Musim semi

Musim semi

Update:

Jepang mempunyai empat musim. Di antara musim-musim tersebut, musim semi adalah transisi dari musim dingin yang membawa perubahan besar bagi kehidupan orang Jepang. Berikut ini akan dijelaskan tentang musim semi Jepang.

Hina Matsuri (Festival Boneka)

Tanggal 3 Maret adalah "Hina Matsuri" (Festival Boneka) yaitu perayaan untuk anak-anak perempuan. Mereka mendekorasi boneka, dan memakan kudapan "Hina Arare" (semacam camilan yang terbuat dari beras ketan). Dekorasi boneka ini bertujuan untuk mendoakan agar anak-anak tumbuh dengan sehat dan sebagai penangkal bencana. Jika setelah tanggal 3 Maret boneka tersebut masih dipajang, konon anak perempuan tersebut akan jadi telat menikah.

Upacara Masuk Sekolah dan Upacara Penerimaan Karyawan Baru.

Sekolah di Jepang dimulai pada awal April. Pada umumnya karyawan baru juga mulai masuk kantor di bulan April. Biasanya, pada upacara penerimaan murid baru, kepala sekolah akan memberikan sambutan, dan pada upacara penerimaan karyawan baru, presiden direktur biasanya melakukan pidato pengarahan. Bisa dikatakan bahwa bulan April merupakan "bulan permulaan".

Ohanami (Melihat Sakura Mekar)

"Ohanami" (Melihat sakura mekar) adalah acara tahunan musim semi yang dilakukan sesuai dengan mekarnya bunga sakura di setiap daerah di Jepang. Biasanya tempat untuk melihat bunga sakura di seluruh negeri ramai dikunjungi orang. Saat ohanami, orang-orang mempunyai kebiasaan membawa makanan dan minuman, lalu menikmati keindahan bunga sakura sambil minum sake. Jika berkunjung ke Jepang pada musim bunga sakura mekar, Anda dapat menikmati bunga sakura yang biasanya akan berguguran sekitar dua minggu setelah mekar.

Tango no Sekku (Hari Anak Laki-Laki)

Tanggal 5 Mei disebut sebagai "Tango no Sekku" (Hari Anak Laki-Laki). Pada festival khusus untuk anak laki-laki ini, orang-orang memasang hiasan "Koinobori" (bendera berbentuk ikan koi) dan "Kabuto" (semacam topi pelindung tentara zaman dulu) dan boneka untuk festival bulan Mei, dengan harapan agar anak laki-laki tersebut tumbuh dengan sehat.

Liburan Golden Week

Dari akhir April sampai awal Mei, Jepang memiliki serangkaian hari libur resmi. Hari-hari libur pada tanggal 29 April (Hari Showa), 3 Mei (Hari Konstitusi), 4 Mei (Hari Hijau), dan 5 Mei (Hari Anak Laki-Laki) tersebut terangkai dengan hari Minggu, sehingga menciptakan hari libur yang panjang yaitu Golden Week. Karena banyak orang pergi ke tempat peristirahatan saat liburan ini, biasanya terjadi kemacetan lalu lintas besar di seluruh negeri. Transportasi utama seperti Shinkansen dan pesawat juga sangat penuh. Saat Golden Week, sejumlah festival dan acara diadakan.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.