Musim Gugur di Jepang memang terkenal dengan warna-warni dedaunannya yang memukau, tetapi musim ini juga menghadirkan salah satu pameran bunga paling berwarna di kawasan Kanto. Mulai dari bunga amarilis merah tua dan hamparan ladang cosmos, hingga mawar musim gugur yang harum, taman-taman di sekitar Tokyo menawarkan banyak alasan untuk melihat lebih dari sekadar daun yang berganti warna.
Panduan ini mengulas 12 tempat terbaik untuk menikmati bunga musim gugur di Tokyo dan kawasan Kanto sekitarnya. Salah satu yang paling menonjol adalah Taman Pantai Hitachi di Ibaraki, tempat bukit-bukit kochia merah menyala berpadu dengan hamparan cosmos, ditambah lagi dengan taman, tepian sungai, dan area rekreasi lain yang cocok untuk perjalanan singkat dari kota.
Catatan: Waktu terbaik untuk melihat bunga bisa berbeda setiap tahunnya.
(Halaman ini mungkin berisi promosi)
- Table of Contents
-
- 1. Taman Hibiya: Mawar dan Cosmos Musim Gugur yang Menghiasi Oasis di Tengah Distrik Bisnis
- 2. Taman Nasional Shinjuku Gyoen: Lautan 500 Mawar dari Sekitar 110 Spesies
- 3. Taman Kinuta: Lebih dari 200 Mawar, dari Warna Pastel hingga Cerah
- 4. Taman Kyu-Furukawa: Pemandangan Bak Negeri Dongeng
- 5. Taman Botani Jindai: Salah Satu Tempat Melihat Bunga Favorit di Tokyo
- 6. Taman Pantai Hitachi: Pertunjukan Keindahan Kochia dan Cosmos
- 7. Taman Hama-rikyu: Nikmati Suasana Musim Gugur Perkotaan Tempat Gedung Pencakar Langit dan Cosmos Berpadu
- 9. Nasu Flower World: Nikmati Ladang Bunga Musim Gugur dengan Pemandangan Pegunungan Nasu
- 10. Taman Bunga Ashikaga: Nikmati Musim Gugur yang Terjalin dengan Bunga dan Cahaya
- 11. Taman Kinchakuda Manjushage: Nikmati Pemandangan Bunga Amarilis yang Menakjubkan
- 12. Taman Ruang Hijau Murakami, Kota Yachiyo: Pemandangan Bunga Amarilis yang Indah
1. Taman Hibiya: Mawar dan Cosmos Musim Gugur yang Menghiasi Oasis di Tengah Distrik Bisnis

Taman Hibiya yang luas ini dibuka pada tahun 1903 sebagai taman bergaya Barat modern pertama di Jepang. Terletak berbatasan dengan Ginza dan Kasumigaseki, taman ini telah menjadi oasis untuk bersantai di tengah hiruk-pikuk distrik bisnis.
Petak bunga pertama dan kedua dikhususkan untuk mawar dan menjadi pemandangan yang sangat indah, terutama di musim gugur. Sekitar 500 jenis mawar berbeda ditanam di seluruh taman, termasuk mawar penghormatan "Dancing Girl of Izu" yang berkilau kuning cerah, serta mawar "Mister Lincoln" yang merah menyala. Mawar merah muda, oranye, dan warna-warna cerah lainnya menghiasi seluruh taman.

Bunga cosmos juga bisa ditemukan di Petak Bunga Pertama, memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati perpaduan menawan antara cosmos dan mawar musim gugur.
- Waktu Terbaik Melihat Mawar Musim Gugur: Oktober–November
- Waktu Terbaik Melihat Cosmos: Pertengahan Oktober–Awal November
- Biaya Masuk: Gratis (Beberapa fasilitas dikenakan biaya)
- Jam Operasional: Buka Setiap Hari
- Situs Web Resmi
2. Taman Nasional Shinjuku Gyoen: Lautan 500 Mawar dari Sekitar 110 Spesies

