Apakah Juni Waktu yang Tepat untuk Mengunjungi Jepang? Cuaca, Acara & Tips Perjalanan
- Written by: Gabriel Wilkinson
Juni adalah awal musim panas di Jepang, dan ini adalah salah satu waktu paling semarak dan menarik untuk dikunjungi. Cuaca belum terlalu panas, dan meski musim hujan mulai tiba, justru itulah yang membuat pemandangan terasa segar dan hijau sehingga membuat waktu ini begitu istimewa. Panduan ini mencakup semua yang perlu Anda ketahui untuk mengunjungi Jepang di bulan Juni—mulai dari tips cuaca dan makanan musiman hingga acara-acara menarik dan panduan packing.
(Main image: PIXTA)
(This article may contain promotions)
- Table of Contents
-
- Mengapa Juni Waktu yang Tepat untuk Mengunjungi Jepang
- Cuaca di Jepang Selama Bulan Juni
- Apa yang Harus Dibawa untuk Perjalanan di Bulan Juni
- Ke Mana Harus Pergi di Jepang di Bulan Juni
- Apa yang Bisa Dilakukan di Jepang di Bulan Juni: Tur, Festival & Lainnya
- Apa yang Bisa Dimakan di Jepang di Bulan Juni
- Tips Mengunjungi Jepang di Bulan Juni
Mengapa Juni Waktu yang Tepat untuk Mengunjungi Jepang

Sebagai awal musim panas, Juni sering diabaikan, padahal cuacanya hangat tanpa terik menyengat seperti Juli atau Agustus.
Dengan jumlah wisatawan yang lebih sedikit dibanding musim semi atau gugur, Juni sangat cocok bagi pengunjung pertama kali yang ingin menghindari keramaian. Tiket pesawat dan hotel pun lebih terjangkau.
Berdasarkan data JNTO (2016–2024), Juni termasuk bulan dengan tingkat kunjungan sedang—lebih rendah dari musim puncak seperti Maret–April dan Oktober–Desember.
Dibanding Juli dan Agustus, Juni cenderung lebih sepi karena liburan sekolah musim panas belum sepenuhnya dimulai. Ini memudahkan pemesanan hotel dan menikmati destinasi populer tanpa antrean panjang.
Musim hujan memang dimulai di bulan Juni, tetapi bukan berarti hujan sepanjang hari. Anda tetap bisa menikmati festival seperti Yosakoi Soran Festival di Sapporo dan mencicipi makanan musiman yang lezat.
Alam tampak subur dan hijau, dengan bunga hydrangea bermekaran di taman, pinggir jalan, dan jalur kuil. Meigetsu-in Temple di Kamakura, misalnya, sangat memukau di pertengahan Juni dengan sekitar 2.500 bunga berwarna-warni yang mekar indah.
Cuaca di Jepang Selama Bulan Juni

Juni menandai dimulainya tsuyu, atau musim hujan, di sebagian besar wilayah Jepang. Meski hujan lebih sering turun dan langit kerap mendung, bukan berarti hujan seharian—cuaca bisa berganti antara mendung, lembap, dan sesekali cerah.
Tsuyu biasanya berlangsung dari awal Juni hingga pertengahan Juli di Jepang bagian tengah. Hujan biasanya turun sebentar-sebentar—gerimis ringan atau hujan deras singkat, bukan badai yang terus-menerus. Tokyo mencatat rata-rata curah hujan sekitar 150 mm, menjadikan Juni sebagai bulannya yang paling basah, namun banyak hari yang tetap kering.
Suhu di Jepang bagian tengah berkisar 25–26°C di siang hari dan 18–19°C di malam hari. Cuaca terasa hangat dan lembap, jadi bawalah payung dan kenakan pakaian berbahan ringan.
Cuaca berdasarkan wilayah:
・Hokkaido tetap sebagian besar kering dan sejuk (18–20°C) dan tidak mengalami musim hujan yang khas.
