnya.
2. Kamikochi (Nagano)
Tersembunyi jauh di dalam Pegunungan Alpen Jepang, Kamikochi menawarkan sungai yang jernih seperti kristal, puncak gunung yang menjulang tinggi, dan udara pegunungan yang sejuk. Jembatan kayu dan jalur hiking yang mudah berkelok-kelok melewati rawa dan hutan, menciptakan salah satu pelarian musim panas paling memukau di Jepang.
3. Taman Nasional Daisetsuzan (Hokkaido)
Dijuluki "Atap Hokkaido," wilayah alam liar yang luas ini dipenuhi puncak-puncak vulkanik, padang rumput alpine, dan hutan yang masih terjaga. Bahkan di tengah musim panas, suhu di sini terasa menyegarkan, menjadikannya surga bagi para pendaki dan pecinta alam.
4. Karuizawa (Nagano)
Kota resor musim panas paling terkenal di Jepang ini sudah sejak lama menjadi tempat pelarian warga Tokyo kelas atas dari panasnya musim panas. Bersiaplah untuk menikmati jalan-jalan rindang, kafe-kafe elegan, gereja-gereja bersejarah, dan jalur hiking hutan, semuanya berada di lingkungan pegunungan yang menyenangkan dan sejuk.
5. Taman Nasional Towada-Hachimantai (Aomori & Akita)
Rumah bagi perairan zamrud Danau Towada dan Ngarai Oirase yang memesona, kawasan ini menawarkan jalur jalan setapak yang teduh, air terjun, dan hutan yang rimbun. Ini adalah destinasi ideal bagi wisatawan yang mencari keindahan alam tanpa harus melakukan hiking berat.
6. Hakuba (Nagano)
Dikenal secara internasional sebagai destinasi ski musim dingin, Hakuba berubah menjadi surga petualangan di musim panas. Dikelilingi oleh puncak-puncak dramatis Pegunungan Alpen Utara Jepang, kawasan ini menawarkan udara pegunungan yang sejuk, padang bunga alpine, wahana gondola yang memukau, sungai jernih nan segar, dan jalur hiking untuk semua tingkat kemampuan. Di hari-hari cerah, pemandangan dari punggungan gunung membentang meliputi sebagian pemandangan alpine paling spektakuler di Jepang, hingga sulit dipercaya bahwa Tokyo hanya beberapa jam perjalanan dari sini.
8. Nikko (Tochigi)
Selain terkenal dengan kuil dan vihara yang megah, Nikko juga dikelilingi oleh hutan yang sejuk, air terjun, danau, dan pemandangan pegunungan yang indah. Destinasi seperti Danau Chuzenji dan Air Terjun Kegon menjadi pelarian yang menyegarkan dari panasnya Tokyo yang ada di dekatnya.
9. Fuji Five Lakes (Yamanashi)
Kalau ingin udara yang lebih sejuk tanpa harus pergi jauh dari Tokyo, kunjungi kawasan Fuji Five Lakes di kaki Gunung Fuji. Dua danau paling populer, Danau Kawaguchiko dan Danau Yamanakako, menyuguhkan pemandangan gunung yang memukau, lengkap dengan aktivitas berperahu, bersepeda, paddleboarding, berjalan di tepi danau, dan pemandian air panas.
Musim panas juga merupakan satu-satunya waktu Gunung Fuji resmi dibuka untuk pendakian, dengan musim yang biasanya berlangsung dari awal Juli hingga awal September. Banyak pendaki yang menginap semalam di sekitar danau sebelum atau setelah mendaki, sehingga kawasan ini menjadi sangat ramai selama bulan-bulan musim panas.
Ke Mana Pergi: Destinasi Terbaik untuk Menikmati Terik Matahari

1. Miyakojima (Okinawa)
Dengan air biru toska yang memukau dan pasir putih selembut bedak, Miyakojima tampak seperti kartu pos tropis yang menjadi kenyataan. Pantai-pantai seperti Yonaha Maehama secara rutin masuk daftar pantai terindah di Jepang, sementara suasana pulau yang santai memudahkan kamu untuk memperlambat langkah dan menikmati hangatnya sinar matahari.
