Menjelajahi Jepang di Musim Gugur: Panduan Keindahan Daun dan Pesona Musim Ini
- Written by: Tim editorial LIVE JAPAN
Musim gugur di Jepang benar-benar memanjakan semua indra. Dari pemandangan dedaunan berwarna merah dan keemasan hingga festival budaya yang meriah, inilah salah satu waktu terbaik untuk berkunjung. Temukan berbagai tempat menarik, aktivitas yang wajib dicoba, serta tips penting untuk merencanakan perjalanan Anda di musim yang penuh pesona ini.
(Gambar utama: PIXTA)
- Table of Contents
-
- Seperti Apa Musim Gugur di Jepang?
- Kapan Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Jepang di Musim Gugur?
- Mengapa Musim Gugur Adalah Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Jepang?
- Destinasi Populer untuk Melihat Daun Musim Gugur
- Tips Memilih Destinasi untuk Melihat Dedaunan Musim Gugur
- Tur & Aktivitas Menarik di Jepang Saat Musim Gugur
- Musim Gugur dan Budaya Jepang
Seperti Apa Musim Gugur di Jepang?

Udara sejuk dari pegunungan Hokkaido hingga semilir hangat di Kyushu menjadikan musim gugur di Jepang (September hingga November) salah satu waktu paling nyaman sepanjang tahun.
Siang hari terasa sejuk dan langit biasanya cerah, dengan suhu rata-rata sekitar 20 hingga 27°C pada bulan September, menurun menjadi sekitar 10 hingga 17°C menjelang November (Japan Meteorological Agency data, 1991–2020
).
Kelembapan menurun drastis setelah musim panas, tetapi hujan ringan atau badai tropis masih bisa terjadi pada September atau Oktober, jadi sebaiknya selalu sediakan payung.
Yang paling menggambarkan musim gugur di Jepang adalah koyo (juga dikenal sebagai momiji), yaitu pemandangan menakjubkan saat pepohonan berubah warna menjadi merah, oranye, dan keemasan. Pohon maple, sakura, dan kesemek menambah kehangatan warna musim ini, sementara pohon ginkgo menonjol dengan warna kuning cerahnya. Perubahan warna biasanya dimulai dari wilayah utara dan daerah pegunungan lalu perlahan bergerak ke selatan, menciptakan lanskap indah yang terus berubah dan memikat para pelancong.
Kapan Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Jepang di Musim Gugur?
Musim terbaik untuk mengunjungi Jepang saat musim gugur tergantung pada tempat yang ingin Anda lihat perubahan warnanya. Jika Anda ingin menikmati dedaunan di puncak keindahannya, pastikan untuk memeriksa ramalan perubahan warna daun yang menunjukkan perkiraan waktu dan lokasi terbaik untuk menikmatinya.
Secara umum, daun mulai berubah warna pada pertengahan hingga akhir September di Hokkaido, pulau paling utara Jepang, lalu perlahan bergerak ke arah selatan hingga awal Desember di Kyushu.
Puncak musim gugur di sebagian besar wilayah Jepang biasanya terjadi antara akhir Oktober hingga pertengahan November. Namun, waktu pastinya bisa berbeda setiap tahun tergantung pada kondisi cuaca.
Mengapa Musim Gugur Adalah Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Jepang?

Musim gugur merupakan waktu yang sangat ideal untuk berkunjung ke Jepang karena berbagai alasan.
1. Nikmati Pemandangan Berwarna-warni dengan Beragam Cara
Pertama-tama, pemandangan di musim gugur benar-benar menakjubkan dan sangat indah untuk diabadikan. Anda bisa menikmati kontras antara warna daun yang cerah dengan langit biru, atau melihat pantulan dedaunan di permukaan air. Keindahan ini dapat dinikmati dari berbagai sudut, baik saat menaiki kereta, kereta gantung, maupun ketika berlayar dengan kapal wisata.
2. Nikmati Aktivitas di Alam Terbuka
Kedua, musim gugur adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan berbagai aktivitas luar ruangan di Jepang. Anda bisa mendaki gunung atau berjalan melintasi hutan sambil menghirup udara segar dan menikmati suasana alam yang tenang.
