Apa yang Harus Dibawa ke Jepang: 15 Perlengkapan Penting untuk Perjalanan Tanpa Stres
- Written by: Tim editorial LIVE JAPAN
Mempersiapkan tas untuk ke Jepang sedikit berbeda dibandingkan destinasi lainnya. Jepang sangat nyaman dan mudah dijelajahi, tetapi pengunjung pertama kali sering kali terkejut dengan hal-hal seperti minimnya tempat sampah umum, kebutuhan uang tunai dan koin, aturan obat yang ketat, serta seberapa banyak mereka akan berjalan kaki.
Untuk membantu Anda menghindari kesalahan umum, kami telah menyusun daftar perlengkapan Jepang terbaru untuk 2026, termasuk aplikasi penting, tips bagasi cerdas, panduan pakaian sesuai musim, dan barang-barang yang selalu direkomendasikan oleh wisatawan berpengalaman.
- Table of Contents
-
- 1. Sebelum Berangkat: Hal Penting yang Perlu Dipersiapkan Lebih Awal
- 2. Daftar Perlengkapan Digital: Konektivitas, Aplikasi, dan Transportasi
- 3. Uang, Kereta, dan Logistik Bagasi
- 4. Apa yang Harus Dipakai di Jepang: Tips Pakaian dan Perlengkapan
- 5. Perlengkapan Mandi, Obat, dan Elektronik
- 6. Barang Kecil yang Sering Dilupakan Wisatawan
- 7. Sisakan Ruang Ekstra di Koper Anda
- Penutup
1. Sebelum Berangkat: Hal Penting yang Perlu Dipersiapkan Lebih Awal

Persyaratan Paspor dan Visa
Sebelum berangkat, pastikan paspor Anda masih berlaku selama masa tinggal dan konfirmasi apakah Anda memerlukan visa untuk ke Jepang. Banyak wisatawan dapat masuk tanpa visa untuk kunjungan wisata jangka pendek, tetapi persyaratannya bervariasi tergantung kewarganegaraan. Informasi tambahan tersedia melalui tautan di bawah.
Sebaiknya simpan juga salinan digital paspor, asuransi perjalanan, reservasi hotel, dan detail penerbangan di ponsel Anda. Perlu diingat bahwa semua wisatawan wajib selalu membawa paspor.
Daftarkan Diri di Visit Japan Web Sebelum Berangkat
Salah satu cara termudah untuk memperlancar kedatangan Anda adalah dengan mendaftar di Visit Japan Web (https://www.vjw.digital.go.jp/) sebelum naik pesawat.
Layanan ini memungkinkan wisatawan membuat kode QR untuk imigrasi dan bea cukai terlebih dahulu, sehingga dapat mengurangi waktu antrean di bandara setelah mendarat.
Pastikan Anda mengambil tangkapan layar atau menyimpan kode QR secara offline, karena Wi-Fi bandara bisa padat atau lambat.
Peringatan Penting Tentang Obat-obatan
Jepang memiliki aturan yang sangat ketat terkait beberapa jenis obat resep dan obat bebas.
Beberapa obat yang umum digunakan di luar negeri, termasuk produk yang mengandung pseudoephedrine, codeine, stimulan, atau obat tertentu untuk ADHD maupun depresi, bisa dibatasi atau bahkan ilegal di Jepang. Beberapa inhaler dan obat pereda nyeri yang kuat juga mungkin memerlukan persetujuan terlebih dahulu.
Selain itu, segala bentuk ganja, termasuk minyak CBD yang mungkin mengandung THC, bahkan untuk penggunaan medis, adalah ilegal di Jepang.
Jika Anda rutin mengonsumsi obat resep, pastikan untuk memeriksa panduan dari Kementerian Kesehatan Jepang jauh sebelum perjalanan, dan sebisa mungkin bawa obat dalam kemasan aslinya.
Wisatawan yang membawa obat atau alat medis melebihi batas yang diizinkan di Jepang wajib mengajukan sertifikat impor “Yunyu Kakunin-sho” sebelum berangkat, lalu menunjukkannya kepada petugas bea cukai saat tiba di Jepang. Proses persetujuan dapat memakan waktu beberapa minggu, jadi sebaiknya ajukan jauh sebelum keberangkatan.
