HOME Reruntuhan Kuil dan sekelilingnya yang Bersejarah
Reruntuhan Kuil dan sekelilingnya yang Bersejarah

Reruntuhan Kuil dan sekelilingnya yang Bersejarah

Date published: 22 Maret 2016
Last updated: 4 Agustus 2017

Atmosfer Jepang kuno sangat terasa di tempat-tempat yang dulunya terdapat kuil.

Apa itu Shajiseki dan Kyukeidai?

Apa itu Shajiseki dan Kyukeidai?

“Shaji” adalah kuil Shinto maupun Buddha. Sementara itu, “keidai” adalah lingkungan tempat kuil berada. Jadi “shajiseki” dan “kyukeidai” adalah bekas reruntuhan kuil dan lingkungan sekitar reruntuhan kuil tersebut berada.

Sebab Kehancuran Shaji: 1. Bencana karena Manusia

Sebab Kehancuran Shaji: 1. Bencana karena Manusia

Bencana yang ditimbulkan oleh manusia adalah salah satu alasan kuil mengalami kehancuran. Kebanyakan bencana oleh manusia ini adalah kebakaran. Misalnya, “Kuil Youfukuji” yang ada Kota Kamakura, Prefektur Kanagawa. Kini kuil tersebut hanya berupa padang yang penuh rumput zebra.

Sebab Kehancuran Shaji: 2. Kebijakan Pemerintah

Sebab Kehancuran Shaji: 2. Kebijakan Pemerintah

Pemerintahan Jepang di era modernisasi mengadakan kebijakan “Haibutsu Kishaku”, yaitu menghancurkan kuil-kuil Buddha. Shinto dijadikan sebagai agama Negara Jepang, sedangkan agama Buddha yang berasal dari luar Jepang dimusnahkan. Aset-aset dan kedudukan sosial yang berhubungan dengan agama Buddha pun banyak yang dirampas.

Sebab Kehancuran Shaji: 3. Gerakan Pemberontakan

Sebab Kehancuran Shaji: 3. Gerakan Pemberontakan

Dahulu banyak terjadi pemberontakan untuk menjatuhkan penguasa daerah setempat yang membuat bangunan-bangunan juga ikut hancur. Pada Zaman Sengoku (sekitar tahun 1493-1573), terjadi pemberontakan “Ikko Ikki” oleh salah satu sekte agama Buddha. Pemberontakan tersebut diyakini menyebabkan kerusakan pada bangunan-bangunan kuil.

Makna Mengunjungi Shajiseki dan Kyukeidai

Makna Mengunjungi Shajiseki dan Kyukeidai

Padang rumput dan gedung-gedung perkantoran di Jepang yang Anda temui di masa sekarang, bisa jadi merupakan Shajiseki dan Kyukeidai. Dengan mengetahui latar belakang suatu lokasi, maka kita dapat mengapresiasi sejarah dan merasakan aliran waktu yang mengubah zaman.

*This information is from the time of this article's publication.
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.

Bagikan artikel ini.

Artikel Terbaru
Recommended articles for first-time visitors to Japan
Cari