Jenis-jenis Uang Jepang dan Kegunaannya

Jenis-jenis Uang Jepang dan Kegunaannya

Update: 25 Oktober 2016

Saat berwisata, tentu saja kita tidak akan lupa membawa paspor, tiket pesawat, kartu kredit, kamera, pakaian ganti, sikat gigi, dan yang paling penting dari semuanya adalah uang. Kami akan memperkenalkan jenis-jenis uang Jepang beserta informasinya yang perlu Anda ketahui.

Uang Logam 1 JPY

Uang logam 1 JPY ini terbuat dari aluminium murni, paling kecil dan paling ringan dari semua uang koin Jepang. Di bagian depan, terdapat gambar pohon muda dan tulisan '一円' (1 JPY) dan '日本国' (negara Jepang). Di bagian belakang, tertulis angka 1 dan tahun cetaknya. Gambar pohon muda yang simpel, indah, dan berciri khas ini merupakan tanaman fiktif. Untuk mencetak koin 1 JPY ini diperlukan biaya sekitar 2 JPY.

Uang Logam 5 JPY

Uang logam ini terbuat dari kuningan dan terdapat lubang di tengahnya. Di bagian depan terdapat gambar padi, air, dan roda gigi yang melambangkan sumber perekonomian Jepang pada saat itu, yaitu pertanian, perikanan, dan perindustrian. Di bagian belakang terdapat tulisan '日本国' (negara Jepang) dan tahun cetaknya, dan gambar daun lembaga. Koin langka yang memiliki lubang di tengah ini sangat populer, karena dijadikan sebagai oleh-oleh tanda keberuntungan dari Jepang.

Uang Logam 10 JPY

Uang logam ini terbuat dari perunggu. Di bagian depannya terdapat gambar situs warisan budaya dunia Kuil Byodoin dan gambar motif daun arabesk serta tulisan '日本国' (negara Jepang) dan '十円' (10 JPY). Di bagian belakang, terdapat gambar pohon evergreen (hijau abadi), angka 10 dan tahun cetaknya. Karena sangat sering digunakan di mesin penjual otomatis, transportasi umum dan telepon umum, ada baiknya Anda menyimpan koin ini dalam jumlah banyak sebagai persediaan.

Uang Logam 50 JPY

Uang logam ini terbuat dari nikel putih dan memiliki lubang di tengahnya. Di bagian depan, terdapat gambar bunga krisan dan tulisan '日本国' (negara Jepang) dan '五十円' (50 JPY). Di bagian belakang terdapat angka 50 dan tahun cetaknya. Sama seperti pada koin 1 JPY, desain pada koin ini dipilih dari gambar-gambar yang diserahkan oleh publik.

Uang Logam 100 JPY

Uang logam ini terbuat dari nikel putih. Di bagian depannya terdapat gambar bunga yaezakura (salah satu jenis sakura) dan tulisan '日本国' (negara Jepang) dan '百円' (100 JPY). Di bagian belakang terdapat angka 100 dan tahun cetaknya. Sama seperti uang koin 10 JPY, uang koin 100 JPY juga sangat sering digunakan di mesin penjual otomatis, transportasi umum, dan telepon umum.

Uang Logam 500 JPY

Uang logam ini terbuat dari nikel kuningan dan merupakan koin yang paling besar. Di bagian depan terdapat gambar pohon paulownia dan tulisan '日本国' (negara Jepang) dan '五百円' (500 JPY). Di bagian belakang terdapat gambar bambu dan pohon jeruk tachibana serta angka 500 dan tahun cetaknya.

Uang Kertas 1.000 JPY

Di bagian depan uang kertas ini terdapat gambar ilmuwan Hideyo Noguchi. Di bagian belakang, terdapat gambar Gunung Fuji beserta bayangannya dan gambar sakura. Karena lembaran 1.000 JPY tetap dapat digunakan di mesin penjual otomatis yang tidak menerima uang bernilai tinggi, ada baiknya dibawa yang banyak.

Uang Kertas 2.000 JPY

Di bagian depan uang kertas ini terdapat gambar Gerbang Shurei. Di bagian belakang terdapat sebagian teks dari harta negara "Kisah Genji buku ke-38" dan potret penulis Murasaki Shikibu. Uang ini dicetak pada tahun 2000 dan menggunakan berbagai teknik anti uang palsu yang sampai saat itu belum pernah ada. Namun, uang ini jarang dipakai sehingga peredarannya terbatas.

Uang Kertas 5.000 JPY

Di bagian depan uang ini terdapat gambar penulis Ichiyo Higuchi. Di bagian belakang terdapat gambar bunga iris karya pelukis Korin Ogata.

Uang Kertas 10.000 JPY

Di bagian depan uang kertas ini terdapat gambar Yukichi Fukuzawa yang juga merupakan seorang pengajar, ahli rangaku (ilmu pengetahuan, budaya, dan teknologi dari Eropa), dan pemikir. Di bagian belakang, terdapat gambar patung burung phoenix yang ada di Kuil Byodoin. Uang ini merupakan uang kertas dengan jumlah nilai tertinggi.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.