2. Daftar Perlengkapan Digital: Konektivitas, Aplikasi, dan Transportasi

eSIM vs. Pocket Wi-Fi
Akses internet yang andal sangat penting di Jepang, terutama untuk navigasi, jadwal kereta, pencarian restoran, dan aplikasi terjemahan.
Bagi sebagian besar wisatawan pada 2026, eSIM kini menjadi pilihan yang paling mudah dan praktis. Jika ponsel Anda mendukung eSIM, biasanya Anda bisa memasangnya sebelum berangkat dan langsung terhubung setelah mendarat di Jepang.
Dibandingkan Pocket Wi-Fi, eSIM umumnya lebih murah, lebih ringan, lebih mudah dikelola, dan tidak membutuhkan perangkat tambahan.
Pocket Wi-Fi masih berguna untuk keluarga atau kelompok yang berbagi beberapa perangkat, tetapi wisatawan solo sering kali merasa eSIM jauh lebih praktis.
Siapkan Suica atau PASMO Digital Sebelum Tiba
Salah satu trik perjalanan terbaik ke Jepang di 2026 adalah menyiapkan kartu IC digital sebelum berangkat.
Banyak wisatawan kini bisa menambahkan kartu Suica atau PASMO langsung ke Apple Wallet atau perangkat Android yang kompatibel. Kartu ini tidak hanya bisa digunakan untuk kereta dan subway, tetapi juga di minimarket, mesin penjual otomatis, loker, dan beberapa restoran.
Memilikinya sebelum tiba berarti Anda bisa melewati mesin tiket dan menghindari kekurangan kartu fisik di bandara dan stasiun.
Beberapa aplikasi bisa meningkatkan pengalaman perjalanan Anda di Jepang secara signifikan.
- Google Maps: Sangat penting untuk rute kereta, pintu keluar, dan transfer
- Aplikasi kartu IC / reservasi kereta (mis. Suica)
- Google Translate atau aplikasi terjemahan serupa: Sangat berguna terutama untuk terjemahan menu dan tanda berbasis kamera
- GO Taxi: Salah satu aplikasi pemesanan taksi paling populer di Jepang (https://go.goinc.jp/)
- Safety Tips (https://www.jnto.go.jp/safety-tips/) atau aplikasi peringatan gempa: Berguna saat keadaan darurat
- Aplikasi cuaca: Sangat berguna selama musim topan dan gelombang panas musim panas
3. Uang, Kereta, dan Logistik Bagasi

Jepang Semakin Cashless, Tapi Uang Tunai Tetap Penting
Jepang semakin ramah kartu kredit dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kota-kota besar. Kartu kredit dan pembayaran digital diterima secara luas di hotel, department store, minimarket, dan banyak restoran.
Namun, uang tunai tetap penting untuk restoran kecil, kuil, toko-toko lama, daerah pedesaan, dan beberapa warung makanan.
Banyak wisatawan berpengalaman menyarankan untuk membawa sekitar 20.000 hingga 50.000 yen tunai, lalu menarik lebih banyak jika diperlukan. Dalam beberapa kasus, nilai tukar dan biaya ATM di Jepang sebenarnya lebih baik dibandingkan menukar uang dalam jumlah besar sebelum berangkat.
Anda juga akan segera menyadari betapa banyaknya koin yang digunakan di Jepang. Dompet koin kecil ternyata sangat berguna hanya dalam satu atau dua hari membayar kereta, mesin penjual otomatis, dan camilan minimarket.
Wisatawan internasional umumnya bisa menarik uang tunai dari ATM di minimarket 7-Eleven dan kantor Japan Post Bank.
JR Pass Tidak Lagi Otomatis Menghemat Uang
Selama bertahun-tahun, Japan Rail Pass dianggap sebagai pembelian wajib bagi hampir setiap wisatawan. Namun, kenaikan harga yang signifikan telah mengubah perhitungan ini secara drastis.
Bagi banyak wisatawan yang hanya mengunjungi Tokyo, Kyoto, dan Osaka, membeli tiket Shinkansen secara individual bisa lebih murah daripada membeli JR Pass nasional.
Pas kereta regional masih menawarkan nilai yang sangat baik tergantung itinerary Anda, terutama di kawasan seperti Kansai, Kyushu, atau Hokkaido. Ada baiknya membandingkan biaya sebelum membeli.