Anda juga dapat berkemah atau mencoba glamping (kemah bergaya) di lokasi yang indah, di mana Anda bisa tidur di bawah langit bertabur bintang dan bangun dengan pemandangan yang menakjubkan.
3. Nikmati Budaya dan Kuliner

Ketiga, musim gugur adalah waktu yang kaya akan budaya dan kuliner Jepang. Anda dapat mengunjungi kuil dan vihara yang dihiasi lentera serta bunga untuk merayakan festival musim gugur atau acara khusus.
Anda juga bisa menikmati berbagai hidangan musiman seperti kastanye, ubi manis, jamur, buah kesemek, anggur, pir, dan apel. Selain itu, cobalah juga makanan khas seperti mi soba (mi gandum hitam), oden (rebusan hangat dengan berbagai bahan), serta wagashi (manisan tradisional Jepang).
Masakan kaiseki Jepang sangat memperhatikan penggunaan bahan musiman. Setiap hidangan disusun dengan cermat untuk mencerminkan keindahan musim, dan banyak yang menganggap musim gugur sebagai waktu terbaik untuk mencicipi kaiseki untuk pertama kalinya.
4. Nikmati Berendam di Pemandian Air Panas
Tidak ada pengalaman yang lebih menggambarkan suasana musim gugur di Jepang selain berendam di onsen yang mengepulkan uap panas sambil dikelilingi dedaunan berwarna-warni. Bayangkan diri Anda bersantai di mata air alami sambil merasakan perpaduan antara udara pegunungan yang sejuk dan hangatnya air panas. Di sekitar Anda, daun maple dan ginkgo berkilau dalam rona merah dan keemasan, menciptakan suasana tenang bak dalam mimpi.
Banyak ryokan onsen menambah keistimewaan pengalaman ini dengan menyajikan hidangan musiman yang lezat. Nikmati sup jamur Matsutake yang harum atau ikan saury panggang yang baru matang sambil memandangi pemandangan indah di luar. Perpaduan antara air panas yang menenangkan, udara segar, dan cita rasa khas musim gugur menjadikan pengalaman ini sebagai liburan yang tak terlupakan, melambangkan keindahan sejati musim gugur di Jepang.
Destinasi Populer untuk Melihat Daun Musim Gugur

Jepang memiliki banyak destinasi terkenal dengan keindahan dedaunan musim gugur. Berikut beberapa tempat paling populer, disusun dari utara hingga selatan.
1. Jozankei Onsen, Hokkaido
Jozankei Onsen dikenal luas sebagai salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur di Hokkaido. Kota pemandian air panas ini dikelilingi pegunungan dan lembah yang berubah menjadi lautan warna merah dan kuning yang menakjubkan saat musim gugur tiba.
Pengunjung dapat berendam di kolam air panas terbuka sambil menikmati pemandangan, atau berjalan-jalan di sepanjang Sungai Toyohira dan Jembatan Gantung Futami.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
2. Danau Towada, Aomori
Danau Towada adalah danau kaldera besar yang terletak di perbatasan antara Prefektur Aomori dan Akita di wilayah Tohoku. Danau ini terkenal dengan airnya yang jernih kebiruan serta kontras menakjubkan dengan warna-warni dedaunan musim gugur di hutan sekitarnya.
Cara terbaik untuk menikmati keindahan daun musim gugur di sini adalah dengan menaiki perahu wisata mengelilingi danau atau berkendara di sepanjang Sungai Oirase, sungai indah yang mengalir keluar dari danau ini.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
3. Naruko Gorge, Miyagi
Naruko Gorge adalah salah satu ngarai paling menakjubkan di Jepang dan menjadi lokasi populer untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur di wilayah Tohoku. Ngarai ini memiliki kedalaman sekitar 100 meter dan panjang sekitar 2,5 kilometer, dengan tebing curam serta formasi batu yang menambah pesona latar dedaunan berwarna-warni.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara akhir Oktober hingga awal November, saat ngarai ini diterangi cahaya di malam hari, menciptakan suasana yang benar-benar memukau.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
4. Nikko, Tochigi
Nikko terletak tidak jauh dari Tokyo dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal dengan berbagai daya tarik bersejarah dan budaya, seperti Kuil Toshogu, Kuil Futarasan, dan Kuil Rinnoji. Selain itu, Nikko juga menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan cocok bagi para pencinta aktivitas luar ruangan.
