HOME [MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang
[MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang

[MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang

Date published: 13 Februari 2020

Pada saat memasuki musim dingin, ada hidangan tertentu yang ditunggu untuk dinikmati setiap tahun oleh orang di Jepang yaitu: Nabe. Di Jepang, “nabe-ryori”, atau “nabe-mono", adalah istilah untuk masakan “hot pot”. Biasanya disingkat sebagai 'nabe,' yang mana adalah sebutan pot/panci itu sendiri. Dikemas dengan bahan-bahan seperti daging, sayuran, makanan laut dan tahu ini adalah makanan yang hangat dan sehat yang akan mengisi perut Anda dan menjaga Anda tetap hangat.

Aneka Macam Nabe-Ryori

Aneka Macam Nabe-Ryori

Ada banyak jenis hidangan “hot pot” di Jepang. Anda dapat menemukan sejumlah variasi pada hidangan musim dingin ini, mulai dengan bahan-bahan seperti ikan, kerang, daging, jamur, sayuran hijau, shirataki (mie agar-agar yang terbuat dari “konnyaku”), hingga lebih dari itu, tergantung pada jenis, daerah, atau selera pribadi. Sebelum makan, bahan-bahan yang dimasak dapat dicelupkan ke dalam “ponzu”, saus lemon encer dicampur dengan cuka dan mirin (anggur beras yang digunakan untuk memasak). Setelah semua bahan tambahan telah habis dikonsumsi, biasanya beras akan ditambahkan ke dalam kaldu yang tersisa untuk membuat semacam bubur lezat yang disebut “zosui". Kadang-kadang sup dimakan dengan mie sebagai porsi sajian akhir dari nabe.

Nabe sering dianggap sebagai jenis makanan khas rumahan yang dinikmati oleh keluarga dan teman-teman pada saat berkumpul. Namun, bahkan jika Anda hanya mengunjungi Jepang, Anda masih bisa mencicipi makananhot pot” tradisional ini dengan mengunjungi restoran yang khusus menyajikan nabe.

Nabe Khusus Daerah

Nabe Khusus Daerah

Seperti banyak makanan lain di Jepang, setiap daerah memiliki ide sendiri tentang bagaimana membuat nabe yang lezat. Ada begitu banyak variasi “hot pot” yang sulit untuk dipilih dalam perjalanan yang singkat. Misalnya, nabe khusus Hiroshima disebut “dote-nabe", yang disajikan dengan tiram dan miso yang disisipkan ke dalam pot seolah tepian sungai (disebut “dote” dalam bahasa Jepang). Makanan yang populer di Hokkaido adalah “Ishikari-nabe”, dibuat dengan hasil produksi spesialisasi daerah, seperti salmon, kentang, dan jagung. Versi “hot pot” dari Akita menonjolkan salah satu khas masakan daerah mereka, yaitu “kiritanpo” (tusuk sate panggang beras yang telah ditumbuk dan dihaluskan), dengan ayam, akar “burdock”, jamur maitake, bawang hijau, dan peterseli Jepang. Ini dikenal dengan sebutan “kiritanpo-nabe”.

Mizutaki

Mizutaki

Mizutaki adalah jenis nabe populer yang berasal dari Profinsi Fukuoka di Kyushu. Ciri khas dari “hot pot” ini menggunakan banyak ayam. Kubis, jamur, tahu, dan ponzu melengkapi berbagai jenis daging ayam. Untuk memaksimalkan kenikmatan makan Anda, disarankan untuk memasak dan makan mizutaki dengan mengikuti proses tertentu. Tahap pertama dari pengalaman mizutaki adalah menikmati kaldu nya saja, kemudian diikuti dengan memakan sisa bahan secara bertahap sambil dimasak.

Yose-Nabe

Yose-Nabe

Yose-nabe adalah istilah untuk segala jenis nabe yang tidak masuk ke dalam kategori tertentu. Sebuah “yose-nabe” sederhana yang khas terbuat dari makanan laut dan sayuran, dengan kecap asin atau sup berbasis miso. Bagi kebanyakan orang, konsep “yose-nabe” sangat didasarkan pada wilayah mereka dibesarkan. Namun, tidak perlu membatasi diri sendiri; keindahan “yose-nabe” adalah bahwa Anda dapat menjadikannya sebagai sebuah sajian yang sederhana, atau se-kreatif apapun yang Anda inginkan. Kemungkinannya tak terbatas.

Chanko-Nabe

Chanko-Nabe

Anda mungkin berpikir bahwa “Chanko nabe" itu adalah “rebusan sumo"! Hal ini karena “chanko" adalah makanan khas yang dimakan oleh pegulat sumo. Seperti “Yose-nabe”, jenis “hot pot” ini tidak memiliki resep tertentu, tetapi Anda akan menemukan banyak protein yang dikemas di dalamnya, seperti ayam, ikan, tahu, dan daging sapi. Namun, selama waktu turnamen, merupakan sebuah kebiasaan pegulat sumo untuk membatasi daging pada “chanko" mereka menjadi ayam saja. Alasan untuk ini adalah karena pegulat idealnya berdiri tegap pada dua kaki nya selama pertandingan, seperti hal nya ayam, dan tidak merangkak, seperti kebanyakan hewan lain. Kebiasaan ini secara bertahap berubah seiring berjalannya waktu, sehingga nabe chanko modern menggunakan daging sapi dan babi.

Sukiyaki

Sukiyaki

Sukiyaki adalah nabe yang sangat populer yang dibuat dengan mendidihkan irisan daging tipis (biasanya daging sapi), tahu, dan sayuran dalam pot yang dangkal yang berisi campuran kecap asin, saus mirin dan gula. Tepat sebelum makan, bahan-bahannya terlebih dahulu dicelupkan ke dalam mangkuk berisi telur mentah yang segar.

Nabe-Bugyo: Master Hot Pot

Nabe-Bugyo: Master Hot Pot

Orang yang bertanggung jawab untuk memutuskan kapan memasukan bahan ke dalam panci dan memeriksa ketepatan panasnya disebut “nabe-bugyo”. Ini adalah pekerjaan yang penting, tetapi juga bisa sangat menyenangkan! Jika Anda makan “hot pot” di Jepang, Anda mungkin bisa juga menjadi salah satunya.

*This information is from the time of this article's publication.
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.

Bagikan artikel ini.

 
Cari