・Tohoku mulai memasuki tsuyu pada pertengahan Juni, dengan awal Juni yang sering kering dan menyenangkan.
・Okinawa mendapat hujan terbanyak pada Mei dan awal Juni, lalu cuaca panas (sekitar 30°C) dan siap untuk ke pantai menjelang akhir Juni.
Apa yang Harus Dibawa untuk Perjalanan di Bulan Juni

Packing yang cermat di bulan Juni akan membuat Anda tetap nyaman di tengah cuaca yang berubah-ubah. Berikut beberapa barang penting dan tips yang perlu diperhatikan.
- Pakaian Ringan & Mudah Menyerap Keringat: Akhir musim semi hingga awal musim panas di Jepang terasa hangat dan terkadang lembap. Bawa kaus, blus ringan, polo, serta celana panjang, jeans, atau rok berbahan breathable seperti katun atau linen.
- Jaket Ringan atau Lapisan Ekstra: Suhu malam hari bisa turun hingga sekitar 18°C, terutama di pegunungan atau Hokkaido. Jaket tipis, sweater, atau hoodie berguna untuk malam yang sejuk atau ruangan ber-AC. Banyak tempat dalam ruangan menggunakan AC yang sangat dingin, jadi simpan lapisan tipis di tas jika Anda mudah kedinginan.
- Perlengkapan Hujan: Payung lipat sangat penting dibawa. Anda juga bisa membeli payung lipat di toko 100 yen atau payung plastik bening (sekitar 500 yen) di minimarket terdekat.
Jaket hujan ringan berkapuzon sangat praktis untuk aktivitas luar ruangan, dan beberapa wisatawan membawa keduanya. Untuk mendaki atau ke pedesaan, pertimbangkan jas hujan poncho yang bisa melindungi Anda dan ransel sekaligus.
Kantong plastik berguna untuk menyimpan perlengkapan basah saat masuk ke dalam ruangan—meski banyak toko sudah menyediakan gantungan atau pembungkus payung di pintu masuk. - Alas Kaki Tahan Air atau Cepat Kering: Sepatu dengan sol berpijak kuat cocok untuk trotoar yang basah. Sneakers tahan air atau cepat kering adalah pilihan terbaik, namun bergantian antara dua pasang juga bisa jika satu pasang basah.
Sandal boleh dipakai saat hari cerah, tetapi Anda akan banyak berjalan. Karena sepatu sering harus dilepas di dalam ruangan, pilih yang mudah dipakai dan bawa kaus kaki untuk mengunjungi kuil atau penginapan tradisional. - Perlindungan dari Serangga: Menjelang akhir Juni, nyamuk mulai muncul di area yang lebih hijau. Jika Anda berencana ke taman, hutan, atau pedesaan, bawa obat nyamuk atau beli di toko setempat (cari label 虫除け di kemasan).
Krim anti-gatal juga bisa sangat membantu jika terkena gigitan. Baca artikel kami tentang obat nyamuk di Jepang untuk informasi lebih lanjut. - Bawa Seperlunya: Hindari koper yang terlalu berat jika memungkinkan, karena Anda mungkin harus menavigasi area basah atau ramai. Koper berukuran sedang atau ransel lebih mudah dibawa—dan sisakan ruang untuk oleh-oleh. Jika berpindah-pindah penginapan, loker koin di stasiun kereta bisa menampung barang bawaan Anda sepanjang hari.
Ke Mana Harus Pergi di Jepang di Bulan Juni
Juni tentu saja waktu yang bagus untuk mengunjungi destinasi populer seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka—dengan jumlah wisatawan yang sedikit lebih sedikit dari waktu lainnya. Namun di sini kami akan fokus pada beberapa ide yang sedikit berbeda dari jalur wisata biasa. Apakah Anda mencari cuaca yang baik, bepergian bersama anak-anak, ingin menikmati pemandangan menakjubkan, atau menghindari keramaian—berikut beberapa rekomendasinya.
