Champon

Champon

Update:

Berikut akan diperkenalkan Champon yaitu masakan mi penuh gizi dengan paduan kelezatan berbagai bahan.

Nagasaki, Tempat Asal

Champon berasal dari Nagasaki. Pada zaman Meiji satu-satunya pelabuhan untuk perdagangan asing di Jepang ada di Nagasaki. Budaya asing dan Jepang berpadu dan berkembang menjadi budaya khas setempat. Pengaruhnya tampak pula dalam masakan.

Mi Champon

Champon menggunakan mi tebal dengan sup kental yang berasal dari tulang babi. Di Nagasaki, bahan tambahan bernama "Touaku" digunakan dalam pembuatan mi. Tetapi pembuatannya memerlukan izin, dan hanya beberapa orang di kota Nagasaki yang dapat memproduksinya. Oleh karena itu, mi Champon Nagasaki berbeda dengan prefektur lain, ada cita rasa yang khas.

Bahan yang Berlimpah

Berbagai macam bahan seperti daging, umumnya daging iga babi, bahan makanan laut seperti kerang, udang dan cumi, sayuran seperti wortel, kol, taoge, kacang kapri, bawang bombay, dan juga bahan olahan dari daging ikan putih giling yang disebut Kamaboko ditumis lalu diletakkan di atas mi.

Sara Udon, Variasi dari Champon

Sara udon dibuat menggunakan bahan yang sama dengan Champon, tetapi minya digoreng, dan bahannya dicampur dengan tepung kanji sehingga kuahnya kental. Ada dua jenis mi, yaitu mi tipis yang digoreng dan mi tebal yang ditumis.

Cara Makan yang Enak

Champon enak dimakan begitu saja, tetapi dengan menambahkan bumbu akan mendapatkan cita rasa yang berbeda. Dengan menambahkan merica putih akan menguatkan rasa, Raayu (minyak cabai ala Cina) akan menambah kekentalan dan aroma, dan cuka akan memberi rasa segar dan sehat.

Penutup

Toko khusus Champon sudah berkembang di seluruh Jepang, sehingga kita dapat menikmati dengan mudah. Dengan sepiring Champon yang memakai banyak bahan, kita dapat memperoleh cukup gizi. Masakan ini banyak memberikan kepuasan.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.