Taman Nasional Shinjuku Gyoen, dibuka pada 1906, mencakup area seluas sekitar 583.000 meter persegi dan terbagi menjadi tiga zona: Taman Prancis, Taman Inggris, dan Taman Jepang yang memiliki kolam untuk berjalan-jalan mengelilinginya.
Untuk menikmati bunga musim gugur yang benar-benar memukau, Taman Prancis adalah tempat yang wajib dikunjungi. Sekitar 500 pohon mawar dari 100 spesies mekar di seluruh area ini, menciptakan lautan mawar yang begitu memesona. Di antaranya terdapat varietas populer seperti Double Delight dan Freesia.

Mawar musim gugur yang megah mekar di taman formal ini. Sekitar 500 semak mawar dari kurang lebih 110 varietas bersaing dalam keindahan, menciptakan tampilan yang sungguh menakjubkan. Varietas populer di antaranya Double Delight dan Freesia.

Bunga amarilis merah bisa ditemukan di dekat semak-semak sekitar Kolam Tamamo, di taman Jepang, di semak-semak dekat kantor pengelola, dan di Hutan Ibu dan Anak.
(*Minuman beralkohol dan peralatan bermain (seperti bola atau mainan) dilarang di dalam taman.)
- Mawar Musim Gugur: Oktober–November
- Bunga Amarilis Merah: Pertengahan September–Akhir September
- Biaya Masuk: Dewasa 500 yen, Usia 65 Tahun ke Atas 250 yen, Pelajar (SMA ke atas) 250 yen, Anak-anak (SMP ke bawah) Gratis
- Jam Operasional:
1 Oktober–14 Maret: 09.00–16.00 (Pintu ditutup pukul 16.30)
15 Maret–30 Juni, 21 Agustus–30 September: 09.00–17.30 (Pintu ditutup pukul 18.00)
1 Juli–20 Agustus: 09.00–18.30 (Pintu ditutup pukul 19.00) - Tutup: Setiap hari Senin (atau hari kerja berikutnya jika Senin jatuh pada hari libur), Libur Tahun Baru (29 Desember–3 Januari)
- Situs Web Resmi
3. Taman Kinuta: Lebih dari 200 Mawar, dari Warna Pastel hingga Cerah

Taman Kinuta di Setagaya membentang seluas sekitar 400.000 meter persegi dan memiliki hamparan rumput luas, suaka burung, museum seni, serta berbagai fasilitas lainnya. Di sisi timur plaza atletik, terdapat juga taman mawar yang indah, rumah bagi sekitar 290 mawar dari 27 spesies berbeda, seperti Princess Aiko yang mekar dalam warna merah muda cantik atau Blue Bayou yang menenangkan.
Pertengahan Oktober adalah waktu terbaik untuk berkunjung karena bunga-bunga sedang mekar sempurna, dan sekitar waktu itu, tur pemandu mawar juga ditawarkan pada hari Sabtu dan Minggu. Kenapa tidak sekalian belajar lebih banyak tentang mawar indah di taman ini sambil menikmati pemandangan yang memukau? Taman mawar ini biasanya tidak dibuka untuk umum, jadi ini benar-benar kesempatan langka dan istimewa.

Dari musim panas hingga musim gugur, cosmos keemasan mekar dengan spektakuler di dekat jendela pengamatan suaka burung di sisi barat taman, memukau pengunjung dengan warnanya yang cerah.
- Waktu terbaik melihat mawar musim gugur: Pertengahan Oktober hingga Pertengahan November
- Waktu terbaik melihat cosmos kuning: Agustus hingga September
- Biaya Masuk: Gratis (Beberapa fasilitas dikenakan biaya)
- Jam Operasional: Buka Setiap Hari
- Situs Web Resmi
4. Taman Kyu-Furukawa: Pemandangan Bak Negeri Dongeng

