Musim Dingin

Musim Dingin

Update: 30 Maret 2017

Di Jepang, musim dingin berlangsung kurang lebih dari bulan Desember sampai Febuari. Area yang berbatasan dengan Laut Jepang mengalami salju setiap tahunnya, disebabkan oleh udara dingin dari Siberia. Di sisi lain, Samudra Pasifik di sebelah Jepang dikenal karena udara keringnya dan hari yang cerah. Di Tokyo, suhu rata – rata di musim dingin sekitar 5 derajat Celsius dan sangat bersalju. Berbagai olahraga musim dingin dan pertandingan - pertandingan musiman dapat dinikmati di seluruh Jepang.

Natal di Jepang

Walaupun Natal bukanlah hari libur resmi di Jepang – begitu juga tanggal 24 ataupun tanggal 25 Desember – ini tetap dirayakan dengan keunikan tersendiri. Sangat banyak, hiasan pohon Natal dapat dilihat di department stores dan beberapa fasilitas dari bulan November, dan kota kota sering kali menyala dengan cahaya – cahaya indah di sore hari. Orang merayakan malam Natal dengan keluarga mereka ataupun dengan orang terdekatnya, biasanya mereka menikmati sesuatu bersama – yang dikenal dengan kue Natal, atau hanya dengan berkumpul bersama atau kencan romantis.

Akhir Tahun dan Tahun Baru

Akhir Tahun dan Tahun Baru

Tidak seperti negara – negara tetangga Asia, Jepang merayakan Tahun Baru pada 1 Januari setelah kalendar matahari, yang disebut shogatsu dalam bahasa Jepang. Bagi banyak orang, seluruh minggu sekitar Tahun Baru adalah liburan. Pada 31 Desember, ada kebiasaan untuk menikmati mie gandum, yang dipercaya dapat memberikan umur panjang, kehidupan yang sehat, dengan bentuk panjang dan kurus sebagai kiasan. Pada hari Tahun Baru itu sendiri, orang memamerkan hatsumode, kunjungan kuil pertama kali dalam tahun tersebut, dan makan nasi kotak yang disebut osechi.
Department store, deretan toko – toko kecil di seluruh Jepang menawarkan sesuatu yang dikenal dengan “fukukbukuro” sepanjang diskon Tahun Baru. Fukubukuro adalah tas keberuntungan – kamu tidak tau persis apa yang terdapat di dalamnya pada saat kamu membeli, namun itu sangat murah, barang patungan yang bisa beharga lebih mahal bila kamu membelinya perorangan. Belanja fukubukuro amat popular dan selalu membuat antrian panjang di depan department store dan toko.

Hari Kasih Sayang

Hari Kasih Sayang

Seperti banyak negara lainnya, Jepang merayakan Hari Kasih Sayang pada tanggal 14 Febuari – pada hari ini, perempuanlah yang memberikan hadiah kecil atau coklat ke pasangan mereka. Di beberapa perusahaan, ini juga merupakan aturan tak tertulis untuk memberikan sesuatu – yang disebut “giri-choco” untuk teman kerja dan pimpinan kamu, yang secara harafiah diartikan sebagai “coklat wajib.” Kebiasaan ini terbatas pada pasangan atau kantor, namun, itu sangat baik untuk memberikan kejutan untuk teman – teman kamu dengan sesuatu yang manis – dalam kasus ini, mengacu pada “tomo-choco,” atau coklat pertemanan. Bagi siapa yang menerima hadiah di Hari Kasih Sayang dapat membalas kebaikan ini pada tanggal 14 Maret, yang disebut dengan Hari Putih.

Menikmati Ski dan Air Panas

Menikmati Ski dan Air Panas

Wilayah Tohoku, Hokkaido, dan Shin-Etsu menampilkan banyak sekali penginapan olahraga musim dingin. Salah satunya adalah Niseko, penginapan ski yang luar biasa terkenal karena butiran salju yang besar dan banyak dikunjungi oleh pemain ski internasional dan penggemar papan seluncur. Mayoritas penginapan juga menawarkan tempat peminjaman, sehingga tidak perlu untuk membawa peralatan sendiri.
Sebagai pelengkap penginapan salju dan ski yang menganggumkan, salah satu kesenangan musim dingin adalah banyaknya sumber air panas yang tersebar di seluruh Jepang. Di sana lebih dari bersantai dan menyegarkan diri dengan berendam di air panas sambil menonton salju – salju menari di udara musim dingin.

Yuki Matsuri : Festival Salju

Yuki Matsuri : Festival Salju

Salah satu hal yang paling menonjol pada festival musim dingin adalah Festival Salju Sapporo, yang berlangsung setiap tahun sekitar minggu pertama bulan Febuari. Ini menarik lebih dari 2 juta pengunjung yang ingin tahu setiap tahunnya, yang datang untuk melihat banyak patung es dan salju raksasa yang dibuat untuk festival ini. Khususnya saat malam, festival berubah menjadi sesuatu yang magis saat semua karya seni beku menyala dan berkelip –kelip dengan indahnya dalam berbagai warna. Festival salju seperti yang di Sapporo berlansung di seluruh Jepang sepanjang musim dingin .

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.