2. Pulau Ishigaki (Okinawa)
Ishigaki memadukan pantai tropis dengan kota pulau yang hidup, penuh restoran, kafe, dan nuansa budaya lokal. Habiskan hari-harimu snorkeling di atas terumbu karang, naik perahu ke pulau-pulau terdekat, atau menyaksikan matahari tenggelam ke Laut Cina Timur yang memesona.
3. Niijima (Tokyo)
Cukup dengan naik feri dari Tokyo, Niijima terasa seperti dunia yang berbeda dari gedung-gedung pencakar langit ibu kota. Terkenal dengan pantai berpasir vulkanik putih, air yang jernih, dan budaya selancar yang santai, pulau ini menawarkan pelarian yang terasa tropis tanpa harus meninggalkan Prefektur Tokyo.
4. Yakushima (Kagoshima)
Situs Warisan Dunia UNESCO ini memadukan pantai subtropis dengan hutan cedar kuno yang menginspirasi latar film Princess Mononoke. Wisatawan bisa mendaki hutan yang tampak magis di pagi hari, lalu bersantai di tepi laut di sore harinya.
5. Shirahama (Wakayama)
Salah satu kota pantai paling ikonik di Jepang, Shirahama menawarkan hamparan pasir putih yang luas, air laut yang jernih, dan beberapa pemandian air panas tepi laut terbaik di negeri ini. Perpaduan sempurna antara liburan pantai dan relaksasi ala Jepang yang sesungguhnya.
6. Shimoda (Shizuoka)
Terletak di ujung selatan Semenanjung Izu, Shimoda terkenal dengan pantai-pantai cantiknya, garis pantai yang dramatis, dan suasananya yang santai. Teluk-teluk tersembunyi dan airnya yang jernih membuat kawasan ini sangat diminati para perenang dan peselancar.
7. Naoshima (Kagawa)
Pulau seni ini di Laut Pedalaman Seto memadukan museum berkelas dunia dengan pemandangan pesisir yang cerah dan bercahaya. Labu kuning raksasa, arsitektur kontemporer, desa-desa nelayan yang tenang, dan hamparan laut membuat setiap sudutnya terasa sangat fotogenik.
8. Kepulauan Setouchi (Okayama, Kagawa & Hiroshima)
Tersebar di perairan tenang Laut Pedalaman Seto, pulau-pulau ini terkenal dengan cuacanya yang cerah, jalur bersepeda, pantai, kebun zaitun, dan kota pelabuhan yang menawan. Ritme hidup yang santai dan pemandangan lautnya yang indah menjadikan kawasan ini sebagai salah satu rahasia musim panas terbaik di Jepang.
9. Kyoto & Osaka: Datang untuk Festival-Festivalnya
Meski wisata keliling di musim panas bisa menjadi tantangan karena panas terik, Kyoto dan Osaka menjadi tuan rumah beberapa acara musiman paling terkenal di Jepang. Sorotan utamanya antara lain Gion Matsuri di Kyoto yang berlangsung selama sebulan penuh di bulan Juli, dan Tenjin Matsuri di Osaka yang terkenal dengan prosesi sungai dan pertunjukan kembang api yang spektakuler. Jika berkunjung ke kota-kota ini di musim panas, rencanakan aktivitas di luar ruangan untuk pagi atau malam hari, dan habiskan jam-jam terpanas di dalam ruangan.
Panduan Survival: Apa yang Harus Dibawa ke Jepang di Musim Panas

Mungkin tidak perlu diingatkan, tapi jangan lupa sunscreen ya. Sinar matahari musim panas di Jepang bisa sangat menyengat, terutama di hari-hari yang mencapai 37°C.
Packing untuk musim panas umumnya cukup simpel. Kecuali kamu berencana ke Hokkaido, mendaki Gunung Fuji, atau mengunjungi dataran tinggi, kemungkinan besar kamu tidak perlu membawa pakaian hangat. Namun, jaket ringan tahan air tetap worth it untuk dibawa, karena hujan lebat bisa turun tiba-tiba di musim panas.