Tips Bagasi
Pertimbangkan Layanan Pengiriman Bagasi
Menyeret koper besar melalui stasiun kereta yang padat dan naik ke kereta Shinkansen yang sibuk bisa sangat melelahkan.
Layanan pengiriman bagasi Jepang, yang dikenal sebagai takkyubin, memungkinkan wisatawan mengirimkan koper langsung antara bandara dan hotel, biasanya dalam semalam.
Banyak wisatawan berpengalaman kini membawa koper kabin yang lebih ringan untuk satu atau dua hari dan mengirimkan bagasi yang lebih besar secara terpisah agar perjalanan kereta jauh lebih nyaman.
Jangan Isi Koper Terlalu Penuh
Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan pengunjung pertama kali adalah datang dengan koper yang sudah penuh sepenuhnya.
Jepang sangat menggoda untuk berbelanja, dan banyak wisatawan akhirnya membeli koper tambahan atau membayar biaya bagasi berlebih di bandara saat pulang.
Strategi yang lebih cerdas adalah memulai dengan koper berukuran sedang yang hanya terisi sebagian. Menyisakan ruang ekstra memberi Anda tempat untuk camilan, kosmetik, fashion, suvenir, barang anime, dan semua pembelian tak terduga yang biasanya terjadi di Jepang.
4. Apa yang Harus Dipakai di Jepang: Tips Pakaian dan Perlengkapan

Sepatu yang Nyaman Adalah Keharusan
Banyak wisatawan mengatakan mereka berjalan jauh lebih banyak di Jepang dibandingkan di rumah.
Sepasang sepatu jalan yang nyaman bisa membuat perbedaan besar, terutama pada hari jelajah yang panjang dengan banyak tangga, pergantian kereta, dan jalan yang tidak rata.
Banyak pengunjung pertama kali membawa beberapa pasang sepatu, tetapi pada akhirnya hanya memakai satu pasang yang sama setiap hari. Sepasang sepatu jalan yang nyaman dan sudah terbiasa dipakai biasanya sudah cukup untuk sebagian besar perjalanan.
Sepatu yang mudah dilepas sangat praktis di Jepang karena Anda mungkin sering harus melepas alas kaki di kuil, restoran tradisional, penginapan ryokan, dan beberapa tempat wisata.
Jika Anda membutuhkan sepasang lagi, Jepang memiliki banyak toko sepatu bagus, dan wisatawan asing sering bisa memanfaatkan belanja bebas pajak.
Pakaian Berlapis Lebih Baik daripada Pakaian Tebal
Cuaca Jepang bisa sangat berbeda tergantung musim dan kawasan.
Sore hari di musim semi di Tokyo mungkin terasa sejuk dan cerah, sementara tempat-tempat seperti Fujikawaguchiko, Hakone, atau Jepang utara masih bisa terasa cukup dingin dan berangin.
Sebelum mengepak, cek prakiraan cuaca untuk setiap destinasi dalam itinerary Anda, jangan hanya mengandalkan perkiraan "cuaca Jepang" secara umum.
Suhu musim dingin di Tokyo mungkin terasa dingin di luar ruangan, tetapi kereta dan department store sering kali sangat panas. Di musim panas, kebalikannya terjadi: panas terik di luar dikombinasikan dengan AC yang berlebihan di dalam.
Pakaian berlapis yang mudah dilepas biasanya lebih praktis daripada pakaian tebal.
Tips Perlengkapan Sesuai Musim
Anda mungkin membutuhkan lebih sedikit pakaian dari yang Anda kira.
Banyak wisatawan membawa pakaian jauh lebih banyak dari yang mereka gunakan.
Laundromat koin tersebar luas di kota-kota Jepang, dan banyak hotel juga memiliki fasilitas laundry mandiri. Daripada membawa satu set pakaian untuk setiap hari, seringkali lebih mudah membawa pakaian serbaguna dan mencucinya selama perjalanan.
Ini juga memberi lebih banyak ruang di koper untuk belanja.
- Musim Semi (Maret hingga Mei)
- Suhu yang sejuk dan musim bunga sakura menjadikan musim semi sebagai salah satu waktu paling nyaman untuk mengunjungi Jepang. Jaket ringan dan pakaian berlapis biasanya sudah cukup, meski malam hari bisa masih terasa dingin.