Tempat Terbaik untuk Cuaca Cerah: Hokkaido (Jepang Utara)

Jika ingin menghindari musim hujan Jepang, pergilah ke utara—Hokkaido sebagian besar tetap kering di bulan Juni dan menawarkan cuaca awal musim panas yang sejuk dan segar, ideal untuk petualangan luar ruangan. Sapporo menikmati hari-hari cerah dengan suhu maksimum sekitar 20°C, menjadikannya tempat yang bagus untuk dijelajahi. Jangan lewatkan Yosakoi Soran Festival yang meriah (10–14 Juni 2026) atau Hokkaido Shrine Festival (14–16 Juni), keduanya menambah warna dan budaya di jalanan kota.
Tidak jauh dari Sapporo, ladang bunga di Furano dan Biei mulai bermekaran menjelang akhir Juni. Meski lavender mencapai puncaknya di bulan Juli, Anda tetap bisa menikmati perbukitan yang dihiasi bunga-bunga musiman—sempurna untuk tur berkendara atau tur bersepeda.
Pecinta alam akan menikmati jalur pegunungan yang sudah bisa diakses penuh di bulan Juni. Taman Nasional Daisetsuzan menawarkan udara gunung yang segar dan jalur pendakian yang menakjubkan, sementara Semenanjung Shiretoko di ujung timur menyuguhkan pemandangan alam liar yang belum terjamah.
Tempat Terbaik untuk Keluarga dengan Anak: Okinawa (Kepulauan Selatan)

Jika bepergian bersama anak-anak di bulan Juni, pertimbangkan Okinawa—kepulauan tropis di selatan Jepang—terutama pada akhir Juni saat cuaca mulai cerah. Okinawa menawarkan suasana yang sangat berbeda dari Jepang daratan: pantai indah, laut hangat, dan budaya kepulauan yang santai.
Pada paruh kedua Juni, musim hujan Okinawa mulai berakhir, memberi jalan bagi hari-hari panas dan cerah yang sempurna untuk bermain di tepi pantai. Keluarga bisa menikmati pantai ramah anak dengan air dangkal dan jernih. Anak-anak bisa bermain di laut hangat (suhu air sudah sekitar 25°C di bulan Juni), dan pantai seperti Emerald Beach atau Zanpa Beach mulai ramai. Banyak pantai memiliki fasilitas di dekatnya dan menawarkan aktivitas seperti banana boat.
Okinawa Churaumi Aquarium adalah salah satu akuarium terbesar dan terbaik di dunia, terkenal dengan hiu paus raksasa dan manta ray dalam tangki besar—seluruh keluarga pasti terpesona dengan makhluk lautnya. Ini adalah perjalanan setengah hari yang sempurna, dan cocok juga saat hujan.
Seperti di tempat lain di Jepang, Juni di Okinawa bukan musim puncak, sehingga Anda mungkin menemukan resort yang lebih sepi. Keluarga dengan anak yang lebih besar bisa mencoba snorkeling di area terlindung untuk melihat ikan tropis, berkayak di hutan bakau, atau mengunjungi taman buah-buahan untuk mencicipi buah tropis lokal. Karena lebih sepi dari Juli dan Agustus, siapkan diri untuk cuaca panas dan bawa tabir surya serta topi untuk si kecil.
Tempat Terbaik untuk Menghindari Keramaian: Tohoku

Jika Anda mencari ketenangan jauh dari keramaian wisatawan, pergilah ke Tohoku, bagian utara pulau utama Jepang. Sering diabaikan oleh wisatawan mancanegara, kawasan ini menyimpan banyak permata tersembunyi yang sempurna untuk perjalanan santai di bulan Juni.
Kuil Chuson-ji (Iwate): Situs Warisan Dunia UNESCO di Hiraizumi ini memiliki aula berlapis emas yang menakjubkan dan taman iris yang indah. Di bulan Juni, Anda mungkin hanya bertemu segelintir pengunjung di sekitar area kuil. Baca selengkapnya tentang kawasan ini.