Pastikan juga membawa sepatu jalan yang breathable, baju berbahan moisture-wicking, dan kacamata hitam. Daftar packing musim panas yang umum meliputi:
・Celana pendek
・Kaos
・Kacamata hitam
・Sandal
・Bandana atau penutup kepala
・Handuk kecil
・Topi musim panas
・Baju ringan berbahan moisture-wicking
・Jaket ringan tahan air
Salah satu hal paling cerdas yang bisa kamu lakukan setelah tiba adalah mampir ke apotek lokal, Don Quijote, atau minimart untuk stok produk-produk musim panas khas Jepang. Tisu pendingin, kipas portable, payung UV, dan minuman olahraga bisa jadi penyelamat di tengah panas dan lembapnya musim panas.
Di atas segalanya, bawalah alas kaki yang nyaman dan breathable. Banyak wisatawan yang akhirnya berjalan 8 hingga 11 km atau lebih per hari, jadi sepatu yang mendukung dan menjaga kaki tetap sejuk akan membuat perbedaan yang besar.
- Tisu Pendingin Tubuh: Jangan andalkan tisu basah biasa. Cari "ice sheet" yang mengandung mentol (merek populer antara lain Bioré dan Gatsby). Tisu ini membersihkan keringat sekaligus meninggalkan sensasi dingin yang segar dan tahan lama di kulit.
- Ice Ring (Neck Cooler): Tren besar di Jepang, ini adalah cincin berbahan gel yang dipakai di leher. Menggunakan bahan khusus yang secara alami membeku pada suhu ruangan (biasanya di bawah 28°C) dan memberikan kesejukan yang lembut namun konstan. Kamu bisa menemukannya di toko lifestyle seperti Loft dan BicCamera, bahkan di toko 100 yen seperti Daiso.
- Payung UV (Higasa): Menghalangi sinar matahari langsung adalah cara paling ampuh untuk menurunkan suhu tubuh yang kamu rasakan. Cari payung lipat dengan label "100% UV Cut" dan lapisan dalam "Light-shielding" (遮光).
- Kipas Genggam Portable: Lupakan kipas kertas yang rapuh; warga lokal mengandalkan kipas listrik yang kuat dan bisa diisi ulang lewat USB. Merek Francfranc memproduksi model yang sangat populer secara estetis dengan kecepatan yang bisa disesuaikan, mudah dikaitkan ke tas atau diletakkan di meja kafe. Kamu bisa menemukan pilihannya di BicCamera dan toko elektronik lainnya.
- "Tenugui" atau Handuk Kecil: Kamu pasti akan berkeringat, dan kamu perlu mengelapnya. Hampir semua toilet umum di Jepang tidak menyediakan tisu kertas, jadi membawa handuk katun kecil (tenugui) di saku adalah kebutuhan harian warga lokal.
- Kardigan Ringan atau Hoodie UV-Cut: Waspadai "AC Chill!" Meski jalanan terasa sangat panas, kereta shinkansen, department store, dan restoran di Jepang menyalakan AC dengan sangat kencang. Lapisan pakaian ringan akan mencegah kamu menggigil di dalam ruangan. Hoodie mesh "UV Cut" dari Uniqlo adalah pilihan yang luar biasa dan breathable, sekaligus berfungsi sebagai pelindung matahari.
Festival Musim Panas (Matsuri) dan Kembang Api (Hanabi) yang Sayang untuk Dilewatkan
10 Matsuri Musim Panas yang Wajib Kamu Saksikan

Musim panas adalah musim festival di Jepang. Dari Juli hingga Agustus, kota-kota dan desa-desa di seluruh negeri hidup dengan tarian tradisional, parade penuh warna, float yang menjulang tinggi, dan warga lokal yang mengenakan yukata. Banyak acara terbesar musim ini berkaitan dengan tradisi seperti Tanabata dan Obon, menjadikan musim panas sebagai salah satu waktu terbaik untuk merasakan budaya Jepang secara langsung. Dan jangan lupa, cicipi juga jajanan jalanan yang luar biasa!
