Sistem Bebas Pajak Bagi Wisatawan Asing yang Berkunjung ke Jepang

Sistem Bebas Pajak Bagi Wisatawan Asing yang Berkunjung ke Jepang

Update: 22 Maret 2016

Di Jepang terdapat sistem yang membebaskan pajak konsumsi bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang.

Subjek Bebas Pajak

Pada dasarnya orang asing yang berkunjung sementara ke Jepang dianggap sebagai bukan penduduk sehingga dibebaskan dari pajak.

Syarat Bebas Pajak

Syarat untuk bebas dari pajak konsumsi adalah terbatas pada barang-barang yang diperlukan untuk sehari-hari (barang umum dan barang habis pakai).

Barang Bebas Pajak

Pada dasarnya seluruh barang yang dibawa ke luar negeri menjadi objek bebas pajak, tetapi terdapat nilai pembelian minimal dan maksimalnya. Barang umum dan barang habis pakai tidak dapat digabungkan.

Barang Umum

Barang umum adalah produk elektronik, perhiasan, jam, pakaian, tas, sepatu, kerajinan rakyat, dan lain-lain. Namun syaratnya adalah nilai total pembelian di toko yang sama dalam 1 hari oleh 1 orang bukan penduduk bernilai lebih dari 10.001 JPY (tidak termasuk pajak). Selain itu diatur bahwa barang umum harus dibawa ke luar negeri dalam waktu 6 bulan sejak tanggal pembelian. Apabila nilai pembeliannya lebih dari 1 juta JPY, akan diambil salinan paspornya.

Barang Habis Pakai

Barang habis pakai adalah makanan, buah-buahan, kosmetik, minuman, obat-obatan, rokok, dan lain-lain. Namun batasannya untuk 1 orang bukan penduduk membeli di toko yang sama dalam 1 hari adalah lebih dari 5.001 JPY tidak termasuk pajak sampai dengan 500.000 JPY. Barang habis pakai harus dibawa ke luar negeri dalam keadaan masih tertutup dalam 30 hari sejak tanggal pembelian.

Cara Pengurusan

Pengurusan bebas pajak hanya dapat dilakukan di toko bebas pajak dan harus diurus pada hari pembeliannya. Secara garis besar, cara pengurusannya ada 2.

Pada Saat Belanja Termasuk Pajak Konsumsi

1. Datangi konter layanan bebas pajak yang ada di dalam toko setelah belanja dan tunjukkan barang yang dibeli, paspor, kuitansi dan kartu kredit apabila berbelanja menggunakan kartu kredit.
2. Menandatangani surat pernyataan pembelian.
3. Menerima slip catatan pembelian.
4. Nilai pajak konsumsi yang telah dibayar akan dikembalikan secara tunai atau melalui kartu kredit (ada yang mengenakan biaya administrasi).
5. Serahkan slip catatan pembelian tersebut kepada bea cukai pada saat keluar Jepang.

Pada Saat Belanja Tidak Termasuk Pajak Konsumsi

1. Tunjukkan paspor pada saat membeli di toko bebas pajak dan beli dengan harga tanpa pajak konsumsi.
2. Menandatangani surat pernyataan pembeliaan.
3. Menerima slip catatan pembelian.
4. Serahkan slip catatan pembelian tersebut kepada bea cukai pada saat keluar Jepang.

Surat Pernyataan Pembelian

Surat pernyataan pembelian adalah dokumen yang menyatakan bahwa barang yang dibeli adalah untuk dibawa ke luar negeri dan tidak akan digunakan sebelum berangkat dari Jepang serta akan membawa keluar dalam 30 hari sejak tanggal pembelian untuk barang habis pakai. Anda cukup menandatanganinya saja karena formulirnya disediakan oleh pihak toko.

Slip Catatan Pembelian

Slip catatan pembelian akan Anda terima dari toko ketika membeli. Slip catatan pembelian yang Anda terima akan ditempel pada paspor untuk diserahkan ke bea cukai pada saat keluar Jepang. Bebas pajak dapat tidak berlaku apabila slip catatan pembeliannya hilang atau sobek.

Tempat yang Ada Toko Bebas Pajak

Hanya toko yang telah mendapat izin bebas pajak dari kepala kantor pajak dapat menjual barang tanpa pajak. Toko bebas pajak memiliki stiker atau umbul-umbul dengan logo toko bebas pajak yang ditentukan oleh Japan Tourism Agency. Anda dapat mencari tempat toko bebas pajak dalam berbagai bahasa dari situs khusus mengenai toko bebas pajak.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.