Kofun

Kofun

Update: 17 Maret 2017

ofun (gundukan pemakaman kuno) adalah makam mereka yang berkuasa seperti kaisar, permaisuri, keluarga bangsawan dan kepala desa setempat yang biasanya dibangun dari abad ke-3 hingga abad ke-7. Banyak gundukan pemakaman kuno yang tersisa di seluruh Jepang khususnya di daerah Kansai.

Sejarah

Sejarah

Banyak Kofun dibangun di Jepang dari paruh kedua abad ke-3 hingga abad ke-4. Saat itu, Jepang tidak bersatu dan orang yang berkuasa disebut "gozoku" (keluarga atau klan yang kuat) dari berbagai daerah saling bersaing satu sama lain dalam perebutan kekuasaan. Setiap gozoku membangun sebuah makam kuno besar untuk memamerkan kekuasaan mereka. Kemudian metode penguburan berubah dari pemakaman menjadi kremasi karena munculnya Buddhisme bersamaan dengan perubahan rezim, yang menyebabkan berhentinya Kofun pada akhir abad ke-7. Periode dari abad ke-3 hingga abad ke-6 ketika banyak Kofun dibangun disebut dengan “periode Kofun" (250 AD - 538 AD), dinamai setelah gundukan pemakaman ini.

Benda-Benda Makam

Benda-Benda Makam

Banyak ornamen yang terkubur di dalam Kofun. Ornamen khas adalah cermin tembaga, senjata seperti pedang dan baju besi dan ornamen gerabah. Haniwa (patung terakota tanah liat) dengan bentuk manusia dan kuda dan silinder berbentuk gerabah juga dikuburkan bersama-sama. Semakin banyak barang berharga didalamnya, maka orang itu dianggap lebih berkuasa.

Ukuran

Ukuran

Kofun terbesar di Jepang adalah Daisenryo Kofun (Kofun Kaisar Nintoku) terletak di kota Sakai di Osaka, luas wilayah ini 470 ribu meter persegi termasuk paritnya. Kofun kedua dan ketiga terbesar juga terletak di Osaka, ini menunjukkan bahwa banyak keluarga yang kuat dulu tinggal di daerah Kansai.

Bentuk

Bentuk

Sebuah bentuk terkenal di antara semua Kofun berbentuk melingkar di bagian belakangnya dengan persegi panjang di bagian depannya. Terlihat mirip lubang kunci. Daisenryo Kofun (makam Kaisar Nintoku), makam kuno yang terbesar, juga memiliki bentuk ini. Bentuk lainnya berbentuk melingkar, berbentuk persegi panjang, berbentuk segi delapan dan berbentuk kereta.

Tenaga Kerja yang Dibutuhkan untuk Membangun Kofun

Tenaga Kerja yang Dibutuhkan untuk Membangun Kofun

Dalam rangka membangun Daisenryo Kofun, makam terbesar, dikatakan bahwa 2.000 orang harus bekerja selama 8 jam setiap hari dan diperlukan 16 tahun untuk menyelesaikan pembangunannya. Jaman dulu “suki" (sekop Jepang) terbuat dari kayu dan besi digunakan selama bekerja. Total biaya dikatakan setara 80 miliar yen Jepang (sekitar 700 juta dolar AS) hari ini.

Jumlah Kofun

Jumlah Kofun

Jumlah tertinggi Kofun adalah di Hyogo, di mana terdapat 16.577 makam. Berikutnya adalah Chiba, Tottori, Fukuoka dan Kyoto. Di seluruh Jepang, masih tersisa 161.560 Kofun.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.