Gion Matsuri (Kyoto, Juli)
Salah satu festival paling terkenal dan bersejarah di Jepang, berakar sejak tahun 869. Pusatnya adalah prosesi Yamaboko Junko, menampilkan float raksasa yang dihiasi tekstil tak ternilai dan ditarik melintasi Kyoto dengan tangan. Baca selengkapnya di sini.
Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Pertengahan Juli)
Regu-regu pria berlomba melewati jalanan kota sambil memanggul float mewah seberat satu ton di bahu mereka. Kompetisi berkecepatan tinggi ini, ditambah penonton yang menyiramkan air ke para peserta, menciptakan atmosfer yang sangat menggetarkan.
Gujo Odori (Gifu, Pertengahan Juli hingga Awal September)
Digelar selama 31 malam di sebuah kota pegunungan yang menawan, festival ini terkenal dengan tarian bersama komunitasnya. Selama liburan Obon, para peserta menari dari malam hingga subuh selama empat malam berturut-turut.
Tenjin Matsuri (Osaka, Akhir Juli)
Terkenal dengan perpaduan dramatis antara api dan air, festival ini menampilkan prosesi darat yang megah dan parade sungai di malam hari. Perahu-perahu yang diterangi cahaya, kembang api, dan pertunjukan tradisional menciptakan salah satu malam musim panas paling spektakuler di Jepang. Baca selengkapnya di sini.
Aomori Nebuta Matsuri (Aomori, Awal Agustus)
Float raksasa bercahaya yang menggambarkan prajurit, dewa, dan tokoh legendaris berparade melewati jalanan di malam hari, diiringi teriakan semangat "Rassera!" yang bersemangat. Pengunjung bahkan bisa menyewa kostum haneto dan ikut menari. Baca selengkapnya di sini.
Akita Kanto Matsuri (Akita, Awal Agustus)
Para pemain menyeimbangkan tiang bambu tinggi yang dipenuhi lentera bercahaya di telapak tangan, bahu, dahi, dan punggung mereka. Pertunjukan yang memukau ini melambangkan batang padi dan doa untuk panen yang berlimpah. Baca selengkapnya di sini.
Sendai Tanabata Matsuri (Miyagi, Awal Agustus)
Pusat kota Sendai dihiasi ribuan hiasan kertas washi warna-warni yang tergantung dari bambu. Festival ini merayakan pertemuan legendaris dua kekasih yang terpisah di seberang Bima Sakti. Baca selengkapnya di sini.
Awa Odori (Tokushima, Pertengahan Agustus)
Festival tari terbesar di Jepang ini mengubah seluruh kota menjadi perayaan luar ruangan yang meriah. Ribuan penari beraksi melewati jalanan diiringi suara shamisen, taiko, dan seruling, mengundang penonton untuk turut serta. Baca selengkapnya di sini.
Yosakoi Matsuri (Kochi, Pertengahan Agustus)
Ribuan penari berkostum warna-warni tampil dengan gerakan energetik sambil membawa alat musik kayu naruko. Musik rakyat tradisional berpadu dengan gaya modern seperti pop, rock, dan samba.
Festival Fukagawa Hachiman (Tokyo, Pertengahan Agustus)
Sering disebut "Festival Lempar Air," acara yang meriah ini menampilkan arak-arakan mikoshi (kuil portabel) melintasi jalanan Tokyo. Para penonton dengan antusias mengguyur peserta dengan ember, selang, dan pistol air. Baca selengkapnya di sini.
10 Festival Hanabi (Kembang Api) Paling Menakjubkan
Pertunjukan Kembang Api Long Run Danau Toya (Hokkaido, April–Oktober)
Tidak seperti kebanyakan acara kembang api, Danau Toya menggelar pertunjukan kembang api selama 20 menit setiap malam selama enam bulan. Kembang api diluncurkan dari perahu yang bergerak di atas danau, memungkinkan pengunjung menikmati pertunjukan dari hotel tepi danau dan pemandian air panas terbuka. Pelajari selengkapnya di sini.