Danau Towada & Oirase Gorge (Aomori–Akita): Nikmati perjalanan kapal di Danau Towada sambil mengagumi pemandangan hutan pegunungan, lalu jelajahi jalur berlumut di Oirase Gorge, di mana air terjun bersinar di tengah hujan awal musim panas. Baca selengkapnya tentang kawasan ini.
Pantai Sanriku (Pasifik Timur Laut): Jalur pantai ini menyuguhkan tebing dramatis dan hamparan laut biru yang dalam. Berkendara atau naik kereta melewati desa-desa nelayan yang tenang sangat menyenangkan di bulan Juni. Baca selengkapnya tentang kawasan ini.
Kakunodate (Akita): Terkenal dengan kawasan samurai yang terpelihara baik, kota bersejarah ini mengundang Anda berjalan santai di bawah kanopi pepohonan hijau yang rimbun. Tenang, indah, dan jarang ramai di waktu ini. Baca selengkapnya tentang kawasan ini.
Aizu-Wakamatsu (Fukushima): Kota benteng kaya warisan samurai ini sangat jarang dikunjungi bus wisata di bulan Juni. Jelajahi situs-situs bersejarahnya dengan santai sesuai keinginan Anda. Baca selengkapnya tentang kawasan ini.
Yamadera (Yamagata): Daki lebih dari 1.000 anak tangga batu menuju kuil di lereng gunung ini, dikelilingi kabut dan kicauan burung. Hujan justru menambah atmosfer mistis kuil ini. Baca selengkapnya tentang kawasan ini.
Tohoku mulai turun hujan dari pertengahan Juni, namun cuacanya lebih sejuk dari sebagian besar Jepang dan sempurna dijelajahi dengan mobil sewaan. Anda akan bertanya-tanya mengapa tidak banyak orang yang menemukan sisi Jepang yang damai ini.
Rekomendasi Perjalanan Sehari dari Tokyo

Jika berbasis di Tokyo, ada banyak pilihan perjalanan sehari yang menarik di sekitarnya. Berikut tiga destinasi unggulan untuk bulan Juni, masing-masing menawarkan pengalaman yang berbeda.
Yokohama (Prefektur Kanagawa)
Kawasan waterfront Minato Mirai 21 di Yokohama menampilkan cakrawala futuristik dan berbagai atraksi seperti Sky Garden di lantai 69 Yokohama Landmark Tower, dengan pemandangan luas kota dan Gunung Fuji. Anda juga bisa naik Cosmo Clock 21 untuk menikmati pemandangan teluk, atau menjelajahi area retro-modern seperti Red Brick Warehouse, Cup Noodles Museum, dan Chinatown yang ramai.
Untuk pemandangan musiman, kunjungi Sankeien Garden yang luas untuk melihat hydrangea bermekaran, atau hadiri Hakkeijima Hydrangea Festival (6–28 Juni 2026) di mana sekitar 20.000 bunga menghiasi area tersebut di bulan Juni. Selengkapnya tentang hal yang bisa dilakukan di Yokohama.
Gunung Takao (Tokyo)
Hanya 50 menit dari Shinjuku dengan Keio Line, Gunung Takao adalah tempat pelarian berupa hutan rimbun dengan beberapa jalur pendakian, cable car, dan pemandangan dari puncak yang mungkin mencakup Gunung Fuji di hari yang cerah. Beberapa jalur pendakian juga melewati area kuil yang tenang dan kebun teh. Selengkapnya tentang Gunung Takao.
Nikkō (Prefektur Tochigi)
Lebih dari 2 jam dari Tokyo, Nikkō memiliki kompleks kuil dan mausoleum yang luar biasa—termasuk Tosho-gu yang megah—yang bisa dinikmati dua hari penuh jika ingin menjelajahinya secara menyeluruh. Jika waktu terbatas, kunjungi kawasan kuil utama, lalu pergi ke Air Terjun Kegon atau Danau Chuzenji yang indah untuk menikmati alam. Gunung Nikkō-Shirane juga merupakan pilihan pendakian yang populer. Selengkapnya tentang Nikkō.