・Suhu rata-rata: Tokyo 15°C, Kyoto 16°C, Sapporo 9°C
- Musim Panas (Juni hingga Agustus)
- Musim panas Jepang panas, lembap, dan terkadang menguras tenaga bagi pengunjung pertama kali. Pakaian berbahan breathable, tabir surya, kipas portabel, dan payung lipat sangat direkomendasikan.
・Suhu rata-rata: Tokyo 26°C, Kyoto 28°C, Sapporo 22°C
- Musim Gugur (September hingga November)
- Musim gugur umumnya nyaman, meski awal September masih bisa terasa cukup panas dan lembap. Pakaian berlapis ringan cocok sepanjang musim ini.
・Suhu rata-rata: Tokyo 19°C, Kyoto 20°C, Sapporo 13°C
- Musim Dingin (Desember hingga Februari)
- Musim dingin di kota-kota seperti Tokyo dan Osaka biasanya kering dan dingin, bukan bersalju, sementara wilayah utara seperti Hokkaido mengalami salju lebat. Pakaian berlapis yang hangat, sarung tangan, dan pakaian dalam termal bisa membuat wisata jauh lebih nyaman.
・Suhu rata-rata: Tokyo 7°C, Kyoto 7°C, Sapporo -2°C
5. Perlengkapan Mandi, Obat, dan Elektronik

Anda Mungkin Butuh Lebih Sedikit Perlengkapan Mandi dari yang Anda Kira
Banyak wisatawan terkejut dengan betapa lengkapnya hotel-hotel di Jepang.
Bahkan hotel budget pun biasanya menyediakan:
・sampo dan kondisioner
・sabun mandi
・sikat gigi
・pisau cukur
・sandal
・pakaian tidur atau piyama
Barang yang terlupa biasanya mudah dan murah dibeli di minimarket atau apotek terdekat.
Daripada membawa kit perlengkapan mandi yang besar, pertimbangkan membawa perlengkapan penting saja dan membeli sisanya setelah tiba.
Tidak Perlu Membawa Semua Jenis Obat
Wajar jika Anda ingin bersiap menghadapi segala situasi, tetapi banyak wisatawan mendapati mereka hampir tidak menyentuh kit obat besar yang mereka bawa.
Apotek di Jepang lengkap, bersih, dan sering mudah dijelajahi, terutama di kota-kota besar di mana staf mungkin bisa berbicara bahasa Inggris dasar. Obat flu, pereda nyeri, masker, obat perut, dan barang-barang harian lainnya tersedia secara luas.
Namun, ada satu pengecualian yang sangat penting.
Beberapa obat resep dan bahan yang umum di luar negeri dibatasi atau dilarang di Jepang, termasuk obat ADHD tertentu, stimulan, dan obat yang mengandung pseudoephedrine atau codeine.
Jika Anda rutin mengonsumsi obat resep, periksa peraturan resmi Jepang jauh sebelum berangkat.
Berhati-hati dengan Elektronik Berdaya Tinggi
Jepang menggunakan listrik 100 volt dengan colokan Tipe A, bentuk yang sama dengan yang digunakan di Amerika Serikat dan Kanada.
Bagi wisatawan dari Amerika Utara, sebagian besar pengisi daya ponsel, laptop, kamera, dan elektronik kecil akan bekerja normal tanpa masalah.
Namun, wisatawan dari negara yang menggunakan sistem 220–240V, seperti Indonesia, Australia, dan sebagian besar Eropa, perlu memperhatikan kompatibilitas tegangan dengan seksama.
Kebanyakan elektronik sehari-hari bersifat dual voltage dan berfungsi di seluruh dunia, tetapi alat kecantikan dan peralatan pemanas berdaya tinggi sering kali tidak. Barang yang biasanya bermasalah antara lain:
・pengering rambut
・alat keriting rambut
・pelurus rambut
Barang-barang ini bisa kepanasan atau rusak di Jepang jika tidak kompatibel dengan sistem 100V.
Dalam banyak kasus, lebih mudah menggunakan pengering rambut yang disediakan hotel atau membeli versi yang kompatibel untuk perjalanan.
