Mandi Budaya Jepang: Sejarah & Caranya

Mandi Budaya Jepang: Sejarah & Caranya

Update: 29 Maret 2017

Jepang adalah bangsa yang suka mandi. Bagi orang-orang Jepang, nyaris tak ada kenikmatan yang lebih besar daripada merendamkan tubuh mereka dalam air panas. Bila tidak di bak mandi sendiri di rumah, mereka pergi ke pemandian umum besar atau rumah-rumah pemandian - berbeda dengan dunia Barat, tempat-tempat ini dikunjungi tanpa menggunakan pakaian. Orang mandi bersama benar-benar telanjang. Budaya mandi Jepang berakar mendalam disepanjang sejarah bangsa sehingga memiliki adat dan aturan sendiri.

Sento dan Onsen: Apa Perbedaannya?

Sento dan Onsen: Apa Perbedaannya?

“Sento” mengacu pada pemandian umum tradisional Jepang, sementara “onsen” menggambarkan tempat pemandian yang menggunakan air dari sumber air panas dengan suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat Celcius. Lebih dari itu, air harus memiliki minimal satu dari 19 jenis komponen, seperti lithium atau hidrogen ion.
Baik di “onsen” dan “sento”, berbagai macam tempat pemandian biasanya dapat dinikmati. Banyak penginapan tradisional Jepang yang memiliki “bak mandi didalam" yang berada didalam kamarnya sendiri, sementara pemandian umum dengan tempat pemandian yang luas di ruang terbuka dalam berbagai bentuk dan ukuran juga sangat populer. Merendamkan tubuh Anda didalam sumber air panas yang menyegarkan sambil menghadap pemandangan alam yang cantik adalah sebuah pengalaman yang menejukkan.

Merasakan Budaya Pemandian Umum di Sento

Merasakan Budaya Pemandian Umum di Sento

“Sento” adalah tempat yang sering dikunjungi oleh semua penduduk setempat dan dengan demikian menawarkan sekilas budaya masyarakat lokal dan kehidupan sehari-harinya yang unik. Sebuah obrolan dengan pria tua tepat di sebelah Anda di dalam air, atau saat bersantai di ruang ganti - terkadang bisa berubah menjadi sebuah pengalaman yang sangat menarik.
Di masa lalu, di rumah pemandian ada petugas setempat yang disebut “Banto” yang bertugas untuk menjaga ruang ganti perempuan maupun laki-laki. Saat ini, hampir setiap pemandian umum telah meninggalkan praktek ini. Sebaliknya, biaya hanya dibayar pada saat sebelum masuk, baik di resepsi atau kadang-kadang dengan membeli tiket dari mesin penjual otomatis.

Sento dan Super-Sento

Sento dan Super-Sento

Tentu saja, banyak macam tipe pemandian umum - di antaranya disebut-"Super Sento" dan "Health Land" fasilitas, yang sering dikaitkan dengan hotel atau restoran yang menawarkan bermacam-macam layanan spa. Biasanya tersedia panti pijat, salon kecantikan, tempat peristirahatan yang luas, dan bahkan manga dan komputer di dalam sebuah “Super Sento” atau “Health Land”. Tentu, biaya masuk jauh lebih tinggi daripada tempat pemandian umum yang biasa.
Di seluruh Jepang, bermacam-macam jenis spa ada, bebas digunakan dengan biaya masuk yang tepat tanpa harus menginap, meskipun tempat pemandian ini berada di dalam sebuah hotel atau penginapan. Dalam kasus tersebut, biaya masuk hanya dibayar di meja resepsi.

Sebelum Memasuki Pemandian Umum

Sebelum Memasuki Pemandian Umum

Setiap tempat pemandian umum memiliki ruang ganti yang dilengkapi dengan loker untuk menyimpan pakaian dan barang-barang serta keranjang untuk handuk dan shampo. Baik pakaian renang maupun pakaian dalam tidak diizinkan untuk dipakai di dalam air, dan handuk mandi besar yang digunakan untuk menutupi badan sebelum masuk kedalam air dapat disimpan di dalam keranjang ini juga. Handuk kecil untuk mengelap keringat diperbolehkan untuk dibawa, biasanya diletakkan pada wajah - Namun, tidak boleh memasukkannya ke dalam air. Sekali di dalam air, tidak ada kegiatan lain kecuali untuk bersantai dan merendamkan tubuh Anda.