Saat musim gugur tiba, Nikko semakin memukau ketika pepohonan di daerah pegunungan berubah warna menjadi merah dan oranye. Danau Chuzenji serta Air Terjun Ryuzu adalah dua lokasi terbaik untuk menikmati keindahan dedaunan berwarna-warni.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
5. Hakone, Kanagawa
Hakone adalah kota resor pemandian air panas yang populer dan terkenal dengan pemandangan menakjubkan Gunung Fuji serta Danau Ashi. Kota ini memiliki berbagai tempat menarik untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur, termasuk Hakone Ropeway, Hakone Open-Air Museum, dan Taman Botani Hakone Wetlands.
Waktu terbaik untuk melihat warna musim gugur di sini biasanya antara akhir Oktober hingga awal November.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
6. Danau Kawaguchi, Yamanashi
Danau Kawaguchi adalah salah satu dari Lima Danau Fuji dan dapat dikunjungi sebagai perjalanan singkat semalam dari Tokyo saat menjelajahi Jepang. Sangat disarankan untuk bermalam satu atau dua malam di kota Fujikawaguchiko yang terletak di tepi danau ini agar dapat menikmati pemandangan menakjubkan Gunung Fuji di kejauhan.
Salah satu lokasi paling terkenal untuk melihat Gunung Fuji dari Danau Kawaguchi adalah Pagoda Chureito. Pada musim gugur, dedaunan berwarna-warni membingkai gunung di latar belakang, menciptakan pemandangan yang luar biasa indah.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
7. Kyoto, Kyoto
Kyoto adalah salah satu kota yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang pertama kali datang ke Jepang untuk merasakan suasana bersejarah seperti di kawasan Gion serta menikmati gaya hidup yang lebih tenang dibandingkan Tokyo. Sebagai ibu kota budaya Jepang, Kyoto menawarkan banyak tempat indah untuk dijelajahi.
Waktu terbaik untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur di sini biasanya antara November hingga awal Desember. Beberapa lokasi paling populer meliputi Kuil Kitano Tenmangu, Kuil Eikando, Kuil Tofukuji, Kuil Kiyomizudera, Hutan Bambu Arashiyama, dan Jalur Filsuf. Di tempat-tempat ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan sambil mengabadikan momen dengan foto yang indah.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
8. Kanazawa, Ishikawa
Kanazawa adalah sebuah kota di pesisir Laut Jepang yang masih mempertahankan pesona dan budaya tradisionalnya. Kota ini terkenal dengan kawasan samurai, distrik geisha, serta taman bersejarahnya. Salah satu taman paling terkenal di Jepang adalah Taman Kenrokuen, yang terlihat luar biasa indah pada musim gugur ketika dedaunan berubah warna.
Taman ini juga mengadakan acara pencahayaan malam setiap tahun selama puncak musim gugur, menjadikannya pengalaman yang tidak boleh dilewatkan.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
9. Shirakawago, Gifu
Shirakawago adalah sebuah desa kecil di daerah pegunungan Prefektur Gifu yang terkenal dengan rumah-rumah tradisional bergaya gassho-zukuri, bangunan kayu bersejarah, serta deretan toko kecil yang menawan. Desa ini juga dikenal karena festival, kerajinan tangan, dan kuliner lokalnya.
Pada musim gugur, Shirakawago dikelilingi pemandangan indah pegunungan dan hutan berwarna-warni yang dapat dinikmati sambil berjalan santai di sekitar desa.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
10. Koyasan, Wakayama
Koyasan adalah kawasan pegunungan suci di Prefektur Wakayama yang menjadi pusat ajaran Buddha Shingon, salah satu aliran utama dalam agama Buddha di Jepang. Kawasan ini memiliki lebih dari 100 kuil dan biara, beberapa di antaranya menawarkan penginapan bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana spiritual serta menikmati hidangan vegetarian tradisional.
Koyasan juga merupakan tempat yang menakjubkan untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur, dengan area kuil dan hutan di sekitarnya yang dipenuhi warna merah dan kuning yang memesona.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar siniKoyasan adalah kawasan pegunungan suci di Prefektur Wakayama yang menjadi pusat ajaran Buddha Shingon, salah satu aliran utama dalam agama Buddha di Jepang. Kawasan ini memiliki lebih dari 100 kuil dan biara, beberapa di antaranya menawarkan penginapan bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana spiritual serta menikmati hidangan vegetarian tradisional.
