Tersembunyi di pegunungan Prefektur Miyagi, Desa Rubah Zao menjadi rumah bagi lebih dari 100 rubah yang berkeliaran bebas di taman luas yang penuh nuansa alam. Pengunjung bisa menyaksikan mereka bermain, tidur siang, dan berinteraksi dari dekat. Pengalaman ini mencuri perhatian dunia berkat tak terhitung banyaknya foto viral.
Dari musim gugur hingga musim dingin, bulu rubah tumbuh tebal dan mengembang, menjadikannya waktu paling magis untuk berkunjung, berfoto, dan menikmati pertemuan dengan hewan yang tiada duanya!
(Artikel ini berisi tautan afiliasi)
Cara Menuju Desa Rubah Zao dari Tokyo dan Sendai (Kereta, Bus, dan Mobil)

Desa Rubah Zao terletak di kawasan kaki Gunung Zao, Kota Shiroishi, Prefektur Miyagi. Dari Stasiun Tokyo, naiklah Shinkansen JR Tohoku ke Stasiun JR Shiroishizao (sekitar 1 jam 50 menit). Perjalanan ini tercakup dalam JR Pass dan JR East Pass.
Dari Stasiun JR Shiroishizao atau Stasiun JR Shiroishi (di Jalur Utama Tohoku lokal), naik taksi ke taman membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan tarif 4.000 hingga 5.200 yen sekali jalan.
Pilihan Bus Hemat: Bus lokal Jalur Shiroishi Zao Sanroku (dioperasikan oleh Takeya Koutsu) beroperasi setiap hari (kecuali hari Rabu) dari Stasiun JR Shiroishi langsung ke Desa Rubah dengan tarif 1.000 yen sekali jalan untuk dewasa.
Dengan Mobil: Pengemudi sebaiknya melewati Jalan Tol Tohoku dan keluar di Shiroishi IC (sekitar 20 menit dari pintu keluar). Catatan: Pengunjung musim dingin yang mengendarai mobil sewaan harus memastikan kendaraannya dipasangi ban salju tanpa paku.
Jumlah pengunjung dari luar negeri meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, menjadikannya tujuan wisata yang populer. Banyak pengunjung memotret diri mereka sedang menyentuh atau menggendong rubah Jepang yang imut, dan foto-foto ini menyebar ke seluruh dunia lewat Facebook, Twitter, dan Instagram.
Hal ini membuat semakin banyak orang, terutama dari luar negeri, ingin berkunjung. Menurut statistik tahun 2015, sekitar 10% dari 100.000 pengunjung pada tahun itu berasal dari luar negeri, dan angkanya terus meningkat.
Dalam survei tahun 2024 oleh sebuah perusahaan riset Jepang yang memeringkat objek wisata teratas Prefektur Miyagi bagi wisatawan asing, Desa Rubah meraih peringkat nomor satu.
Aturan Penting Berkunjung dan Tips Keselamatan Sebelum Masuk

Sebelum melangkah melewati gerbang utama, Anda akan melewati koridor yang dipenuhi papan peringatan, pengingat jelas bahwa rubah-rubah ini berkeliaran bebas dan tetap hewan liar. Untuk melindungi pengunjung sekaligus hewan, taman ini menerapkan beberapa aturan tegas yang tidak bisa ditawar:
・Rasio Pengawasan 1:1 Dewasa terhadap Anak yang Ketat: Karena ada risiko digigit, setiap anak (usia sekolah dasar atau lebih muda) harus didampingi minimal satu orang dewasa. Rombongan dengan satu orang dewasa dan dua anak atau lebih akan ditolak masuk di gerbang.
・Dilarang Membawa Kereta Dorong dan Kursi Roda ke Area Rubah Bebas: Kereta dorong dilarang di dalam halaman tempat rubah berkeliaran bebas (bayi harus digendong dengan kain gendongan atau baby carrier). Kursi roda dan alat bantu jalan tidak diizinkan di halaman utama karena rubah bereaksi agresif terhadap roda (tiket diskon berlaku bagi pengguna kursi roda yang tetap berada di zona aman yang ditentukan).
・Hewan Peliharaan Dilarang: Hewan peliharaan dilarang keras di seluruh area fasilitas.
・Peringatan Pakaian: Hindari stoking hitam, rok panjang yang berkibar, atau tali tas yang menjuntai, karena dapat memicu naluri berburu alami rubah.
・Aturan Keselamatan Dasar: Tetaplah di jalur yang ditentukan, jangan berjongkok saat berfoto, jangan menyentuh rubah di halaman terbuka, dan jangan pernah menjatuhkan barang ke tanah.
Surga Rubah: Lihat Mereka Bermain dan Bersantai