Kakeyu: Sebelum Mandi Air Panas

Kakeyu: Sebelum Mandi Air Panas

“Kakeyu" mengacu pada praktek membersihkan tubuh seseorang secara menyeluruh dengan air panas bahkan sebelum memasuki sumber air panas atau tempat pemandian umum. Hal ini tidak hanya dilakukan untuk membersihkan keringat dan kotoran pada badan, tetapi juga untuk membiasakan tubuh dengan suhu air yang hangat. Pastikan untuk menghapus make-up yang Anda kenakan juga.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, handuk tidak boleh bersentuhan dengan air. Anda hanya boleh meletakkannya dikepala atau di samping bak mandi. Karena sumber air panas dan tempat pemandian umum adalah tempat relaksasi, maka melompat, menyelam, atau berenang itu dilarang - termasuk bermain dengan air karena airnya benar-benar panas dan mungkin bisa menyakiti seseorang.

Kursi yang Bersih, Pemandian yang Bersih

Kursi yang Bersih, Pemandian yang Bersih

Mungkin bukan sesuatu yang lazim jika Anda menemukan sebuah bangku putih kecil yang ditempatkan di wilayah bilas. Ini sebuah hal yang umum untuk mandi bilas sambil duduk sebelum memasuki tempat pemandian umum atau sember air panas, sehingga kursi bebas untuk digunakan. Bagian yang paling penting di sini adalah: untuk selalu menjaga segalanya agar tetap bersih dan rapi. Pastikan tidak meninggalkan buih-buih shampo atau sisa-sisa lainnya sebelum Anda mengembalikan kursi di tempat asalnya. Berbicara tentang shampo: pada umumnya shampo dibawa sendiri ke tempat pemandian umum, jadi segala sesuatu yang ada di dalam keranjang sebelah bisa jadi milik orang lain. Tempat-tempat tertentu yang menawarkan shampo dan sabun, biasanya meletakkannya ke dalam sebuah botol besar atau dalam dispenser yang ditempelkan pada dinding. Jika Anda tidak yakin, tanyakan ke staf atau seseorang di dekat Anda. Namun disarankan untuk membawa produk Anda sendiri.

Setelah Mandi

Setelah Mandi

Di Jepang, basah itu dianggap tidak menyenangkan - ini adalah alasan mengapa Anda sering melihat sepatu basah, payung, atau bahkan mesin cuci diletakkan di luar pintu depan. Dengan demikian, kembali ke ruang ganti disaat badan masih basah dianggap kasar. Tidak ada yang mengharapkan Anda untuk benar-benar kering, bagaimanapun juga, upayakan sekering mungkin dan tutupilah badan Anda dengan handuk sebelum kembali ke loker. Biasanya, kamar ganti juga dilengkapi dengan pengering rambut.

Pemandian di Hotel

Pemandian di Hotel

Kamar mandi di hotel biasa, seperti hotel bisnis, pada umumnya dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi standar seperti, bathtub, shower, wastafel, dan toilet. Hotel tertentu memiliki pemandian umum untuk digunakan siapa saja, umumnya bagian laki-laki dan perempuan dipisah. Seperti pada tempat pemandian umum biasa, tempat ini dilengkapi dengan loker dan ruang ganti. Selain itu, barang-barang berharga Anda dapat disimpan dengan aman di resepsi.
Kamar di penginapan seperti “bed-and-breakfast” dan hostel mungkin tidak memiliki kamar mandi di dalam kamar namun menawarkan kamar mandi umum untuk digunakan oleh para tamu. Dalam kasus-kasus seperti diatas, peraturan yang berlaku pada tempat pemandian umumnya sama seperti pada tempat pemandian umum lainnya.

Sumber Air Panas dan Tato: Ya atau Tidak?

Sumber Air Panas dan Tato: Ya atau Tidak?

Jepang terkenal karena kebijakan ketatnya pada tato dan sumber air panas maupun tempat pemandian umum. Pastikan terlebih dahulu apakah tempat tersebut mengijinkan seseorang dengan tato untuk masuk, karena ada risiko Anda akan diminta untuk meninggalkan tempat itu disaat sedang mandi. Pertanyaan sederhana seperti "tato ok?" Biasanya disampaikan untuk mendapatkan jawaban yang jelas. Tip bagi mereka yang bertato: menginap disebuah penginapan tradisional Jepang yang memiliki sumber air panas adalah sebuah alternatif. Mungkin sedikit lebih mahal tapi “onsen” pribadi adalah cara yang aman dan nyaman untuk menikmati budaya mandi Jepang yang unik tanpa harus khawatir tentang kebijakan tato.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.