Bangunan bergaya Barat yang seolah muncul langsung dari negeri dongeng berdiri di atas bukit kecil di Dataran Tinggi Musashino - inilah pemandangan indah Taman Kyu-Furukawa. Dahulu, tempat yang menawan ini pernah menjadi kediaman Mutsu Munemitsu, seorang Menteri Luar Negeri pada era Meiji. Taman bergaya Barat menghiasi lereng bukit, sementara taman Jepang yang indah membentang di dataran rendahnya.
Di sekitar bangunan utama, berbagai jenis mawar bermekaran, seperti First Love, Princess Michiko, dan Inca - sebanyak 199 mawar dari seratus spesies berbeda.
Setiap tahun pada pertengahan Oktober, berbagai acara digelar, seperti "Festival Mawar Musim Gugur" atau "Konser Mawar Musim Gugur."

Menjelang November, pohon maple di taman Jepang ini berubah menjadi warna-warni musim gugur yang menyala, menyelimuti seluruh area dengan palet warna musiman yang kaya. Di sini, pengunjung dapat merasakan suasana musim gugur yang benar-benar unik, tempat keanggunan tradisi Jepang bertemu dengan kemegahan gaya Barat.
- Waktu terbaik melihat mawar musim gugur: Pertengahan Oktober hingga akhir November
- Waktu terbaik melihat daun musim gugur: Pertengahan November hingga awal Desember
- Biaya Masuk: Dewasa 150 yen, Usia 65 tahun ke atas 70 yen (Gratis untuk pelajar SD ke bawah, dan pelajar SMP yang tinggal atau bersekolah di Tokyo)
- *Bangunan bergaya Barat dikenakan biaya masuk terpisah.
- Situs Web Resmi
5. Taman Botani Jindai: Salah Satu Tempat Melihat Bunga Favorit di Tokyo

Awalnya, Taman Botani Jindai adalah tempat pembibitan pohon yang akan ditanam di sepanjang jalan-jalan di Tokyo, tetapi pada 1961, taman ini dibuka kembali sebagai satu-satunya taman botani di kawasan metropolitan. Tempat ini sebenarnya merupakan salah satu taman mawar paling terkenal dan populer di Kanto, bahkan pernah meraih WFRS Award of Garden Excellence pada 2009.
Di dalam taman berbentuk sunken garden yang simetris ini, Anda akan menemukan total 5.000 mawar dari sekitar 300 spesies berbeda, membuat taman ini bersinar dengan berbagai variasi warna, dari yang cerah hingga yang lembut. Periode terbaik untuk melihat bunga mekar sempurna adalah pertengahan Oktober, dan pada saat itu, seluruh taman akan diterangi dengan indah serta berbagai acara dan tur berpemandu digelar sepanjang bulan Oktober.

Taman dahlia tak kalah memukau, menampilkan beragam bunga menakjubkan, mulai dari bunga besar yang dramatis hingga kuncup kecil yang lembut.

Pengunjung juga dapat menikmati keindahan musiman bunga krisan, yang disajikan dalam gaya tradisional Jepang seperti kengai (bergaya air terjun) dan rangkaian bonsai—bukti keahlian para pengrajin taman.
Selama masa puncak mekar, taman ini menarik banyak pecinta fotografi dan penggemar bunga. Taman Botani Jindai menawarkan lingkungan alami yang kaya, tempat pengunjung dapat benar-benar menikmati keindahan musim gugur.
- Waktu terbaik melihat mawar musim gugur: Oktober–November
- Waktu terbaik melihat dahlia: Akhir September–Oktober
- Waktu terbaik melihat krisan: Akhir Oktober–Awal November
- Biaya Masuk:
Dewasa: 500 yen
65 Tahun ke Atas: 250 yen
Pelajar SMP: 200 yen (Gratis untuk pelajar SMP yang bersekolah atau tinggal di Tokyo)
Pelajar SD ke Bawah: Gratis - Jam Operasional: 09.30–17.00 (Masuk hingga pukul 16.00)
- Tutup: Hari Senin (atau hari berikutnya jika hari libur jatuh pada hari Senin), Libur Tahun Baru (29/12–1/1)
- Situs Web Resmi
6. Taman Pantai Hitachi: Pertunjukan Keindahan Kochia dan Cosmos