Begitu melewati gerbang, surga rubah terbentang di depan Anda.
Di lapangan kecil yang dibangun di sepanjang lereng bukit, ada rubah yang tidur siang, sementara yang lain bermain bersama.
Pengunjung hanya boleh berjalan di jalur yang terawat, bukan di area tempat rubah beristirahat atau bermain.
Kadang-kadang rubah bisa berbaring melintang di jalur atau berkeliaran ke sana. Jika Anda berjongkok untuk berfoto atau mencoba menyentuhnya, mereka bisa bersikap defensif, hal yang perlu diingat saat mengambil foto.
Dengan biaya tambahan, pengunjung bisa mengelus rubah atau bahkan memangkunya.
Anak Rubah yang Menggemaskan di Musim Semi dan Musim Panas

Menentukan waktu perjalanan bisa mengubah pengalaman kunjungan sepenuhnya. Karena rubah Jepang melahirkan antara Maret dan Mei, akhir musim semi hingga awal musim panas adalah waktu terbaik untuk melihat anak-anak rubah menjelajah area taman. Jika menggendong rubah ada dalam daftar impian Anda, atur rencana sesuai sesi harian pukul 11.00 dan 14.00. Pengalaman ini berbiaya 700 hingga 1.000 yen (termasuk jaket pelindung) dan khusus untuk pengunjung setingkat SMA ke atas.
Anda juga bisa membeli makanan rubah di meja resepsionis seharga 200 yen per kantong, meskipun memberi makan langsung dengan tangan dilarang sepenuhnya. Semua camilan harus dilemparkan dari platform pemberian makan yang ditinggikan dan berpagar di halaman utama, sehingga Anda punya sudut pandang aman untuk melihat rubah berebut camilan tanpa memicu perilaku agresif di jalur pengunjung.
Mengembang di Musim Dingin, Ramping di Musim Panas

Di musim panas, bulu rubah Jepang terlihat agak tipis dan longgar.
Saat cuaca mendingin dari akhir musim gugur hingga musim dingin, bulu mereka tumbuh tebal dan mengembang.
Di musim ini, rubah terlihat sangat menggemaskan sehingga menarik banyak pengunjung ke taman.
Meski Zao diselimuti salju, taman tetap buka sepanjang musim dingin.
Enam Jenis Rubah yang Bisa Ditemukan

Enam jenis rubah tinggal di desa ini: rubah merah, rubah perak, rubah arktik biru, rubah arktik putih, rubah platinum, dan rubah silang. Menyenangkan sekali berkeliling taman sambil mencari beragam warna bulu.
Rubah sangat tertarik pada stoking hitam, rok yang berkibar, dan tali yang menjuntai dari mantel atau tas.
Karena rubah liar secara naluriah berburu hewan kecil seperti tikus, mereka secara alami bereaksi terhadap benda kecil yang bergerak. Pengunjung sebaiknya berhati-hati dengan pakaian dan barang bawaan selama di taman.
Apakah Rubah Benar-Benar Tidur Sepanjang Hari?

Di seluruh taman, Anda akan melihat tempat tidur kayu tempat rubah suka tidur siang. Bagi pengunjung, momen mengantuk ini adalah kesempatan foto yang sempurna.
Jalur menanjak yang diapit gerbang torii merah juga sangat direkomendasikan untuk berfoto. Gerbang yang mencolok berpadu dengan rubah menciptakan pemandangan khas Jepang yang sempurna.
Mulai pertengahan Oktober, warna musim gugur tiba di taman dan perbukitan sekitarnya. Pohon-pohon berdaun lebar berubah menjadi merah dan kuning cemerlang, memberi kesempatan unik menikmati dedaunan musim gugur sambil berinteraksi dengan rubah.
Kesehatan dan Keselamatan: Pengendalian Parasit (Echinococcus) dan Kesejahteraan Hewan