Rekomendasi Perjalanan Sehari dari Kyoto

Jika berbasis di Kyoto, Anda berada di posisi yang sangat strategis untuk menjelajahi kekayaan budaya dan alam di sekitarnya. Berikut tiga perjalanan sehari yang memuaskan, masing-masing menawarkan pengalaman unik untuk bulan Juni.
Himeji (Prefektur Hyogo)
Sekitar 1 jam dengan Shinkansen, Himeji adalah rumah bagi Kastil Himeji, Situs Warisan Dunia UNESCO yang dikenal sebagai 'Kastil Bangau Putih' karena eksteriornya yang elegan. Di bulan Juni, area kastil dihiasi hydrangea dan iris yang bermekaran, menambahkan sentuhan musiman yang indah.
Tepat di sebelahnya, Taman Koko-en menawarkan keindahan taman bergaya Edo dengan kolam dan rumah teh—sangat atmosferik saat hujan berkat lorong tertutup dan pemandangan yang tenang. Anda juga bisa mengunjungi Museum Seni Kota Himeji dan berbagai institusi budaya lainnya. Selengkapnya tentang Himeji.
Ohara (Kyoto)
Sekitar 40 menit dengan bus dari pusat Kyoto, Ohara adalah desa pegunungan yang tenang yang memadukan alam dan tradisi. Daya tarik utamanya, Kuil Sanzen-in, memiliki taman berlumut, aula bersejarah Ojo Gokuraku-in, dan hydrangea yang semarak di bulan Juni.
Jalan-jalanlah di sepanjang jalur pemandangan yang diapit toko-toko dan makanan lokal, lalu jelajahi kuil-kuil terdekat seperti Shorin-in, Hosen-in—terkenal dengan upacara teh dan pemandangan taman dengan pohon pinus berusia 700 tahun—dan Jakko-in, dengan anak tangga batu yang tersembunyi di tengah hutan. Selengkapnya tentang Ohara.
Kurama & Kibune (Kyoto)
Kurang dari satu jam ke utara dari Stasiun Kyoto, kawasan sekitar Gunung Kurama menawarkan perjalanan sehari yang memuaskan dari pusat Kyoto, dengan situs-situs spiritual dan pendakian melalui pegunungan berpohon cedar. Kuil Kurama-dera menyuguhkan pemandangan luas, dan jalur menuju Kifune Shrine menawarkan trekking 2–3 jam yang menyenangkan. Di Kifune Shrine, yang terkenal dengan ramalan omikuji di air, suasananya hijau dan damai serta sangat layak dikunjungi. Selengkapnya tentang kawasan ini.
Setelah mendaki, bersantailah dengan makan malam kawadoko di tepi sungai, di mana Anda bisa menikmati masakan Kyoto di atas platform yang dibangun di atas aliran Sungai Kibune yang tenang.
Apa yang Bisa Dilakukan di Jepang di Bulan Juni: Tur, Festival & Lainnya
Tur yang Direkomendasikan
Berikut beberapa tur yang paling banyak dipesan untuk bulan Juni.
