Musim Gugur

Musim Gugur

Update: 30 Maret 2017

Musim panas diikuti dengan suhu sejuk dan segar yang luar biasa di musim gugur. Musim ini dikenal khususnya karena dua hal : warna cerah cantik yang mewarnai alam Jepang, yang biasa disebut dengan selera musim gugur. Ini mengacu pada dua hal seperti hidangan laut maupun hasil – hasil dari pulau, yang keduanya tersedia sangat berlimpah dan khususnya lezat pada sekitar musim gugur.

Koyo: Daun - Daun Musim Gugur

Koyo: Daun - Daun Musim Gugur

Warna cerah musim gugur Jepang mulai mewarnai daun – daun di Hokkaido utara sekitar bulan September menyebar ke arah selatan dari waktu ke waktu sampai akhirnya mencapai Kyushu pada akhir November. Khususnya kuil dan wihara, biasanya dikelilingi oleh banyak warna hijau, yang merupakan pemandangan magis selama musim momiji atau koyo, istilah Jepang untuk dedaunan musim gugur. Tempat pemandangan yang terkenal adalah Arashiyama dan Higashiyama di Kyoto, seperti Taman Luar Kuil Meiji dan Taman Memorial Showa di Tokyo. Banyak negara yang memiliki suasana daun musim gugur yang menakjubkan untuk ditawarkan – Jepang, bagaimanapun, tidak dapat dibandingkan dengan tempat lain dalam hal keunikan.

Higan: Minggu-Minggu Ekuinoksial

Higan: Minggu-Minggu Ekuinoksial

Higan mendeskripsikan minggu sekitar musim bunga dan ekuinoks musim gugur, yang berturut – turut menandai hari saat musim dingin bertansisi menuju musim semi berubah menjadi musim gugur. Selama ekuinoks musim gugur, salah satu pemandangan paling indah adalah merah cerah amaryllis, dan ini adalah kebiasaan untuk orang yang mengunjungi pemakaman dari nenek moyang mereka. Setelah peristirahatan terakhir mereka selesai dibersihkan secara pantas, orang meninggalkan bunga dan kue kacang yang disebut ohagi. Dibuat dari nasi pulen dan dibentuk menjadi kue – kue bola kecil, kue tersebut kemudian dilapisi dengan kacang merah, yang dibuat untuk kelezatan dan tradisi masakan Jepang

Festival Olahraga

Festival Olahraga

Suhu sejuk musim gugur memiliki banyak sekolah, yang disebut undokai, yang merupakan festival olahraga. Para murid biasanya dibagi ke dalam “tim merah” dan “tim putih,” yang saling bersaing satu sama lain dalam berbagai olahraga dan aktivitas menyenangkan yang lain, seperti balapan dan menari. Inilah mengapa Senin kedua di bulan Oktober juga merupakan Hari Olahraga Nasional, yaitu hari libur nasional dimana banyak perlombaan atletik yang diadakan sebelum dan sesudahnya.

Festival Kultural

Selain warna – warna indah, makanan lezat, suasana sejuk, musim gugur juga disebut dengan musim seni. Di samping perlombaan atletik, banyak festival kebudayaan yang berlangsung di sekolah – sekolah dan universitas – universitas, menampilkan berbagai pertunjukan dan karya seni yang dilakukan oleh para siswa. Katering untuk pengunjung yang lapar yaitu berbagai kedai makan yang menawarkan makanan ringan yang lezat seperti chow mein atau crepes, semua disediakan dan dijual sendiri oleh para siswa. Festival semacam ini selalu menjadi sorotan untuk masing – masing daerah atau kota, menarik alumni, penduduk setempat dan juga turis.

Koromogae: Perubahan Busana Musiman

Koromogae: Perubahan Busana Musiman

Perubahan musim memainkan peran besar dalam kehidupan masyarakat, Jepang bahkan memiliki kata khusus untuk perubahan busana sesuai dengan awal musim gugur : “koromoge”. Kebiasaan ini sebenarnya berusia berabad – abad dan kembali pada periode Heian, saat bangsawan Jepang beralih dari pakaian musim panas ke baju musim dingin. Kebiasaan ini terlihat jelas pada seragam sekolah dan polisi : setiap tahun pada 1 Juni, para siswa dan petugas akan mengenakan seragam musim panas, sementara akan kembali ke seragam musim dingin pada 1 Oktober. Di rumah - rumah Jepang, lemari biasanya mengalami perubahan terbesar, baju musim panas yang akan disimpan untuk membuat ruang bagi switer – switer lengan panjang yang nyaman dan jaket hangat.

Ragam Bahan Makanan Berlimpah di Musim Gugur

Ragam Bahan Makanan Berlimpah di Musim Gugur

Mari kita lihat lebih dekat pada selera musim gugur di atas. Ungkapan ini berasal dari banyak bahan yang dipanen dan ditangkap sepanjang musim, mengacu pada kedua hasil – hasil laut dan hasil – hasil dari pulau. Kastanye, anggur, dan jamur, seperti salmon, ikan saury, nasi dan gandum hitam hanyalah beberapa masakan musim gugur yang paling terkenal. Hidangan kaiseki Jepang adalah semua bahan – bahan musiman, dengan seluruh sajian yang didesain pada musim tertentu, dan beberapa orang mengatakan bahwa musim gugur adalah waktu terbaik untuk mencoba kaiseki untuk pertama kali.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.