Barang-Barang Praktis yang Perlu Dibawa Saat Berwisata ke Jepang

Barang-Barang Praktis yang Perlu Dibawa Saat Berwisata ke Jepang

Update:

Jepang disebut-sebut sebagai negara yang mudah untuk melakukan perjalanan karena terdapat banyak minimarket yang buka 24 jam. Meski demikian, ada barang yang sulit didapatkan di Jepang, dan bila tidak membawanya, akan mengalami kesulitan saat jalan-jalan.

Uang Tunai dan Kartu Debit

Uang Tunai dan Kartu Debit

Di Jepang ada beberapa toko yang tidak dapat menggunakan kartu kredit. Oleh karena itu, seringkali Anda tidak dapat berbelanja bila tidak membawa uang tunai. Tukarlah uang yang diperlukan selama perjalanan ke mata uang Jepang (JPY) setelah tiba di bandara. Selain itu, lebih praktis lagi jika Anda juga membawa kartu debit berlogo Visa atau Mastercard untuk mengantisipasi seandainya kekurangan uang tunai. Meskipun terkena sedikit biaya administrasi, Anda dapat menarik uang JPY di kantor pos atau minimarket.

Saputangan

Saputangan

Di kuil agama Shinto Jepang, terdapat ritual membasuh dan membersihkan tangan sebelum sembahyang di tempat yang disebut chozuya. Sebaiknya Anda membawa saputangan saat tersebut, karena tidak disediakan tisu untuk mengeringkan tangan.

Tutup Telinga

Tutup Telinga

Dinding hotel atau penginapan di Jepang relatif tipis, sehingga orang yang sensitif dengan bunyi akan merasa terganggu oleh suara-suara dari kamar sebelahnya. Untuk itu, Anda sebaiknya membawa tutup telinga agar dapat tidur dengan nyenyak. Tentu saja tutup telinga ini dijual juga di Jepang. Namun, penting memilih tutup telinga yang sesuai dengan Anda sebelum berangkat, karena dikhawatirkan ukurannya kecil, atau daya kedap bunyinya kurang bila membelinya di Jepang.

Mobile Wi-Fi Router

Mobile Wi-Fi Router

Di luar dugaan, lokasi yang menyediakan Wi-Fi di Jepang sedikit, sehingga ada saatnya mengalami kesulitan bila ingin terkoneksi internet. Sebenarnya, Anda bisa menyewa telepon genggam saat tiba di Jepang, namun perlu berhati-hati karena harganya mahal. Untuk memenuhi kebutuhan berinternet, sebaiknya Anda membawa mobile Wi-Fi router yang dapat digunakan di Jepang. Jika menyewanya untuk keperluan berwisata, Anda dapat mengakses internet dari smartphone, tablet, laptop, atau lainnya dan menggunakan aplikasi navigasi dan terjemahan secara praktis saat perjalanan.

Sepatu yang Mudah Dipakai dan Dilepaskan

Sepatu yang Mudah Dipakai dan Dilepaskan

Pada dasarnya, dilarang mengenakan sepatu saat masuk ke rumah-rumah di Jepang. Kemudian, perlu diperhatikan juga bahwa tempat makan dan minum seperti izakaya (kedai minum) pun banyak yang tidak mengizinkan pengunjungnya untuk masuk bila tidak melepas sepatu. Agar tidak repot saat situasi tersebut, sebaiknya Anda menggunakan sepatu yang mudah dipakai dan dilepas. Sepatu yang direkomendasikan adalah jenis sneaker yang tidak membuat kaki lelah. Jangan lupa juga memakai kaos kaki yang utuh dan bersih, karena bila memakai yang telah berlubang atau kotor, akan mencolok saat melepas sepatu.

Kertas dan Bolpoin

Kertas dan Bolpoin

Tidak hanya di Jepang saja, hal yang paling membuat sulit saat berwisata ke luar negeri adalah kendala bahasa. Mungkin saat ini kita sudah banyak terbantu oleh aplikasi penerjemahan di smartphone. Tetapi, ada kemungkinan kita harus menanyakan jalan kepada orang lain, atau bila tidak bisa menggunakan smartphone. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda membawa kertas dan bolpoin. Jika ada kedua benda ini, Anda bisa meminta tolong kepada orang lain untuk menggambarkan peta dan berkomunikasi melalui tulisan meskipun smartphone tidak bisa digunakan.

*Informasi pada saat artikel dimuat.

Bagikan artikel ini.