Sejarah Taman-Taman Jepang

Taman formal pertama di Jepang dibangun lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Ada saatnya dimana kebun yang indah menjadi sangat populer sehingga banyak taman yang dibangun oleh para penguasa. Di sisi lain, ada waktunya ketika kebun yang sederhana menarik perhatian orang dan dicintai karena keindahan alaminya.
Taman Karesansui (Taman batu Jepang)

Jenis taman Jepang ini menggambarkan laut melalui pengaturan komposisi pasir, kerikil dan batu tanpa menggunakan air untuk mengungkapkan bentuk lanskap yang abstrak sehingga dianggap melebihi keindahan alam. Gelombang dan pola lainnya secara hati-hati digambar diatas permukaan pasir dan kerikil untuk menjaga suasananya. Jenis taman ini dimaksudkan untuk dinikmati dari dalam ruangan.
Kebun Teh (Roji)

Kebun teh, juga disebut “roji" (dalam kanji Jepang berarti lapangan terbuka) adalah bentuk dasar dalam pembuatan sebuah taman. Kebun teh seperti ini dibangun disebuah ruang terbuka sehingga pemandangan ini dapat dinikmati dari dalam ruangan khusus untuk minum teh. Ukuran dan bentuk batu loncatan yang ada adalah salah satu karakteristiknya. Mereka tidak hanya terlihat cantik namun penuh pesona. Tanaman beraroma kuat dihindari di kebun teh ini, sehingga tidak akan mengganggu para ahli pembuat teh dan tamunya saat menikmati bau bunga yang ditata di dalam ruang teh tersebut.
Taman Shoin-zukuri

Taman “Shoinzukuri” (gaya arsitektur yang berkembang di abad 14) dibangun di kediaman keluarga samurai. Pemandangan taman dari dalam rumah itu dirancang dengan teliti.
Tata Cahaya

Beberapa taman Jepang memiliki tata cahaya setelah hari menjadi gelap. Banyak darinya yang terbuka untuk umum dengan batas waktu tertentu dimalam hari. Seringkali, waktunya dicocokkan dengan musim bunga sakura disaat musim semi dan juga pada musim gugur dimana daun berubah menjadi merah / kuning sehingga pengunjung dapat menikmatinya.
- Kategori
*Prices and options mentioned are subject to change.
*Unless stated otherwise, all prices include tax.
Recommended places for you
-
Jukuseiniku-to Namamottsuarera Nikubaru Italian Nikutaria Sannomiya
Izakaya
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Kambei Sannomiyahonten
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Kanzenkoshitsuyakinikutabehodai Gyugyu Paradise Sannomiya
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Appealing
Rukku and Uohei
Izakaya
Sapporo / Chitose
-
Goods
Yoshida Gennojo-Roho Kyoto Buddhist Altars
Gift Shops
Nijo Castle, Kyoto Imperial Palace
-
ISHIDAYA Hanare
Yakiniku
Kobe, Sannomiya, Kitano
-
Menggunakan Kartu ATM dan Kartu Kredit Internasional di Jepang
-
Ad
Musim Semi di Taito, Hub Super Populer Sekaligus Rumah Bagi Ueno, Asakusa, dan lain-lain Menyingkirlah ke tempat-tempat tersembunyi dan pilihlah rencana perjalanan untuk satu hari yang sempurna!
-
Onsen (Pemandian Air Panas) dan Sento (Pemandian Umum)
-
Rute standar wisata Atami
-
[MOVIE] Nabe: Hot Pot Gaya Jepang
-
Berbagai Macam Tiket Naik Kereta Seharian yang Menguntungkan Apabila Dipakai Dengan Cermat
-
Cara Pintar Menggunakan Hotel Kapsul
-
Lima Taman Jepang untuk Mengetahui Wabi-Sabi Jepang
-
5 Cara untuk Menikmati Ropponggi Hills
-
Delapan Kebiasaan di Jepang yang Menarik untuk Diketahui
-
Budaya dan Cara Menggunakan Kolam Pemandian di Jepang
-
Tokyo, Ueno | Informasi Wisata dan Peta Daerah Sekitar Stasiun Ueno