Taman Pantai Hitachi yang luas di Prefektur Ibaraki, sekitar dua jam perjalanan dari Tokyo menggunakan transportasi umum, membentang seluas sekitar 200 hektare, dipenuhi jutaan bunga berbagai jenis. Setiap musim, taman ini berganti warna dengan bunga-bunga musiman seperti tulip, daffodil, dan nemophila.
Dari semua musim, musim gugur mungkin yang paling indah, saat sekitar dua juta bunga cosmos mekar sempurna. Selain karpet berwarna-warni ini, daya tarik lain dari taman ini adalah kochia merah menyala yang menutupi seluruh area yang disebut Bukit Miharashi, dengan sekitar 32.000 tanaman.
Di musim panas, kochia berwarna hijau subur dan secara bertahap mulai berubah warna sejak akhir September hingga seluruh bukit terselimuti warna merah pekat yang memukau pada pertengahan Oktober.
Di "Area Taman Hiburan", pengunjung juga dapat menikmati berbagai wahana, seperti bianglala raksasa hingga roller coaster.

Ladang cosmos terbentang di kaki Bukit Miharashi dan Taman Bunga Padang Rumput yang luas, dengan 2–3 juta kuncup bunga menciptakan salah satu pemandangan musim gugur paling ikonik di Jepang. Cosmos merah, putih, dan merah muda membentuk kontras yang memukau dengan kochia yang menyala, diperkaya dengan keberagaman spesies dan warna-warni yang ditanam.
- Waktu terbaik melihat daun kochia: Awal hingga akhir Oktober
- Waktu terbaik melihat cosmos: Awal hingga akhir Oktober
- Biaya Masuk: Dewasa (pelajar SMA ke atas) 450 yen, Lansia (65 tahun ke atas) 210 yen; perlu diketahui bahwa tarif musim puncak mungkin berlaku pada periode ini: Dewasa 800 yen, Lansia 560 yen
- Jam Operasional:
1 Maret–18 Juli: 09.30–17.00
19 Juli–31 Agustus: 09.30–18.00
1 September–31 Oktober: 09.30–17.00
1 November–akhir Februari: 09.30–16.30 - Tutup:
Setiap hari Selasa (atau hari kerja berikutnya jika Selasa jatuh pada hari libur nasional)
31 Desember, 1 Januari
Mulai sehari sebelum Selasa pertama bulan Februari hingga Jumat berikutnya - Situs Web Resmi
7. Taman Hama-rikyu: Nikmati Suasana Musim Gugur Perkotaan Tempat Gedung Pencakar Langit dan Cosmos Berpadu

Di musim gugur, Taman Hama-rikyu menawarkan pemandangan perkotaan yang unik: cosmos yang lembut bergoyang tertiup angin dengan latar gedung pencakar langit yang menjulang tinggi. Di ladang bunganya yang luas, cosmos kuning, putih, dan merah muda menciptakan permadani musim gugur yang berwarna-warni, sementara di belakangnya, gedung-gedung modern yang elegan menjulang ke langit. Kontras yang mencolok antara taman bersejarah dan lanskap kota kontemporer ini menghasilkan keindahan yang hanya bisa ditemukan di sini.
Meski berada di jantung kota, taman ini memungkinkan pengunjung merasakan pergantian musim. Waktu seakan berjalan lebih lambat saat Anda berjalan-jalan di sekitar taman, membawa rasa damai dan tenang. Memadukan tradisi era Edo dengan lanskap perkotaan modern, Hama-rikyu di musim gugur menawarkan pesona yang benar-benar khas.
- Waktu terbaik melihat cosmos: Pertengahan September hingga Pertengahan Oktober
- Biaya Masuk: Dewasa 300 yen, Usia 65 tahun ke atas 150 yen, Pelajar SD ke bawah Gratis, Pelajar SMP yang tinggal atau bersekolah di Tokyo Gratis
- Situs Web Resmi
8. Taman Showa Kinen: Nikmati Bukit Cosmos yang Luas dan Jalan Ginkgo Keemasan Sekaligus

