Shitsugei (Kerajinan Vernis)

Shitsugei (Kerajinan Vernis)

Update:

Shitsugei adalah salah satu teknik tradisional Jepang.

Dunia Shitsugei

Shitsugei adalah teknik membuat wadah menggunakan getah urushi (vernis). Teknik ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan diwariskan secara turun-temurun. Wadah yang dibuat dengan cara shitsugei disebut shikki. Shikki yang diolesi getah pohon urushi berulang kali memiliki kilauan yang indah. Setelah dikeringkan dan mengeras, lapisan cat akan menjadi sangat kuat dan tahan lama.

Sejarah Shitsugei

Berawal dari shikki yang dianggap sudah ada lebih dari 10 ribu tahun lalu. Teknik shitsugei kemudian digunakan di banyak kuil, patung Buddha, dan peralatan sembahyang. Pada zaman Edo, shitsugei digunakan pada perlengkapan sehari-hari, perabotan rumah, dan interior bangunan.

Daerah Utama Penghasil Shikki

Di berbagai daerah di Jepang, shikki dibuat dengan ciri khas daerah masing-masing. Saat ini, ada sekitar 30 daerah penghasil shikki di Jepang. Yang terkenal adalah Prefektur Ishikawa dan Kyoto.

Sebelum Menggunakan Shikki

Shikki yang baru dibeli memiliki bau yang khas. Jika merasa terganggu dengan baunya, lap dengan kain lembut yang sudah dicelup dalam air cucian beras yang dicampur sedikit cuka. Atau dengan meletakkannya selama 1-2 minggu di tempat yang sejuk dan tidak kena cahaya matahari, baunya akan hilang. Perhatikan bahwa shikki tidak boleh kena cahaya matahari langsung, suhu tinggi dan udara kering.

Menggunakan Shikki

Setelah menggunakan shikki, jangan biarkan terendam lama dalam air, segera cuci dengan spons lembut dan dengan air hangat yang diberi sedikit deterjen. Jangan biarkan kering sendiri, keringkan dengan kain lap lembut yang kering. Juga, jangan masukkan shikki ke dalam mesin pencuci piring, mesin pengering piring, dan microwave.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.