6. Barang Kecil yang Sering Dilupakan Wisatawan

Bawa Kantong Plastik Kecil untuk Sampah
Salah satu hal yang cepat disadari oleh pengunjung pertama kali adalah minimnya tempat sampah umum di Jepang. Membawa beberapa kantong plastik kecil di tas harian Anda sangat berguna untuk menyimpan bungkus, botol minuman, atau sampah kecil lainnya sampai Anda menemukan tempat untuk membuangnya.
Bawa Payung Lipat
Hujan mendadak sering terjadi sepanjang tahun, terutama selama musim hujan di bulan Juni dan musim topan pada akhir musim panas dan awal musim gugur. Payung lipat mudah dibawa dan sangat berguna di kota-kota Jepang.
Tas Harian Ringan Sangat Membantu
Ransel kecil atau tas selempang ringan sangat ideal untuk membawa air, barang belanjaan, power bank, dan lapisan pakaian tambahan selama hari jelajah yang panjang.
Adaptor Listrik dan Power Bank
Baterai ponsel Anda kemungkinan akan lebih cepat habis dari biasanya di Jepang karena terus digunakan untuk navigasi, aplikasi terjemahan, foto, dan pencarian kereta sepanjang hari. Power bank USB portabel bisa menjadi salah satu barang paling berguna yang Anda bawa.
Jepang menggunakan colokan Tipe A dan listrik 100 volt, bentuk yang sama dengan yang digunakan di Amerika Serikat dan Kanada. Sebagian besar pengisi daya ponsel, laptop, dan kamera dari Amerika Utara akan bekerja normal tanpa konverter.
Namun, wisatawan dari negara seperti Indonesia, Australia, dan sebagian besar Eropa harus memeriksa kompatibilitas colokan dengan cermat. Adaptor Jepang tidak selalu mudah ditemukan di luar toko elektronik besar, terutama di daerah pedesaan.
Perlu dicatat juga bahwa soket 3-pin relatif jarang di Jepang, jadi wisatawan yang membawa laptop atau elektronik besar mungkin perlu membawa adaptor tipis terlebih dahulu.
Jika Anda lupa membawa perlengkapan teknologi, Anda bisa menemukan adaptor, power bank, dan lainnya di toko elektronik besar seperti BicCamera, LAOX, Edion, dan Yamada Denki. LIVE JAPAN menawarkan penawaran spesial di setiap toko tersebut, yang bisa ditemukan di sini.
7. Sisakan Ruang Ekstra di Koper Anda

Jepang sangat menggoda untuk berbelanja.
Bahkan wisatawan yang biasanya tidak suka belanja pun sering kali pulang membawa camilan, kosmetik, alat tulis, fashion, barang anime, peralatan dapur, atau kerajinan tradisional.
Jika memungkinkan, hindari mengisi koper sepenuhnya sebelum berangkat. Menyisakan sekitar 30% ruang kosong bisa menyelamatkan Anda dari keharusan membeli koper darurat di tengah perjalanan.
Dan jika Anda mengunjungi teman Jepang atau menginap bersama keluarga tuan rumah, membawa oleh-oleh kecil dari negara asal Anda selalu diapresiasi.
- Paspor & Dokumen Perjalanan: Paspor, kode QR Visit Japan Web, informasi asuransi perjalanan, dan detail reservasi.
- Uang Tunai & Kartu Kredit: Sekitar 20.000 yen tunai (dengan 1.000 yen dalam koin) ditambah Visa atau Mastercard untuk pembelian lebih besar.
- Suica atau PASMO Digital: Kartu transit di smartphone untuk kereta, bus, minimarket, dan mesin penjual otomatis.
- eSIM atau Pocket Wi-Fi: Membeli eSIM perjalanan Jepang terlebih dahulu memungkinkan Anda langsung terhubung setelah mendarat tanpa membutuhkan perangkat terpisah.
- Atasan (3–4 potong) dan Bawahan (2–3 potong): Pakaian yang breathable, tidak mudah kusut, dan bisa dipadupadan paling cocok untuk Jepang. Celana nyaman, rok, atau celana pendek rapi ideal untuk hari jelajah yang panjang.
- Lapisan Ringan: Kardigan, sweater, atau fleece ringan berguna untuk malam yang sejuk dan kereta atau department store yang terlalu dingin karena AC.
- Pakaian Dalam & Kaos Kaki: Bawa sekitar satu minggu persediaan, dan prioritaskan kaos kaki yang nyaman dan berkualitas baik karena Anda kemungkinan akan banyak berjalan.