Koyasan juga merupakan tempat yang menakjubkan untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur, dengan area kuil dan hutan di sekitarnya yang dipenuhi warna merah dan kuning yang memesona.
Rekomendasi tempat menginap di sekitar sini
Tips Memilih Destinasi untuk Melihat Dedaunan Musim Gugur
Saat memilih destinasi untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur di Jepang, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
- Waktu perubahan warna: Seperti disebutkan sebelumnya, waktu perubahan warna daun berbeda-beda tergantung wilayah dan ketinggian. Disarankan untuk memeriksa ramalan koyo sebelum merencanakan perjalanan, serta menjaga fleksibilitas tanggal jika memungkinkan. Hindari akhir pekan dan hari libur nasional karena biasanya ramai dengan wisatawan dan penduduk lokal.
- Akses dan transportasi: Kemudahan menuju suatu destinasi bergantung pada lokasi asal dan cara Anda bepergian. Periksa lebih awal mengenai ketersediaan serta biaya transportasi seperti kereta, bus, taksi, atau mobil sewaan ke lokasi pilihan. Pertimbangkan juga jarak dan waktu tempuh antar tempat yang ingin dikunjungi.
- Akomodasi dan fasilitas: Beberapa destinasi menawarkan lebih banyak pilihan penginapan dibandingkan yang lain. Periksa ketersediaan dan harga hotel, ryokan (penginapan tradisional Jepang), hostel, guesthouse, atau area perkemahan sesuai dengan anggaran dan kebutuhan Anda. Pastikan juga fasilitas seperti Wi-Fi, sarapan, tempat parkir, dan layanan laundry tersedia.
Tur & Aktivitas Menarik di Jepang Saat Musim Gugur
Jepang menawarkan berbagai aktivitas menarik yang dapat dinikmati di musim gugur, tergantung pada minat dan selera Anda. Berikut beberapa pilihan paling populer.
- Mendaki dan trekking: Jepang memiliki banyak jalur pendakian yang cocok untuk semua tingkat kemampuan, mulai dari rute ringan hingga menantang, di kawasan perkotaan maupun pedesaan. Aktivitas ini tidak hanya memberi kesempatan untuk menikmati keindahan alam dan budaya Jepang, tetapi juga menjadi cara yang menyegarkan untuk berolahraga dan melepas penat. Beberapa destinasi pendakian terkenal antara lain Gunung Fuji (dibuka untuk pendakian dari Juli hingga September), Kamikochi (lembah dataran tinggi di Pegunungan Alpen Utara), Yakushima (pulau dengan hutan pohon cedar kuno), dan Kumano Kodo (jaringan rute ziarah yang menghubungkan situs-situs suci).
- Berkemah: Aktivitas berkemah sangat digemari di musim gugur karena cuacanya yang sejuk dan pemandangannya yang indah. Berkemah menjadi alternatif menyenangkan dan lebih hemat dibanding menginap di hotel atau ryokan, sekaligus cara untuk merasakan gaya hidup yang berbeda. Anda dapat berkemah di lokasi resmi atau kawasan alam tergantung tingkat kenyamanan dan pengalaman. Beberapa tempat berkemah populer termasuk Danau Motosu (dengan pemandangan Gunung Fuji), Taman Nasional Shikotsu-Toya (dengan danau vulkanik dan mata air panas), Taman Nasional Oze (dikenal dengan rawa dan tumbuhan alpin), serta Kepulauan Okinawa (dengan pantai tropis dan terumbu karang).
- Mengunjungi kuil dan vihara: Kuil dan vihara memiliki peran penting dalam budaya dan spiritualitas Jepang serta menjadi keajaiban arsitektur yang menakjubkan. Mengunjunginya memberi kesempatan untuk memahami sejarah, agama, dan adat Jepang, sekaligus menikmati keindahan taman di sekitarnya. Di musim gugur, banyak kuil dan vihara mengadakan acara khusus seperti pencahayaan malam, festival, atau upacara tradisional. Beberapa yang terkenal adalah Kuil Kinkaku-ji (berlapis daun emas), Kuil Fushimi Inari (dengan ribuan gerbang torii merah), Kuil Todai-ji (yang menampung patung Buddha perunggu raksasa), dan Kuil Meiji (didedikasikan untuk Kaisar Meiji).