-
Kyoto & Nara Day Tour: Arashiyama Train, Fushimi Inari Shrine
Detail & Pemesanan ▶
(Image/activity provider: Klook) -
(Dari Tokyo) Mount Fuji Popular Instagrammable Sights Sightseeing Tour
Detail & Pemesanan ▶
(Image/activity provider: Klook) -
(Dari Nagoya) Kumano Kodo Walking Trail & Nachi Falls One Day Tour
Detail & Pemesanan ▶
(Image/activity provider: Klook) -
(Dari Hiroshima) Hiroshima & Miyajima 1 Day Bus Tour
Detail & Pemesanan ▶
(Image/activity provider: Klook)
Festival yang Direkomendasikan di Bulan Juni

Yosakoi Soran Festival (Sapporo; 4–8 Juni)
Sapporo bergemuruh dengan energi saat tim penari berbusana cerah memenuhi jalanan dengan koreografi yang powerful dan musik berdenyut yang memadukan irama tradisional dan modern. Beberapa kelompok bahkan tampil dengan properti bercahaya di malam hari. Jika mengunjungi Hokkaido di awal Juni, ini adalah festival Jepang yang dinamis dan kontemporer yang tidak boleh dilewatkan. Lihat detail di sini.
Atsuta Festival (Nagoya; 5 Juni)
Diselenggarakan di salah satu kuil paling sakral di Jepang, Atsuta Jingu, festival satu hari ini menampilkan upacara tradisional, seni bela diri, panahan berkuda, dan tarian klasik. Saat malam tiba, lampion menerangi kuil sebelum kembang api yang memukau menjadi penutup. Jika berada di dekat Nagoya di awal Juni, ini adalah cara yang tak terlupakan untuk merasakan Jepang yang spiritual dan kaya budaya dalam satu tempat. Lihat detail di sini (Nagoya Convention & Visitors Bureau).
Kanazawa Hyakumangoku Matsuri (Kanazawa; 5–7 Juni 2026)
Festival khas Kanazawa ini mengenang kedatangan agung Lord Maeda Toshiie pada tahun 1583. Puncaknya adalah parade hari Sabtu dengan peserta berpakaian lengkap samurai dan bangsawan yang berbaris melewati kota. Ini adalah tontonan bersejarah dan perayaan budaya yang memamerkan warisan kebanggaan Kanazawa. Lihat detail di sini (situs resmi).
Sanno Matsuri (Tokyo; 7–17 Juni)
Salah satu dari "Tiga Festival Besar" Tokyo yang bersejarah, Sanno Matsuri menawarkan suasana yang lebih halus dan tradisional dibanding perayaan yang lebih meriah. Berpusat di Hie Shrine di pusat Tokyo, festival ini menampilkan ritual, tarian, dan di tahun ganjil, parade berskala lebih kecil pada 15 Juni. Ini adalah kesempatan bagus untuk merasakan festival klasik tanpa berdesak-desakan. Lihat detail di sini.
Chagu Chagu Umakko (Morioka, Iwate; 13 Juni 2026)
Parade pedesaan ini menampilkan sekitar 100 kuda yang dihias dengan perlengkapan berwarna-warni dan lonceng gemerincing, berjalan sejauh 15 km dari Takizawa ke Morioka. Acara ini menghormati peran kuda dalam kehidupan pertanian lokal dan menawarkan pengalaman festival yang indah dan damai di pedesaan Tohoku. Tradisi yang unik dan menawan bagi mereka yang menjelajahi Jepang utara. Lihat detail di sini (situs resmi).
Aktivitas yang Direkomendasikan di Bulan Juni
Kagumi Bunga-bunga Musiman
Hydrangea adalah pemandangan favorit di bulan Juni. Banyak kuil dan taman mengadakan festival hydrangea, di mana Anda bisa berjalan-jalan di antara ribuan bunga dalam suasana berkabut yang damai. Di Tokyo, Hakusan Shrine mengadakan Bunkyo Hydrangea Festival (6–14 Juni 2026) dengan lebih dari 3.000 tanaman.
Bunga iris Jepun juga bermekaran bulan ini, menawarkan keindahan yang lembut dan elegan. Taman Dalam Meiji Shrine di Tokyo memiliki taman iris klasik yang mencapai puncaknya di pertengahan Juni. Untuk pengalaman pedesaan, Suigo Itako Iris Festival di Ibaraki menyuguhkan bunga-bunga di sepanjang saluran air tua—sering dengan pengunjung berpakaian yukata yang menambah kesan klasiknya. Anda bisa memesan tur perahu dayung di sini.