Di musim gugur, Taman Showa Kinen dipenuhi warna-warni musim yang menakjubkan. Daya tarik utamanya adalah bukit luas yang diselimuti bunga cosmos serta jalan pohon ginkgo keemasan. Di "Bukit Bunga", sekitar 4 juta cosmos mekar dalam warna merah muda, putih, dan oranye yang cerah, bergoyang lembut tertiup angin musim gugur, menciptakan pemandangan bak lukisan.

Sementara itu, "Jalan Ginkgo Katara-i" (98 pohon, 300 meter) dan "Deretan Ginkgo Kanal Gerbang Tachikawa" (106 pohon, 200 meter) berubah menjadi terowongan keemasan yang berkilau di musim gugur, dengan karpet lembut daun kuning di bawah kaki. Pesona unik taman ini terletak pada kemampuannya menghadirkan dua wajah musim gugur yang berbeda—cosmos yang berwarna-warni dan ginkgo yang bersinar—dalam waktu bersamaan.
- Waktu terbaik melihat cosmos: Awal September hingga Awal November
- Waktu terbaik melihat daun ginkgo: Akhir Oktober hingga Akhir November
- Biaya Masuk: Dewasa (pelajar SMA ke atas) 450 yen, Lansia (65 tahun ke atas) 210 yen, Anak-anak (pelajar SMP ke bawah) Gratis
- Jam Operasional:
Fasilitas taman (area berbayar dan gratis) tidak termasuk Zona Budaya Hijau
Maret: 09.30–17.00
April–September: 09.30–17.00 (Tutup pukul 18.00 pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur dari April hingga September)
Oktober: 09.30–17.00
November–Februari: 09.30–16.30
Tutup pukul 18.00 pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur dari April hingga September
Zona Budaya Hijau
Maret: 08.30–17.00 (Tutup pukul 17.30 dari Ekuinoks Musim Semi hingga akhir Maret)
April–September: 08.30–18.00
Oktober: 08.30–17.00
November–Februari: 08.30–16.30 - Tutup: Libur Tahun Baru (31 Desember dan 1 Januari), hari Senin hingga Jumat minggu ketiga bulan Januari
- Situs Web Resmi
9. Nasu Flower World: Nikmati Ladang Bunga Musim Gugur dengan Pemandangan Pegunungan Nasu

Nasu Flower World adalah surga bunga yang terletak di tengah panorama luas Dataran Tinggi Nasu, tempat cosmos, salvia, dan dahlia bermekaran di musim gugur. Berada di ketinggian sekitar 600 meter, taman ini memiliki udara yang sejuk dan jernih, dengan ladang bunga luas yang terbentang dalam warna-warni cerah, dengan Pegunungan Nasu yang megah sebagai latar belakang.

Cosmos bergoyang dalam warna merah muda, putih, dan kuning, keindahannya semakin ditonjolkan oleh kontras memukau dengan salvia merah dan ungu. Di sini, pengunjung benar-benar dapat merasakan pergantian musim. Lereng lembut taman ini menghadirkan sudut pandang baru di setiap langkah, menambah pesonanya. Area yang luas ini jarang terasa ramai, sehingga ideal untuk fotografi. Di lokasi yang tenang ini, jauh dari hiruk-pikuk kota, Anda bisa meluangkan waktu untuk menikmati bunga musim gugur sekaligus pemandangan dataran tinggi yang indah.
- Waktu terbaik melihat cosmos: Oktober
- Waktu terbaik melihat salvia: Agustus–September
- Biaya Masuk: 500–1.000 yen untuk dewasa, 300 yen untuk pelajar SMP dan SMA, 200 yen untuk pelajar SD
- Buka: Akhir April–Akhir Oktober (hingga embun beku) *Dapat berubah tergantung kondisi pembungaan
- Jam Operasional: 09.00–17.00
- Tutup: Buka setiap hari selama musim operasional
- Situs Web Resmi
-
Nasu Flower World那須フラワーワールド
-
Address
5341-1, Nasudoshita, Toyoharahei, Nasu, Distrik Nasu, Tochigi 329-3225, Jepang
View Map
-
Address
5341-1, Nasudoshita, Toyoharahei, Nasu, Distrik Nasu, Tochigi 329-3225, Jepang
10. Taman Bunga Ashikaga: Nikmati Musim Gugur yang Terjalin dengan Bunga dan Cahaya