- Menikmati kuliner: Salah satu daya tarik utama wisata di Jepang adalah makanannya yang beragam dalam rasa, tekstur, dan gaya penyajian. Masakan Jepang mencerminkan musim, daerah, tradisi, dan inovasi kuliner. Mencicipi makanan Jepang adalah cara terbaik untuk menikmati kekayaan cita rasa lokal, baik di restoran, kafe, kedai kaki lima, pasar, maupun toko serba ada. Beberapa hidangan populer termasuk sushi (ikan mentah di atas nasi), ramen (mi kuah), tempura (gorengan seafood atau sayuran), yakitori (sate ayam panggang), okonomiyaki (pancake asin khas Jepang), mochi (kue beras), matcha (teh hijau bubuk), dan sake (minuman beras fermentasi).
Tur yang Direkomendasikan di Musim Gugur
-
Tur Sehari Melihat Daun Maple dari Tokyo
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: Klook) -
Tur Sehari Warisan Dunia Nikko dari Tokyo
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: Klook) -
Tur Sehari Musim Gugur Aomori: Ngarai Oirase, Danau Towada, Taman Hirosaki & Desa Neputa
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: KKday) -
Tur Daun Musim Gugur, Patung Buddha & Gunung Yoshino dengan Aktivitas Memetik Jeruk (Keberangkatan dari Osaka)
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: Klook) -
Tur Sehari Sorotan Kyoto: Istana Nijo, Kinkaku-ji, Arashiyama & Fushimi Inari
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: KKday) -
Tur Sehari Jalur Putih Hakusan Shirakawa-go & Situs Warisan Dunia Shirakawago di Musim Gugur
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: Klook) -
Tur Pribadi Sehari Gunung Fuji dari Tokyo (Paket Dapat Disesuaikan)
Informasi & Pemesanan ▶
(Gambar: Klook)
Musim Gugur dan Budaya Jepang
Musim gugur di Jepang bukan sekadar pergantian musim. Ini adalah masa yang mencerminkan perpaduan antara tradisi lama dan kreativitas modern. Salah satu adat paling terkenal adalah Tsukimi (Festival Melihat Bulan), ketika masyarakat berkumpul untuk menikmati keindahan bulan purnama sambil merayakan musim panen.
Menariknya, bahkan jaringan makanan cepat saji seperti McDonald’s ikut berpartisipasi dengan menghadirkan Tsukimi Burger edisi terbatas, lengkap dengan telur goreng yang melambangkan bulan. Dari upacara tradisional hingga tren musiman yang kreatif, musim gugur benar-benar mencerminkan keseimbangan antara warisan dan inovasi dalam budaya Jepang.
Higan: Minggu Ekuinoks

Higan merujuk pada periode selama satu minggu di sekitar ekuinoks musim semi dan musim gugur, yang masing-masing menandai peralihan dari musim dingin ke musim semi, serta dari musim panas ke musim gugur.
Selama ekuinoks musim gugur, salah satu pemandangan paling indah adalah bunga merah terang amaryllis, yang juga dikenal sebagai red spider lily. Pada waktu ini, masyarakat Jepang biasanya mengunjungi makam leluhur mereka untuk berziarah.
Setelah makam dibersihkan dengan saksama, bunga dan kue kacang manis yang disebut ohagi diletakkan sebagai tanda penghormatan. Ohagi dibuat dari beras yang direbus lalu dibentuk menjadi bola kecil sebelum dilapisi pasta kacang merah manis, menjadikannya sajian tradisional Jepang yang lezat sekaligus sarat makna.
Festival Olahraga

Cuaca yang sejuk dan nyaman di musim gugur menjadikan waktu ini ideal bagi sekolah-sekolah di Jepang untuk mengadakan undokai, yaitu festival olahraga tahunan. Para siswa biasanya dibagi menjadi “tim merah” dan “tim putih” untuk berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga dan kegiatan seru seperti lomba lari dan tarian.