Nikmati Pertunjukan Budaya & Workshop
Hujan di bulan Juni adalah alasan yang tepat untuk menjelajahi budaya dalam ruangan. Tonton pertunjukan Kabuki di Kabukiza Theater di Ginza, di mana tiket satu babak memudahkan penonton baru untuk ikut menikmati.
Lebih suka aktivitas interaktif? Coba upacara minum teh, kelas membuat sushi, atau sesi kaligrafi—aktivitas yang tersedia di sebagian besar kota besar. Anda tidak hanya terlindung dari hujan, tetapi juga pulang dengan apresiasi lebih dalam terhadap kesenian dan ketenangan Jepang. Sesi foto berkimono juga bisa menjadi kenangan budaya yang indah, hujan atau cerah.
Kunjungi Museum & Akuarium
Saat cuaca mulai hujan, masuklah ke dalam ruangan. Pilihan teratas meliputi Tokyo National Museum untuk sejarah dan seni, serta Osaka Aquarium Kaiyukan, salah satu akuarium terbesar di dunia. Sunshine Aquarium Tokyo di Ikebukuro, yang terletak di atas atap gedung, juga menjadi kunjungan yang tak terlupakan.
Saksikan Kunang-kunang di Malam Hari
Musim kunang-kunang (hotaru) dimulai pertengahan Juni—pengalaman ajaib yang berlangsung singkat. Tepat setelah matahari terbenam, taman dan tepi sungai bersinar dengan cahaya berkelip. Di Tokyo, Hotel Chinzanso mengadakan acara taman kunang-kunang (dari 16 Mei hingga 30 Juni), sementara tempat umum seperti Ikuta Ryokuchi Park di Kawasaki dan area di Fukuoka dikenal sebagai spot pengamatan yang populer.
Di daerah pedesaan, warga setempat mungkin menunjukkan sungai atau sawah yang tenang tempat kunang-kunang berkumpul. Matikan senter dan bicaralah pelan—cahaya kecil ini pemalu dan mudah pergi.
Apa yang Bisa Dimakan di Jepang di Bulan Juni
Masakan Jepang sangat erat kaitannya dengan musim, dan awal musim panas membawa gelombang cita rasa baru yang segar. Berikut beberapa makanan dan minuman lezat yang bisa Anda coba selama perjalanan di bulan Juni.
Buah-buahan Musiman
Juni adalah musim buah yang istimewa, dengan ceri merah cerah Sato Nishiki dari Yamagata yang menawarkan rasa manis berair—biasanya tersedia dari pertengahan hingga akhir Juni. Musim melon juga dimulai—terutama di Hokkaido dan Shizuoka—dan Anda bisa menemukan parfait melon dan aneka kue berasa melon di menu kafe.
Ume (Plum Jepang)
Musim hujan disebut "hujan plum" karena bersamaan dengan musak matangnya ume (plum). Coba umeboshi (plum asin), umeshu (minuman beralkohol plum yang sering disajikan dengan es), atau minuman musiman seperti soda plum dan jeli plum untuk cita rasa asam yang menyegarkan khas awal musim panas.
Mi Dingin
Juni adalah saat mi dingin kembali hadir di menu—terutama somen, mi gandum putih tipis yang disajikan dingin dengan saus celup ringan. Anda juga mungkin menemukan hiyashi chuka, salad ramen menyegarkan yang dilengkapi telur, sayuran, dan daging.
Kakigori & Kue Jepang
Es serut, atau kakigori, tersedia di toko dan festival, dengan rasa seperti Uji Kintoki (matcha dengan kacang merah manis) dan pilihan berbagai buah. Perhatikan juga wagashi bertema hydrangea (kue tradisional Jepang) dan minazuki, kue beras manis dari tepung ketan yang ditaburi kacang azuki—dimakan pada 30 Juni untuk menolak nasib buruk.