Festival Kembang Api Sungai Sumida (Tokyo, Akhir Juli)
Festival kembang api tertua yang masih berlangsung di Jepang ini berawal dari tahun 1733 dan tetap menjadi salah satu acara musim panas paling ikonik. Sekitar 20.000 kembang api menerangi langit di atas kawasan Asakusa dan Tokyo Skytree, menarik hampir satu juta penonton. Pelajari selengkapnya di sini.
Festival Kembang Api Nagaoka (Niigata, Awal Agustus)
Salah satu festival kembang api paling terkenal di Jepang, diciptakan untuk memperingati pemulihan dan perdamaian pasca Perang Dunia II. Pertunjukan Phoenix yang legendaris membentang hampir 2 kilometer melintasi Sungai Shinano, menciptakan tontonan yang benar-benar tak terlupakan. Pelajari selengkapnya di sini.
Festival Kembang Api Besar Danau Biwa (Shiga, Awal Agustus)
Digelar di tepi danau terbesar di Jepang, ini adalah salah satu acara kembang api utama di Kansai. Starmines raksasa menyebar di atas air, menciptakan pantulan yang memukau di Danau Biwa dan pegunungan sekitarnya. Pelajari selengkapnya di sini.
Festival Kembang Api Edogawa (Tokyo, Awal Agustus)
Dikenal dengan pembukaan paling eksplosif di Jepang, festival ini meluncurkan sekitar 1.000 kembang api hanya dalam hitungan detik. Sisa pertunjukan disajikan dalam segmen-segmen bertema yang diiringi musik tersinkronisasi. Pelajari selengkapnya di sini.
Festival Kembang Api Kumano (Mie, Pertengahan Agustus)
Digelar di pantai berbatu yang indah, festival ini terkenal dengan kembang api yang diluncurkan menghadap tebing terjal Onigajo. Gema dan getaran yang dihasilkan menciptakan pengalaman menonton yang sangat berkesan.
Festival Kembang Api Naniwa Yodogawa (Osaka, Pertengahan Agustus)
Acara kembang api utama Osaka ini memenuhi langit di atas Sungai Yodo dengan pertunjukan yang megah. Letupan warna-warni yang memantul di langit kota menjadikannya salah satu malam musim panas paling berkesan di Jepang barat. Pelajari selengkapnya di sini.
Festival Kembang Api Danau Suwa (Nagano, Pertengahan Agustus)
Dikelilingi pegunungan, Danau Suwa memperkuat setiap ledakan menjadi gema yang menggelegar. Festival ini terutama terkenal dengan pertunjukan kembang api gaya Niagara yang spektakuler membentang melintasi danau.
Kompetisi Kembang Api Nasional Omagari (Akita, Akhir Agustus)
Kompetisi kembang api paling bergengsi di Jepang ini mempertemukan para seniman pyrotechnik terbaik negeri ini. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan malam hari dan juga kompetisi siang hari yang langka, menampilkan efek asap berwarna dan desain-desain yang inovatif.
Pelajari selengkapnya di sini.
Musim Panas di Jepang Identik dengan Baseball SMA!

Turnamen Baseball SMA Nasional, yang lebih dikenal sebagai Koshien, adalah salah satu acara olahraga paling dicintai di Jepang. Meskipun turnamen digelar di musim semi dan musim panas, kejuaraan musim panas menarik penonton terbesar dan perhatian nasional paling luas setiap tahunnya. Pelajari lebih lanjut di situs resminya.
Kuliner Musim Panas Jepang yang Wajib Dicoba

Saat suhu naik, masakan Jepang beradaptasi dengan sempurna untuk menyegarkan tubuh dari dalam ke luar.
Kakigori (Es Serut): Lupakan es serut keras biasa. Kakigori Jepang adalah es lembut seperti salju yang ditaburi bahan-bahan premium seperti sirup matcha, kacang merah manis, buah segar, dan susu kental manis.
Mie Dingin (Somen & Zaru Soba): Somen adalah mie gandum tipis yang disajikan di atas es dengan kuah celup yang ringan dan gurih. Zaru soba (mie soba) juga disajikan dingin dan sangat menyegarkan.