Echinococcus adalah parasit yang biasa dikaitkan dengan rubah liar di Jepang bagian utara (terutama Hokkaido). Sejak dibuka, Desa Rubah Zao menerapkan langkah pencegahan menyeluruh: semua rubah di taman lahir dan dibesarkan di penangkaran, menerima obat cacing secara rutin, dan diperiksa secara berkala.
Belum pernah ada kasus Echinococcus yang tercatat di fasilitas ini. Pengunjung dapat berinteraksi dengan hewan dengan aman, asalkan mengikuti prosedur kebersihan tangan standar di tempat cuci tangan saat keluar.
Bukan Hanya Rubah: Temui Kambing, Poni, dan Kelinci

Jika sudah puas berinteraksi dengan rubah, ada area tempat kambing, poni, dan kelinci tinggal. Makanan mereka dijual seharga 200 yen di bagian kontak yang memisahkan tiap hewan, dan Anda bisa merasakan pengalaman memberi makan hewan. Tergantung waktunya, Anda juga bisa mengelus dan menggendong kelinci.
Bawa Pulang Suvenir Bertema Rubah yang Lucu

Setelah puas bersama rubah dan hewan lainnya, mampirlah ke toko dekat resepsionis. Toko ini menjual camilan manis, alat tulis, boneka, dan banyak lagi dengan tema rubah.
Suvenir populer termasuk senbei (kerupuk beras), chocolate crunch, kerajinan kayu, handuk, magnet, dan beragam gantungan kunci rubah.
Desa Rubah Zao sangat populer di musim gugur dan musim dingin, ketika rubah memiliki bulu tebal yang mengembang dan tampak lebih bulat dan lebih menggemaskan dari sebelumnya.
Di sini, Anda bisa berinteraksi dari dekat, berfoto, bahkan memberi makan mereka, menjadikan kunjungan ke Desa Rubah Zao pengalaman yang benar-benar tak terlupakan.
-
Desa Rubah Zao蔵王キツネ村
-
Address
Kawarago 11-3, Fukuokayatsumiya, Shiroishi, Miyagi 989-0733
View Map - Phone Number 0224-24-8812
・Jam buka: Musim Panas (16 Mar hingga 14 Okt): 09.00 hingga 16.30 (masuk terakhir 16.00); Musim Dingin (15 Okt hingga 15 Mar): 09.00 hingga 16.00 (masuk terakhir 15.30)
・Tiket masuk: 1.500 yen
・Tutup: Hari Rabu (buka pada Februari dan Agustus) -
Address
Kawarago 11-3, Fukuokayatsumiya, Shiroishi, Miyagi 989-0733
Teks oleh: Shoepress
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Tur dan Aktivitas Populer
Recommended places for you
-
Ginzan Onsen
Hot Springs (Onsen) & Bath Houses (Sento)
Surrounding Areas Of Yamagata
-
Matsushima Bay
Landscapes
Sendai And Matsushima
-
Namahage Museum
Other Museums
Surrounding Areas Of Akita
-
Baeren Brewery Co., Ltd.
Other Sightseeing
Morioka, Hiraizumi And Hachimantai
-
Sannai-Maruyama Site
Village Ruins
Aomori, Hirosaki And Hachinohe
-
Zuiganji Temple
Temples
Sendai And Matsushima
-
10 Festival Tohoku yang Wajib Dikunjungi: Rasakan Kemeriahan 'Matsuri' di Jepang Utara dan Temukan Dunia Tradisi yang Menakjubkan
by: Guest Contributor
-
Patung Sendai Daikannon: Jelajahi Salah Satu Patung Tertinggi di Dunia
-
Hotel Mazarium: Menginap di Jantung Morioka yang Penuh Suasana
by: Timothy Sullivan
-
15 Tempat Terbaik Melihat Daun Musim Gugur di Iwate: Dedaunan Cantik, Ngarai Memukau & Jalur Berkendara di Pegunungan
-
Gala Yuzawa Ski Resort Guide 2026-27 | When does it start and end? Lift ticket prices and Shinkansen access
-
Kuil Yamadera (Yamagata): Mendaki ke Kuil Gunung Mistis Jepang
by: Guest Contributor