Mugicha & Minuman Musim Panas
Untuk tetap segar, banyak orang beralih ke mugicha, teh jelai panggang bebas kafein dengan rasa yang melepas dahaga. Minuman ringan musiman dan Frappuccino edisi terbatas juga kerap hadir di Starbucks di bulan Juni, menambah variasi pilihan minuman Anda.
Tips Mengunjungi Jepang di Bulan Juni
Untuk memastikan perjalanan Juni Anda berjalan lancar dan menyenangkan, ingat tips praktis dan panduan budaya berikut ini.
Cek Cuaca Setiap Hari
Gunakan aplikasi cuaca untuk memeriksa prakiraan setiap pagi, termasuk prediksi per jam. Jika peringatan hujan deras atau banjir dikeluarkan, pertimbangkan untuk menghindari area pedesaan atau pegunungan pada hari itu (kota-kota biasanya tidak terpengaruh).
Siapkan Rencana Cadangan di Dalam Ruangan
Agar perjalanan tetap menyenangkan, selalu siapkan beberapa pilihan aktivitas dalam ruangan—museum, akuarium, galeri, atau pusat perbelanjaan. Stasiun besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka sendiri sudah merupakan pusat perbelanjaan, dengan mal lengkap di dalamnya.
Tips Transportasi
Hujan deras sesekali dapat menyebabkan keterlambatan kereta, terutama di pegunungan atau tepi laut, namun shinkansen dan jalur utama biasanya tetap tepat waktu bahkan saat hujan. Gunakan kartu perjalanan IC (Suica, Pasmo, Icoca) untuk perjalanan lancar dengan kereta dan bus tanpa perlu membeli tiket terpisah.
Etika Penggunaan Payung
Saat di kereta atau bus, lipat atau masukkan payung ke dalam kantong plastik agar tidak menetes ke penumpang lain. Pegang secara vertikal dengan ujung ke bawah, terutama di tempat yang ramai—dan banyak toko serta gedung menyediakan pengelap atau kantong plastik untuk payung di pintu masuk, jadi manfaatkanlah.
Juni yang basah menawarkan momen-momen yang tenang dan puitis—seperti suara hujan di atap kuil atau katak yang bernyanyi di tengah sawah berkabut. Ini adalah contoh sempurna dari wabi-sabi, konsep Jepang tentang menemukan keindahan dalam ketidakkekalan—sambut perpaduan hujan, ketenangan, dan kenikmatan musiman yang menantimu.
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Tur dan Aktivitas Populer
Recommended places for you
-
Yokote Park
Parks
Surrounding Areas Of Akita
-
ISHIDAYA Hanare
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Former Hokkaido Government Office Building (Red Brick Office)
Other Historic Sites
Sapporo / Chitose
-
Jukuseiniku-to Namamottsuarera Nikubaru Italian Nikutaria Sannomiya
Izakaya
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Goods
Yoshida Gennojo-Roho Kyoto Buddhist Altars
Gift Shops
Nijo Castle, Kyoto Imperial Palace
-
Appealing
Rukku and Uohei
Izakaya
Sapporo / Chitose
-
Panduan Acara Kansai Bulan Juni: Festival Seru, Kuliner, dan Hal Menarik di Kyoto & Osaka
-
Budaya dan Cara Menggunakan Kolam Pemandian di Jepang
-
Menikmati Tokyo di Musim Panas (Juni/Juli/Agustus): Cuaca, Pilihan Pakaian untuk Dewasa & Anak, dan Tempat Wisata Terbaik
-
Meriahnya Acara Bulan Juli di Tokyo yang Tak Terkalahkan oleh Cuaca Panas!
-
Tokyo, Roppongi | Peta Area dan Informasi Wisata Sekitar Stasiun Roppongi
-
Lokasi Untuk Menikmati 'Ajisai' (Hydrangea) dan 'Hanashobu' (Bunga Iris Jepang), Bunga-Bunga pada Bulan Juni