Taman Bunga Ashikaga adalah destinasi populer untuk menikmati bunga musiman sepanjang tahun, dan di musim gugur, mawar, salvia ungu (amethyst sage), dan cosmos memenuhi area ini dengan warna yang cerah. Mawar musim gugur, khususnya, terkenal dengan warnanya yang pekat dan aromanya yang harum, dengan corak merah tua dan oranye yang menghadirkan kehangatan pada pemandangan taman.

Kuncup bunga ungu salvia yang bergoyang lembut menambah sentuhan elegan dan tenang pada lanskap musim gugur. Pengunjung dapat mengagumi bunga-bunga di siang hari, dan menjelang malam, taman ini berubah menjadi salah satu dari tiga acara pencahayaan terbesar di Jepang. Jutaan lampu menerangi petak bunga dan taman, menciptakan suasana bak mimpi yang sama sekali berbeda dari pemandangan siang hari. Kesempatan langka untuk menikmati bunga dan cahaya yang memukau dalam satu hari ini menjadikan Taman Bunga Ashikaga tempat yang ideal untuk kencan atau wisata di musim gugur.
- Waktu terbaik melihat mawar musim gugur: Awal Oktober hingga Pertengahan November
- Waktu terbaik melihat salvia ungu: Awal Oktober hingga Pertengahan November
- Waktu terbaik melihat cosmos: Awal Oktober hingga Akhir November
- Periode Acara Pencahayaan: Pertengahan Oktober hingga Pertengahan Februari
- Biaya Masuk:
1 Januari–31 Maret: Dewasa 500-900 yen / Anak-anak 300-500 yen
1 April–31 Mei: Dewasa 900-2.300 yen / Anak-anak 500-1.200 yen
1 Juni–30 Juni: Dewasa 800-1.300 yen / Anak-anak 400-700 yen
1 Juli–30 Desember (Siang Hari): Dewasa 400-800 yen / Anak-anak 200-400 yen
18 Oktober–16 Februari (Malam Hari): Dewasa 1.400 yen / Anak-anak 700 yen - Jam Operasional: 10.00–17.00 (berbeda tergantung musim)
- Tutup: Hari Rabu dan Kamis minggu ketiga bulan Februari serta 31 Desember
- Situs Web Resmi
-
Ashikaga Flower Parkあしかがフラワーパーク
-
Address
607 Hasamacho, Ashikaga, Tochigi 329-4216, Jepang
View Map
-
Address
607 Hasamacho, Ashikaga, Tochigi 329-4216, Jepang
11. Taman Kinchakuda Manjushage: Nikmati Pemandangan Bunga Amarilis yang Menakjubkan

Masuki dunia keajaiban alam di Taman Kinchakuda Manjushage, tempat dari 21 September hingga 6 Oktober 2026, pertunjukan bunga amarilis yang memesona akan terbentang. Warna merah tua yang menyala dari bunga-bunga ini menciptakan pemandangan yang luar biasa indah, menangkap esensi keindahan musim gugur. Saat Anda berjalan menyusuri jalan setapak berkelok di taman ini, Anda akan tenggelam dalam lautan 5 juta kelopak bunga yang lembut, terbentang sejauh mata memandang.
Selama Festival Kinchakuda Manjushage, Anda juga bisa menikmati kuliner lokal dan produk khas daerah yang dijual di kios-kios, menambah cita rasa budaya Saitama pada pemandangan bunga yang tak terlupakan ini.
-
Taman Kinchakuda Manjushage巾着田曼珠沙華公園
-
Address
125-2 Komahongo, Hidaka, Saitama 350-1251, Jepang
View Map -
Nearest Station
Sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Koma (Jalur Seibu-Chichibu)
・Jam Operasional: Buka setiap hari 09.00–16.30
・Biaya Masuk: 500 yen -
Address
125-2 Komahongo, Hidaka, Saitama 350-1251, Jepang
12. Taman Ruang Hijau Murakami, Kota Yachiyo: Pemandangan Bunga Amarilis yang Indah

