Mengemudi Mobil di Jepang

Mengemudi Mobil di Jepang

Update: 29 Maret 2017

Mengemudi mobil direkomendasikan jika anda tidak hanya ingin mengunjungi kota besar seperti Tokyo dan Osaka tetapi juga berwisata di daerah pinggiran kota dengan kekayaan alam Jepang.

Persyaratan Untuk Mengemudi Mobil di Jepang

Persyaratan Untuk Mengemudi Mobil di Jepang

Diperlukan salah satu ketentuan berikut:
- Surat Ijin Mengemudi Jepang;
- Izin Mengemudi Internasional (Diterbitkan oleh suatu negara dari penandatangan Konvensi Jenewa, dan sesuai dengan Konvensi Jenewa. Perhatikan bahwa lisensi mengemudi internasional berdasarkan perjanjian selain Konvensi Jenewa (seperti Konvensi Wina tahun 1968) tidak diterima);
- SIM asing dengan terjemahan bahasa Jepang (saat ini hanya berlaku untuk 6 negara dan kawasan berikut: Konfederasi Swiss, Republik Slovenia, Republik Federal Jerman, Republik Perancis, Kerajaan Belgia, Kerajaan Monaco dan Taiwan).

Peraturan Lalu Lintas di Jepang

Peraturan Lalu Lintas di Jepang

Pejalan kaki tetap di kanan, mobil-mobil, sepeda motor dan sepeda harus terus di kiri. Kendaraan roda dua memiliki hak jalan atas mobil, sedangkan pejalan kaki memiliki hak jalan atas kendaraan roda dua.

Mengemudi Tanpa Lisensi dan Mabuk Sambil Mengemudi Adalah Ilegal

Mengemudi Tanpa Lisensi dan Mabuk Sambil Mengemudi Adalah Ilegal

Mengemudi tanpa SIM atau di bawah pengaruh alkohol tidak boleh diperbolehkan. Jika telah meminum alkohol, gunakan layanan sopir yang dapat mengemudikan mobil anda. Pengemudi dan seluruh penumpang juga wajib mengenakan sabuk pengaman, dan menggunakan kursi anak untuk anak di bawah 6 tahun.

Dilarang Menggunakan Telepon Seluler Saat Mengemudi

Dilarang Menggunakan Telepon Seluler Saat Mengemudi

Menggunakan telepon seluler saat mengemudi adalah dilarang. Berbicara di telepon, melihat layar, atau memegangnya di tangan anda akan dikenakan penalti. Jika anda ingin menggunakan ponsel, hentikan mobil dengan aman terlebih dahulu dengan memperhatikan lingkungan anda.

Klakson Mobil

Klakson Mobil

Klakson mobil digunakan hanya untuk mengingatkan orang lain dari bahaya. Jangan membunyikan klakson lebih dari yang diperlukan.

Menjaga Jarak Aman Antara Mobil

Menjaga Jarak Aman Antara Mobil

Jangan lupa untuk menjaga jarak aman antara mobil ketika anda mengemudi atau dalam kemacetan lalu lintas. Sebuah jarak yang aman akan menurunkan tingkat keparahan kecelakaan jika terjadi tabrakan.

Lampu Hazard (Lampu Tanda Darurat)

Lampu Hazard (Lampu Tanda Darurat)

Lampu hazard adalah untuk penggunaan darurat, dan juga digunakan untuk berterima kasih kepada orang lain ketika mereka memberi jalan, berkedip sekali atau dua kali. Hal ini juga digunakan ketika anda berniat untuk mengurangi kecepatan dengan segera karena kemacetan di depan Anda.

Sebuah Garasi Parkir Dengan Penghalang Otomatis

Sebuah Garasi Parkir Dengan Penghalang Otomatis

Pada garasi parkir dengan gerbang portal otomatis, pintu gerbang (tiang portal) akan terangkat setelah anda mengambil tiket parkir dari mesin tiket. Anda mungkin mendapatkan diskon biaya parkir jika menggunakan fasilitas kerjasama toko (aliansi toko). Di pintu keluar anda memasukan tiket parkir yang diterima di pintu masuk kemudian membayar biaya parkir, kemudian tiang portal akan naik untuk membiarkan anda pergi. Hati-hati untuk tidak menghilangkan tiket parkir karena anda tidak dapat keluar tanpanya.

Tempat Parkir Dengan Flap (Penutup)

Tempat Parkir Dengan Flap (Penutup)

Pada jenis tempat parkir ini flap (penutup) akan naik untuk menahan mobil setelah anda memarkirkannya. Penghitungan akan dimulai saat flap naik. Pembayaran untuk biaya parkir menyesuaikan mesin. Untuk pembayaran, masukkan nomer parkir anda lalu tekan tombol untuk mengkonfirmasi kemudian diikuti dengan tombol pembayaran. Setelah memastikan flap turun anda baru bisa menjalankan mobil.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.