- Sepatu Jalan yang Nyaman: Kebanyakan wisatawan hanya memakai satu pasang, jadi prioritaskan kenyamanan dibanding variasi. Siapkan untuk berjalan lebih dari 15.000 langkah per hari di kota seperti Tokyo dan Kyoto. (Perhatikan bahwa ada persyaratan pakaian/alas kaki untuk mendaki Gunung Fuji.)
- Tas Harian Compact: Ransel ringan atau tas selempang sangat cocok untuk membawa air, belanjaan, power bank, dan lapisan pakaian tambahan di siang hari.
- Power Bank Portabel: Salah satu barang paling berguna yang bisa Anda bawa untuk peta, aplikasi terjemahan, foto, dan navigasi kereta.
- Adaptor Universal & Pengisi Daya: Jepang menggunakan soket dua pin Tipe A dan listrik 100V. Pengisi daya USB multi-port sangat praktis bagi wisatawan yang membawa beberapa perangkat.
- Handuk Tangan & Hand Sanitizer: Toilet umum di Jepang sering tidak menyediakan tisu tangan atau pengering, sehingga banyak warga lokal membawa handuk kecil atau tenugui.
- Deodoran: Wisatawan dari luar negeri sering terkejut dengan terbatasnya pilihan dan kekuatan deodoran di apotek Jepang, jadi ada baiknya membawa merek favorit Anda.
- Obat Dasar: Bawa semua resep penting dan pereda nyeri dasar, tetapi selalu periksa pembatasan obat Jepang sebelum berangkat.
- Perawatan Kulit & Tabir Surya: Jepang terkenal dengan drugstore dan produk kecantikannya yang luar biasa, sehingga banyak wisatawan lebih memilih membelinya di sana (lihat panduan kami di sini) dan menghemat ruang di koper.
Penutup
Mengemas tas dengan cerdas untuk Jepang bukan soal membawa lebih banyak barang. Ini soal membawa barang yang tepat.
Beberapa persiapan yang bijak, seperti menyiapkan kartu transit digital, mengemas sepatu yang nyaman, membawa uang tunai secukupnya, dan menyisakan ruang untuk belanja, bisa membuat perjalanan Anda jauh lebih lancar dan menyenangkan.
Jepang adalah salah satu negara paling mudah dan aman untuk dijelajahi di dunia, dan dengan sedikit persiapan sebelumnya, Anda akan bisa menghabiskan lebih sedikit waktu khawatir tentang logistik dan lebih banyak waktu menikmati pengalaman itu sendiri.
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Tur dan Aktivitas Populer
Recommended places for you
-
ISHIDAYA Hanare
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Jukuseiniku-to Namamottsuarera Nikubaru Italian Nikutaria Sannomiya
Izakaya
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Appealing
Rukku and Uohei
Izakaya
Sapporo / Chitose
-
Tokyo Metropolitan Government
Landmarks
Shinjuku
-
Shinjuku Gyoen National Garden
Gardens
Shinjuku
-
Goods
Yoshida Gennojo-Roho Kyoto Buddhist Altars
Gift Shops
Nijo Castle, Kyoto Imperial Palace
-
Mesin Penjual Otomatis
-
Ad
Musim Semi di Taito, Hub Super Populer Sekaligus Rumah Bagi Ueno, Asakusa, dan lain-lain Menyingkirlah ke tempat-tempat tersembunyi dan pilihlah rencana perjalanan untuk satu hari yang sempurna!
-
[MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang
-
Panduan Tiket Harian Tokyo: Perbandingan 20 Pass JR, Metro, dan Kereta Api Swasta
-
Mencoba Pakaian
-
Onsen (Pemandian Air Panas) dan Sento (Pemandian Umum)
-
Delapan Kebiasaan di Jepang yang Menarik untuk Diketahui
-
5 Pilihan Toko di Urahara yang Populer Menarik Orang Jepang
-
Tokyo, Roppongi | Peta Area dan Informasi Wisata Sekitar Stasiun Roppongi
-
Membongkar Habis Kota Elektronik yang Sangat Gila!
-
Mencoba untuk Menyelaraskan Item Fesyen Jepang di Marunouchi!
-
Arsitektur Kuil dan Wihara