Kawadoko Dining di Kyoto: Di Kyoto, restoran-restoran membangun platform makan kayu (kawadoko) langsung di atas sungai yang mengalir. Kamu bisa menikmati masakan tradisional sambil merasakan semilir mist dari sungai yang berfungsi sebagai AC alami.
Beer Garden: Naik ke atap hampir semua department store besar di Jepang selama musim panas, dan kamu akan menemukan beer garden terbuka yang ramai dan all-you-can-drink.
Isi Ulang Energi dengan Makanan "Stamina": Warga lokal mengandalkan makanan stamina untuk melawan kelelahan musim panas. Unagi (belut air tawar panggang) yang dibalur saus manis-gurih yang kaya adalah pilihan untuk meningkatkan energi. Teras BBQ outdoor dan beer garden di atap juga bermunculan di kota-kota besar, menawarkan bir dingin yang segar.
Aktivitas Seru di Musim Panas di Jepang
Selain festival dan kuliner musiman, musim panas adalah waktu yang tepat untuk menikmati alam terbuka Jepang. Mulai dari bersantai di pantai-pantai indah dan menjelajahi kota-kota bersejarah dengan yukata, hingga menikmati pelayaran malam di Teluk Tokyo, ada banyak cara berkesan untuk menikmati musim ini.
-
10 Pantai Terbaik Dekat Tokyo: Nikmati Sepotong Surga di Musim Panas Ini -
6 Pantai Terindah Dekat Osaka: Destinasi Musim Panas Impian di Kansai -
Toko Sewa Kimono Populer di Tokyo: Tempat Sewa Busana Otentik & Tips Agar Pengalamannya Tak Terlupakan -
11 Toko Sewa Kimono Pilihan di Kyoto: Berjalan-jalan dengan Busana Tradisional Jepang -
Temukan snorkeling dan aktivitas air seru lainnya ▶ -
Temukan tur wisata seru dari Tokyo ▶
Tips Berkunjung ke Jepang di Musim Panas

Cari Gerbong Kereta "Sedikit Ber-AC"
Menggunakan transportasi umum di tengah panas terik bisa sangat melelahkan. Perhatikan stiker di peron atau jendela kereta yang menandai gerbong tertentu sebagai "Sedikit Ber-AC" (弱冷房車, jakureibousha). Gerbong-gerbong ini dijaga sedikit lebih hangat dari gerbong reguler yang sangat dingin, sangat cocok jika kamu sensitif terhadap perubahan suhu yang tiba-tiba.
Aturan Emas: Waspadai Liburan "Obon"
Ini adalah peringatan perjalanan yang sangat penting: Pertengahan Agustus adalah Obon, hari raya tradisional untuk menghormati arwah leluhur. Selama pekan ini, perjalanan domestik mencapai puncaknya. Shinkansen penuh, jalan tol macet panjang, dan hotel sudah penuh dipesan.
Rencanakan Pendakian Gunung Fuji Jauh-Jauh Hari
Musim panas adalah satu-satunya waktu Gunung Fuji resmi dibuka untuk pendakian, dengan musim yang biasanya berlangsung dari awal Juli hingga awal September. Karena ini adalah pengalaman yang masuk bucket list banyak wisatawan, jalur dan pondok gunung (yamagoya) menjadi sangat ramai. Dalam beberapa tahun terakhir, batas harian pendaki yang ketat, biaya masuk, dan sistem reservasi online wajib telah diberlakukan untuk mengatasi kepadatan, terutama di Jalur Yoshida yang populer. Jika kamu berencana mendaki ke puncak, kamu harus memesan akses jalur dan akomodasi pondok gunung berbulan-bulan sebelumnya karena "bullet climb" semalam yang spontan kini benar-benar dilarang dan tidak lagi memungkinkan.