Taman Ruang Hijau Murakami di Kota Yachiyo, Chiba, adalah tempat pelarian favorit warga lokal yang dikelilingi alam, dan di musim gugur taman ini terkenal khususnya karena bunga amarilis merahnya (manjushage). Berkat kerja keras para sukarelawan lokal, sekitar 250.000 umbi kini menutupi lereng tengah taman, mengubahnya menjadi karpet merah tua yang sungguh memukau. Untuk merayakan mekarnya bunga ini, Festival Bunga Amarilis Merah Yachiyo digelar dari 19 hingga 27 September 2026. Pengunjung dapat berjalan-jalan menyusuri ladang bak mimpi ini, yang masih agak jarang diketahui dibandingkan area lain di sekitar Tokyo. Food truck juga akan tersedia selama periode festival.
-
Taman Ruang Hijau Murakami村上緑地公園
-
Address
901-2 Murakami, Kota Yachiyo, Chiba 276-0028, Jepang
View Map -
Nearest Station
Dari Stasiun Katsutadai (Jalur Toyo Rapid Railway/Keisei), naik bus tujuan Murakami Danchi dan turun di halte Murakami Danchi Daiichi.
Alternatifnya, sekitar 18 menit berjalan kaki dari Stasiun Murakami di Jalur Toyo Rapid Railway.
-
Address
901-2 Murakami, Kota Yachiyo, Chiba 276-0028, Jepang
*Waktu terbaik untuk melihat daun musim gugur dapat berubah tergantung kondisi cuaca dan iklim.
- Area
- Kategori
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Tur dan Aktivitas Populer
-
[MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang
-
Menjelajahi Shirakawa-go, Desa Jepang Ajaib yang Seperti Keluar dari Buku Dongeng (+Jadwal Iluminasi Musim Dingin 2027)
-
Ryokan - Hotel Tradisional Jepang
-
Menggunakan Kartu ATM dan Kartu Kredit Internasional di Jepang
-
Rute standar wisata Atami
-
Musim Gugur di Jepang 2026: Prakiraan Dedaunan & Tempat Terbaik Menikmati Warna-warni Daun (+Info Tur)
-
Family-Friendly Hotels with Free Shuttle to Disneyland: Convenient Access for a Magical Stay
-
Top Ranked Hakone Hotels with Mt. Fuji View: Enjoy Stunning Scenery from Your Private Space
-
Convenient Tokyo Hotels with Airport Shuttle: Ideal for Families and Heavy Luggage
-
9 Family-Friendly Hotels with Comfortable Family Rooms in Asakusa
-
10 Open-air bath Onsen Ryokans in Hakone for Ultimate Relaxation
-
Acara Seru di Kanto Bulan September: Festival, Kuliner, dan Ragam Kegiatan Seru
-
Halloween di Jepang 2026: Event Terbaik, Cosplay, Taman Hiburan & Keseruan Seram
by: Guest Contributor
-
Delapan Kebiasaan di Jepang yang Menarik untuk Diketahui
-
Mengunjungi Tokyo di Musim Gugur: Panduan Perjalanan, Pakaian & Cuaca untuk September-November (+Rekomendasi Dedaunan Musim Gugur)
-
Kupas Tuntas Pasar Luar di Tsukiji
-
Apa yang Harus Dibawa ke Jepang: 15 Perlengkapan Penting untuk Perjalanan Tanpa Stres




