Karena tradisi ini, hari Senin kedua di bulan Oktober ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional di Jepang, hari libur umum di mana berbagai acara olahraga diadakan di seluruh negeri sebelum dan sesudah tanggal tersebut.
Festival Budaya dan Acara Besar Musim Gugur
Selain keindahan dedaunan, makanan lezat, dan suhu yang menyenangkan, musim gugur di Jepang juga dikenal sebagai “musim seni.” Banyak sekolah dan universitas mengadakan festival budaya tahunan (Bunkasai atau Gakuensai) bertepatan dengan Hari Budaya Nasional (3 November).
Selain acara yang diadakan oleh para pelajar, musim gugur juga dipenuhi berbagai festival budaya dan olahraga besar:
・Sumo: Kejuaraan Sumo Besar kelima dalam setahun, yang dikenal sebagai Aki Basho (Turnamen Musim Gugur), diadakan di Tokyo di Ryogoku Kokugikan pada bulan September. Musim turnamen berakhir dengan Kyushu Basho di Fukuoka pada bulan November.
・Parade Kyoto: Pada 22 Oktober, Kyoto menyelenggarakan Jidai Matsuri (Festival Zaman), sebuah parade megah dengan peserta berpakaian kostum yang mewakili seribu tahun sejarah Jepang, dari Istana Kekaisaran Kyoto hingga Kuil Heian.
・Festival Osaka: Di Osaka, kota pelabuhan Kishiwada menjadi tuan rumah Kishiwada Danjiri Matsuri pada bulan September dan Oktober, terkenal dengan tim yang menarik kereta kayu berukir indah (danjiri) dengan kecepatan tinggi melalui jalan-jalan kota.
Koromogae: Pergantian Pakaian Sesuai Musim

Perubahan musim memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Jepang, hingga ada istilah khusus untuk menandai pergantian pakaian saat memasuki musim gugur, yaitu koromogae. Tradisi ini telah ada selama berabad-abad, dimulai pada zaman Heian, ketika kalangan bangsawan Jepang mengganti pakaian musim panas mereka dengan pakaian musim dingin.
Kebiasaan ini masih terlihat jelas hingga kini, terutama dalam seragam sekolah dan kepolisian. Setiap tahun pada 1 Juni, para pelajar dan petugas mulai mengenakan seragam musim panas, lalu beralih kembali ke seragam musim dingin pada 1 Oktober. Di rumah, lemari pakaian juga ikut “berubah musim” — pakaian tipis musim panas disimpan untuk memberi ruang bagi sweater dan jaket tebal yang nyaman.
Musim gugur di Jepang benar-benar memanjakan semua indera. Baik saat Anda menjelajahi lembah pegunungan, menelusuri taman kuil, maupun bersantai di pemandian air panas di bawah kanopi dedaunan merah dan keemasan, setiap momen terasa selaras dengan keindahan alam. Ini adalah waktu terbaik untuk melambat sejenak, menarik napas dalam-dalam, dan menikmati Jepang pada saat yang paling tenang dan memesona.
- Kategori
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Recommended places for you
-
Kanzenkoshitsuyakinikutabehodai Gyugyu Paradise Sannomiya
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Jukuseiniku-to Namamottsuarera Nikubaru Italian Nikutaria Sannomiya
Izakaya
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Kambei Sannomiyahonten
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Appealing
Rukku and Uohei
Izakaya
Sapporo / Chitose
-
ISHIDAYA Hanare
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Goods
Yoshida Gennojo-Roho Kyoto Buddhist Altars
Gift Shops
Nijo Castle, Kyoto Imperial Palace
-
Tokyo, Ikebukuro | Informasi Wisata & Peta Daerah Sekitar Ikebukuro
-
Barang-Barang Praktis yang Perlu Dibawa Saat Berwisata ke Jepang
-
Tokyo, Tsukiji | Informasi dan Peta Wisata Sekitar Stasiun Tsukiji
-
Tokyo, Roppongi | Peta Area dan Informasi Wisata Sekitar Stasiun Roppongi
-
Taman untuk Menikmati Bunga Mawar di Musim Gugur & Spot Terbaik Melihat Kochia dan Bunga Kosmos
-
Budaya dan Cara Menggunakan Kolam Pemandian di Jepang
































