Pengurusan Bea Cukai

Pengurusan Bea Cukai

Update:

Berikut ini akan dijelaskan mengenai hal-hal yang perlu dilaporkan ke bea cukai dan cara melaporkannya.

Masuk ke Jepang: Pengurusan Bea Cukai

Seluruh orang yang masuk ke Jepang perlu menyerahkan Laporan Barang yang Dibawa dan Barang yang Dikirim Terpisah. Formulir laporannya terdapat di dalam pesawat, kapal atau di tempat pemeriksaan bea cukai. Orang yang membawa uang tunai lebih dari 1 juta JPY untuk melakukan pembayaran perlu menyerahkan Laporan Ekspor Impor Membawa Alat Pembayaran. Formulir laporan ini ada di tempat pemeriksaan bea cukai. Alkohol dibatasi 3 botol (760 mm/botol), rokok kurang dari 400 batang, parfum 2 oz (sekitar 60 ml) dan barang yang nilai totalnya lebih dari 200.000 JPY. Pastikan terlebih dahulu cara pengurusan untuk barang-barang yang perlu untuk dilapor.

Masuk ke Jepang: Barang-barang yang Dibatasi dan Dilarang Dibawa ke Jepang

Barang-barang yang tidak bisa dibawa ke Jepang adalah narkoba, senjata api, majalah dan DVD porno, barang-barang yang melanggar hak kekayaan intelektual seperti barang bermerek palsu, sebagian tanaman dan hewan serta produk yang berbahan baku tanaman tersebut. Barang yang dibatasi untuk masuk ke Jepang adalah tanaman dan hewan yang perlu dikarantina, senapan berburu, pedang, obat-obatan dan kosmetik (jumlahnya dibatasi). Anda dapat dikenakan hukuman yang berat secara legal apabila melanggar.

Keluar Jepang: Membawa Produk Luar Negeri

Pada saat keluar Jepang, ada 3 dokumen yang harus diajukan. Pertama, Surat Permohonan Membawa Produk Luar Negeri bersamaan dengan barangnya untuk produk luar negeri yang saat ini digunakan. Cantumkan nama produk seperti jam, tas dan kalung beserta jumlahnya, kemudian serahkan surat permohonannya. Tanpa melakukan ini, maka sulit untuk membedakan dengan barang yang dibuat di luar negeri sehingga dapat dijadikan objek kena pajak.

Keluar Jepang: Membawa Uang Senilai 1 Juta JPY

Selanjutnya adalah Laporan Ekspor Impor Membawa Alat Pembayaran. Apabila hendak membawa uang tunai yang nilainya lebih dari 1 juta JPY, maka Anda perlu untuk melaporkannya ke bea cukai. Objek yang perlu dilaporkan adalah uang tunai, cek dan dinar emas dengan kemurnian lebih dari 90%. Pengurusannya dapat berbeda bergantung pada jumlahnya, sehingga lebih baik ditanyakan kepada petugas bea cukai.

Keluar Jepang: Barang-barang Bebas Pajak

Pada dasarnya, barang umum (elektronik, pakaian dan sepatu) dan barang habis pakai (barang medis, kosmetik dan makanan) yang digunakan oleh individu dibebaskan dari pajak. Barang umum disyaratkan untuk dibawa keluar Jepang dalam waktu 6 bulan sejak masuk ke Jepang dan untuk barang habis pakai adalah 30 hari sejak hari pembelian dalam keadaan masih tertutup. Nilai yang dapat dibebaskan pajaknya adalah barang yang dibeli di toko yang sama dalam 1 hari dengan nilai total lebih dari 10.001 JPY untuk barang umum dan nilai total lebih dari 5.001 JPY maksimal 500.000 JPY untuk barang habis pakai. Barang bebas pajak hanya dapat dibeli di toko yang menerima izin sebagai toko bebas pajak dari kantor pajak. Apabila hendak membawa barang bebas pajak ekspor ini, maka Anda perlu menyerahkan Surat Permohonan Keterangan Ekspor. Hati-hati karena Anda dapat ditagih sebesar nilai pajak dari toko tempat Anda membeli di kemudian hari jika tidak ada bukti di bea cukai.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.