Nikmati Bunga-Bunga Musiman

Sementara bunga sakura di musim semi mendapat semua perhatian, bunga-bunga musim panas di Jepang tak kalah spektakulernya. Awal musim panas menghadirkan hydrangea (ajisai) yang berwarna-warni di halaman kuil dan taman di seluruh negeri, mekar subur di musim hujan. Saat panas makin menyengat di Juli dan Agustus, ladang bunga matahari (himawari) yang ceria bermekaran dalam kuning cerah, dan perbukitan Hokkaido berubah menjadi karpet lavender ungu yang semerbak harum. Kamu bahkan bisa merasakan budaya Edo tradisional dengan berjalan-jalan di pasar bunga morning glory di Tokyo. Temukan beberapa tempat terbaik untuk menikmati bunga-bunga musim panas di bawah ini!
- 6 Pasar Bunga Musim Panas Populer di Tokyo: Pasar Morning Glory dan Pasar Lampion Jepang
- 9 Ladang Bunga Impian di Hokkaido yang Bermekaran di Musim Panas (Terbaik antara Juni dan Agustus)
- 5 Spot Menakjubkan untuk Menikmati Gunung Fuji dan Bunga di Musim Semi dan Musim Panas
- Nikmati Indahnya Taman Hydrangea di 5 Lokasi Dekat Tokyo (+Waktu Terbaik Berkunjung)
- 10 Ladang Bunga Matahari Terindah di Jepang: Kapan dan Di Mana Menikmati Mekarnya Kansai yang Memukau
- 4 Ladang Bunga Matahari Terbaik Dekat Tokyo: Pemandangan Spektakuler di Tokyo, Kanagawa, dan Chiba
- Ladang Lavender Hokkaido: 6 Tempat Terbaik di Furano untuk Menikmati Padang Ungu Jepang yang Memesona
- Saksikan Pemandangan Musim Panas Hokkaido yang Bak Mimpi dalam Tur Bunga Hokkaido
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Tur dan Aktivitas Populer
Recommended places for you
-
Aquamarine Fukushima
Zoos, Aquariums & Botanical Gardens
Fukushima, Koriyama And Iwaki
-
To-ji Temple
Temples
Kyoto Station, To-ji Temple
-
Goods
Yoshida Gennojo-Roho Kyoto Buddhist Altars
Gift Shops
Nijo Castle, Kyoto Imperial Palace
-
Jukuseiniku-to Namamottsuarera Nikubaru Italian Nikutaria Sannomiya
Izakaya
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
ISHIDAYA Hanare
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Appealing
Rukku and Uohei
Izakaya
Sapporo / Chitose
-
Panduan Tiket Harian Tokyo: Perbandingan 20 Pass JR, Metro, dan Kereta Api Swasta
-
Onsen (Pemandian Air Panas) dan Sento (Pemandian Umum)
-
Rute standar wisata Atami
-
Ad
Menuju ke tempat “Where Adventure and Imagination Set Sail” bersama putra-putri Anda! Nikmati serunya Tokyo DisneySea bersama keluarga.
-
[MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang
-
Ad
Musim Semi di Taito, Hub Super Populer Sekaligus Rumah Bagi Ueno, Asakusa, dan lain-lain Menyingkirlah ke tempat-tempat tersembunyi dan pilihlah rencana perjalanan untuk satu hari yang sempurna!
-
Lokasi Untuk Menikmati 'Ajisai' (Hydrangea) dan 'Hanashobu' (Bunga Iris Jepang), Bunga-Bunga pada Bulan Juni
-
Budaya dan Cara Menggunakan Kolam Pemandian di Jepang
-
Panduan Acara Kansai Bulan Juni: Festival Seru, Kuliner, dan Hal Menarik di Kyoto & Osaka
-
Ingin Melihat Bunga Musim Panas di Tokyo? Kunjungi Pasar Bunga Morning Glory dan Pasar Bunga Lampion Khas Musim Panas Berikut Ini!
-
Tokyo, Tsukiji | Informasi dan Peta Wisata Sekitar Stasiun Tsukiji
-
Menikmati Tokyo di Musim Panas (Juni/Juli/Agustus): Cuaca, Pilihan Pakaian untuk Dewasa & Anak, dan Tempat Wisata Terbaik












