Etika Ketika Berwisata

Etika Ketika Berwisata

Update: 22 November 2016

Berikut ini akan diperkenalkan tentang tata cara bersembahyang di kuil Shinto, etika yang harus diketahui ketika masuk ke pemandian air panas, dan sebagainya.

Perlu Diperhatikan Karena Ada Tempat yang Melarang Untuk Mengambil Foto

Perlu diperhatikan karena banyak banyak tempat yang melarang pengambilan foto seperti di museum seni, museum, kuil Buddha dan kuil Shinto. Selain itu, ada juga restoran atau toko yang melarang memotret, untuk itu sebaiknya Anda lebih berhati-hati.

Tata Cara Bersembahyang di Kuil Shinto

Di sini akan diperkenalkan tata cara beribadah di kuil Shinto. Pertama, sebelum beribadah, Anda harus mencuci tangan dengan air dari temizuya (tempat untuk membersihkan diri sebelum memasuki kuil), serta berkumur dan membersihkan mulut. Jika ada gayung, silakan mengambil airnya menggunakan alat tersebut. Setelah itu, Anda bisa menuju ke depan kuil. Karena ada kotak persembahan, Anda dapat menempatkan uang persembahan di sana, lalu membunyikan lonceng. Untuk persembahannya bisa dengan uang 5 JPY atau 10 JPY juga tidak masalah. Setelah membunyikan lonceng, Anda harus melakukan ojigi (sikap membungkuk untuk memberi hormat) yang dalam sebanyak 2 kali dan menepukkan kedua tangan Anda sebanyak 2 kali. Selanjutnya, Anda dapat menyampaikan permintaan kepada para dewa, jika sudah selesai, lakukanlah ojigi yang dalam sekali lagi sebagai penutup. Rangkaian tata cara sembahyang ini disebut sebagai "Ni Rei Ni Hakushu Ichi Rei".

Poin-Poin yang Harus Diperhatikan Saat Menikmati Karya Seni Tradisional

Ketika Anda menonton kesenian tradisional seperti Kabuki (seni teater tradisional khas Jepang), hentikan percakapan dan pastikan telepon genggam Anda dalam kondisi OFF. Selain itu, ada banyak tempat yang melarang untuk merekam suara atau video.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Restoran Penuh?

Apa yang Harus Dilakukan Saat Restoran Penuh?

Ketika restoran dalam keadaan penuh, silakan Anda menunggu dalam barisan. Ada juga tempat dengan sistem layanan siapa yang datang duluan akan dilayani terlebih dahulu dengan cara menuliskan nama yang kemudian menunggu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencoba memastikan apakah kertas untuk menuliskan nama itu ada atau tidak di sekitar pintu masuk.

Poin-Poin yang Harus Diperhatikan di Onsen (Pemandian Air Panas)

Poin-Poin yang Harus Diperhatikan di Onsen (Pemandian Air Panas)

Ketika masuk ke dalam onsen, Anda harus membersihkan kotoran dan keringat di badan terlebih dahulu agar tidak mengotori onsen. Setelah itu, lakukanlah kakeyu (mengguyur tubuh dengan air hangat sebelum memasuki bak mandi) untuk menyesuaikan tubuh Anda dengan air panas, lalu masuklah ke dalam bak mandi. Mohon diperhatikan untuk tidak membuat kegaduhan atau berenang di bak mandi, tidak memasukkan handuk Anda ke dalam air panas. Anda juga harus mengembalikan gayung dan kursi yang telah digunakan ke tempat semula, serta berhati-hatilah agar orang-orang di sekeliling Anda tidak merasa terganggu.

Penutup

Penutup

Anda dapat berwisata dengan senang setelah mengetahui tata krama yang benar agar tidak mengganggu orang-orang di sekililing Anda.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.